HARI PAHLAWAN
819 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Dwikora: Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Usman seseorang yang lahir Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah 1943 dan Harun yang lahir di P Bawean, Surabaya 1947 merupakan nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam hari berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki. Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.    //@Minor_Caknole : source. hello-pet

avatar
Minor Caknole
Gambar Entri
Kisah Petruk Gareng Bagong dan Semar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Desa Tumaritis yang permai. Hiduplah sebuah keluarga dengan ayah bernama semar dengan tiga anaknya bagong, gareng, dan petruk. Diantara tiga bersaudara ini si bungsu Petruk dikenal yang paling cerdik. Sedang dua saudaranya yang lain bagong dan gareng biasa-biasa saja. Suatu hari Semar ayah yang bijaksana ini ingin menikahkan bagong dengan seorang gadis yang paling cantik di desanya. Niat ini tentu membuat iri gareng dan petruk. Mereka berdua merasa keberatan, sebab mereka berdua pun sama-sama menginginkan gadis itu. Disampaikanlah ke ayah mereka semar. Semarpun menjadi serba salah. Dia sangat menyayangi ketiga anaknya ini. Maka dibuatlah suatu kuis oleh ayah semar, ketiga anaknya ini dipanggil. Semar berkata barangsiapa yang berhasil menjawab kuis ini dengan benar maka dialah yang akan menikahi gadis itu. Pertanyaannya adalah bersediakah gadis itu menikah dengan bagong? Bagong, Gareng dan Petruk agak aneh dengan pertanyaan kuis ini, tapi demi menghormati sang ayah mereka p...

avatar
Oase
Gambar Entri
Kisah Prabu Angling Dharma
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Sebelum Angling Dharma lahir, terdapat sebuah kerajaan yang dikenal dengan Kerajaan Hastina. Kerajaan Hastina saat itu dipimpin oleh Raja yang dikenal dengan Raja Parikesit. Semenjak Parikesit mempunyai beberapa orang putra, kehidupan disekitar kerajaan mulai memburuk karena terjadi persaingan perebutan tahta kerajaan. Raja Parikesit mewariskan tahtanya kepada putranya Yudayana. Ketika masa kepemimpinan Yudayana dimulai, kerajaan hampir mengalami kehancuran sehingga Raja Yudayana sampai berani mengubah nama kerajaannya menjadi Kerajaan Yawasita. Perubahan nama kerajaan dilakukan bermaksud agar masa depan kerajaan yang dipimpin raja Yudayana semakin membaik. Namun kenyataannya masa depan kerajaan Yawasita tetap tidak jaya. Sehingga tahta Raja Yudayana dia berikan kepada saudaranya Gendrayana yang dulu pernah bersaing dengan Yudayana. Pada masa pemerintahan Raja baru Gendrayana, lingkungan kerajaan semakin membaik dan mulai ada perubahan yang lebih sejahtera. Hal itu dibuktikan denga...

avatar
Oase
Gambar Entri
Legenda Gatot Kaca
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Alkisah dalam pengasingannya selama dua belas tahun Pandawa sempat mengembara sampai di sekitar Pegunungan Dieng. Dua belas tahun bukan waktu yang singkat untuk berputar-putar hanya di sekeliling India. Bhima dapat menaklukkan Raja Raksasa Harimba, penguasa hutan di pusat pulau Jawa. Adik sang raja, Harimbi jatuh cinta kepada Bhima, ksatria tinggi besar kuat berotot layaknya raksasa tetapi gagah penampilannya, tidak seperti raksasa yang rewo-rewo. Harimbi adalah raksasa wanita, akan tetapi hatinya sudah lembut, evolusi jiwanya mendahului penampilannya. Dewi Kunti, ibu Bhima yang waskita memahami wanita yang cocok sebagai pendampingi sang putra, maka dia 'memoles' Harimbi dengan 'operasi plastik zaman kuna' menjadi wanita yang cantik, sehingga Bhima jatuh cinta. Dewi Kunti mendapatkan banyak ilmu dari Resi Durwasa, termasuk ilmu mendatangkan Dewa dan mempercantik wanita. Dewi Kunti juga ingat nasehat dari keponakannya, Prabu Kresna untuk menggunakan perkawinan sebagai pe...

avatar
Oase
Gambar Entri
Dugderan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Dugderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder diambil dari perpaduan bunyi dugdug dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr. Kegiatan ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum dugderan. Karnaval yang diikuti oleh pasukan merah-putih, drumband, pasukan pakaian adat “BHINNEKA TUNGGAL IKA” , meriam , warak ngendok dan berbagai potensi kesenian yang ada di Kota Semarang.  Ciri Khas acara ini adalah warak ngendok, sejenis binatang rekaan yang bertubuh kambing berkepala naga serta kulit sisik emas. Visualisasi warak ngendok dibuat dari kertas warna – warni. Acara ini dimulai dari jam 08.00 sampai dengan maghrib di hari yang sama juga diselenggarakan festival warak dan Jipin Blantenan.

avatar
Titahadiyarti
Gambar Entri
sekoteng
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Sekoteng adalah minuman asli Jawa Tengah berasa jahe yang biasa dihidangkan panas. Bahan lain yang biasanya dicampur ke dalam minuman sekoteng adalah kacang hijau, kacang tanah, pacar cina dan potongan roti. Sekoteng biasa dihidangkan pada malam hari. Sekoteng biasanya dijual keliling dengan menggunakan gerobak pikul. Satu sisi untuk panci air jahe beserta kompornya sedangkan sisi lain adalah tempat bahan campuran dan tempat mempersiapkan sekoteng. Sumber :  http://monster-bego.blogspot.com/2012/11/13-minuman-tradisional-khas-indonesia.html#ixzz3Yj6ur11H

avatar
Titahadiyarti
Gambar Entri
Rara Jonggrang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Rara Jonggrang  (ejaan alternatif:  Loro Jonggrang ;  Lara Jonggrang ) adalah sebuah  legenda  atau  cerita rakyat  populer yang berasal dari  Jawa Tengah  dan  Yogyakarta  di  Indonesia . Cerita ini mengisahkan  cinta  seorang pangeran kepada seorang putri yang berakhir dengan di kutuknya  sang putri akibat  tipu muslihat  yang dilakukannya. Dongeng ini juga menjelaskan asal mula yang ajaib dari  Candi Sewu ,  Candi   Prambanan ,  Keraton Ratu Baka , dan  arca   Dewi   Durga  yang ditemukan di dalam candi Prambanan. Rara Jonggrang artinya adalah "dara (gadis) langsing".     Konon di  Jawa Tengah  terdapat dua kerajaan yang bertetangga, Kerajaan Pengging dan Kerajaan Baka. Pengging adalah kerajaan yang subur dan makmur, dipimpin oleh Prabu Damar Maya. Ia berputra Raden Bandung Bondowoso (B...

avatar
Hasnajauza
Gambar Entri
Candi Kethek
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Di antara pohon-pohon rindang yang memenuhi kawasan hutan di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, terdapat sebuah candi. Candi ini tidak terlalu besar. Bangunannya pun sederhana, tidak terlalu megah. Candi tersebut bernama Candi Kethek. Candi ini terletak sekitar 300 meter arah timur laut dari Candi Cetho.  Pemberian nama “kethek” pada candi ini dilakukan oleh masyarakat sekitar. Nama tersebut diberikan karena di sekitar lokasi tempat candi berada sering dijumpai kera, yang dalam bahasa Jawa disebut “kethek”.  Melihat ukuran bangunannya, Candi Kethek tidak sebesar Candi Cetho yang berada di dekatnya. Ukurannya hanya berkisar 20 x 30 meter. Selain itu, sebagian besar bangunan candi pun tertutup dengan tanah.  Candi yang dibangun menghadap ke arah barat ini berbentuk teras berundak. Ada empat teras pada bangunan candi. Pada teras pertama hingga ketiga, tidak terdapat bangunan. Hanya tanah yang di...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal-Usul Kota Tegal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Kota  Tegal  merupakan penjelmaan dari sebuah desa yang bernama “ Teteguall ” yang pada tahun 1530 telah nampak kemajuannya dan termasuk wilayah Kabupaten Pemalang yang mengakui Trah (Kerajaan) Pajang. Ada beberapa sumber mengatakan sebutan Teteguall  diberikan seorang pedagang asal Portugis yaitu Tome Pires yang singgah di Pelabuhan Tegal pada tahun 1500 –an (Suputro, 1955) yang memiliki arti tanah subur  yang mampu menghasilkan tanaman pertanian (Depdikbud Kabupaten Tegal, 1984). Secara historis dijelaskan bahwa eksistensi sejarah tlatah Kota Tegal tidak lepas dari ketokohan  Ki Gede Sebayu. Namanya dikaitkan dengan trah Majapahit, karena sang ayah Ki Gede Tepus Rumput (kelak bernama Pangeran Onje) ialah keturunan Batara Katong Adipati Ponorogo yang masih punya kaitan dengan keturunan dinasti Majapahit .   Penekanan pada bidang pertanian, tak dapat dilepaskan dari kondisi wilayah dan aka...

avatar
Sussy_setiawan