HARI PAHLAWAN
906 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ruat (Pesta) Laut Blanakan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ruat laut atau pesta laut merupakan ritual tradisi yang diselenggarakan oleh masyarakat nelayan di kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang setiap tahun sekali. Saat ini (2014) Ruat Laut dikelola dan dilaksanakan oleh KUD Mina Fajar Sidik yang merupakan induk dari ratusan keluarga nelayan di Kecamatan Blanakan dan sudah menyelenggarakan acara ini selama 47 tahun. Rangkaian acara ruat laut ini sudah bersentuhan dengan berbagai kegiatan wisata modern lainnya, yaitu pasar malam, lomba-lomba atau pertandingan antar warga, wayang kulit, pertunjukan sandiwara hingga acara pesta ruat laut itu sendiri. Rangkaian acara biasanya selama satu minggu dengan puncak acara pada hari terakhir (larung sesaji/dongdang). (Foto by Budiana Yusuf)

avatar
Yanu prasetyo
Gambar Entri
Piagam Pelat Kuningan Kandang Sapi Gede
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

"Panget ingkang piagem kanjeng ing ki Rangga gede ing gadehi piagem, Sun kongkon anggraksa kagengan dalem siti nagara agung, kilen wates Cipamingkis, wetan wates Cilamaya, serta kon anunggoni lumbung isine pun pari limang takes punjul tiga welas jait. Wodening pari sinambut dening Ki Singaperbangsa, basakalatan anggrawahi piagem, lagi lampahipun kiayi yudhabangsa kaping kalih Ki wangsa Taruna, ingkang potusan kanjeng dalem ambakta tata titi yang kalih ewu; wadana nipun Kyai Singaperbangsa, kalih Ki Wirasaba kang dipunwadanahakeun ing manira. Sasangpun katampi dipunprenaharen ing Waringinpitu lan ing Tanjungpura. Anggraksa siti gung bongas kilen. Kala nulis piagem ing dina rebo tanggal ping sapuluh sasi mulud tahun alif. Kang anulis piagem manira anggrapana titi". Isi dari piagam pelat kuningan kandang sapi gede asli yang ditulis oleh Anggaprana pada hari rabu tanggal 10 bulan mulud tahun alif.

avatar
Novian
Gambar Entri
Ngadiukeun
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngadiukeun merupakan ritual yang biasanya dilakukan satu hari sebelum dilaksanakannya pesta (khitanan, pernikahan). Makanan yang disajikan biasanya congcot nasi (tumpeng), telur, kelapa muda, rokok yang di simpan di tempat pengambilan air tuan rumah dan setiap penjuru angin untuk sesaji leluhur agar diberi cuaca yang baik dan untuk kelancaran prosesi.

avatar
Novian
Gambar Entri
Saung Aangklung Udjo
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Tahun 1967 untuk pertama kalinya rombongan turis dari Belanda berkunjung ke Saung Angklung Udjo. Sebuah tempat di desa Padasuka, dikelilingi hamparan sawah dan kerimbunan rumpun bamboo, dimana anak-anak kecil bergembira dengan aneka permainan desa, belajar berbagai kesenian daerah dibawah bimbingan Udjo Ngalagena. Inilah Saung Angklung Udjo, tempat angklung dibuat, dipelajari, dimainkan, dan dipertunjukan dengan penuh keceriaan. Tempat yang telah dikunjungi wisatawan dari seluruh belahan dunia. Berbekal cita-cita untuk melestarikan kesenian khas daerah Jawa Barat, alam dan lingkungan, dengan gotong royong sesama warga desa, Udjo mulai merintis Saung Angklung di tahun 1966. Sudah sejak lama Udjo muda berguru kepada Mang Koko yang menguasai teknik permainan kacapi dan lagu Sunda. Gamelan dari Rd. Mahyar Angga Kusumadinata. Serta tentu saja dari Daeng Soetigna, maestro dan pencipta angklung diatonis. Dengan pengetahuan dan pengalaman tersebut, didampingi Uum Sumiyati (isteri...

avatar
Kayin
Gambar Entri
Bahasa Sunda Cirebon
Ritual Ritual
Jawa Barat

Bahasa Sunda Cirebon Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Bahasa Sunda-Cirebon atau disebut sebagai Bahasa Sunda Cirebonan merupakan ragam percakapan bahasa Sunda yang ada di wilayah eks-Karesidenan Cirebon dan sekitarnya, yang meliputi Kuningan , Majalengka , Cirebon , Indramayu dan Subang serta Brebes di Jawa Tengah Bahasa Sunda Cirebon meliputi berbagai ragam percakapan atau dialek dari Bahasa Sunda wilayah Timur Laut ( Kuningan ), Bahasa Sunda wilayah Tengah-Timur ( Majalengka ) serta beberapa ragam dialek Bahasa Sunda yang berbatasan langsung dengan tanah kultural budaya Jawa ataupun budaya Cirebonan, misalkan ragam percakapan bahasa Sunda Parean dan Sunda Lea di wilayah Kecamatan Kandang Haur dan Kecamatan Lelea di Kabupaten Indramayu yang berbatasan langsung dengan tanah kultural budaya Cirebon-Indramayuan yang menggunakan Bahasa Cirebon dialek Indramayuan atau ragam percakapan Bahasa Sunda Binong di Kecamatan Binong yang ju...

avatar
Kayin
Gambar Entri
Bentengan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Permainan Tradisional BENTENGAN Deskripsi Singkat Permainan Bentengan sudah menyebar ke seluruh wilayah nusantara. Asal usul permainan ini tidak diketahui secara jelasnya, namun yang pasti permainan ini sudah sejak lama dikenal dan dimainkan masyarakat. Permainan ini biasa dilakukan di malam hari, terutama di malam terang bulan. Pemain Permainan ini pada umumnya dilakukan paling sedikit delapan orang anak dan makin banyak pemain maka semakin meriahlah permainan ini. Pemain umumnya adalah anak laki-laki karena permainan ini memerlukan banyak tenaga untuk berlari. Iringan Permainan Permainan ini tidak memerlukan iringan baik berupa nyanyian maupun suara musik tertentu. Persiapan Yang perlu dipersiapkan dalam permainan ini adalah lapangan atau tempat luas yang terdapat minimal dua batang pohon atau tiang yang nantinya digunakan sebagai benteng. Jarak antar benteng minimal sepuluh meter. Aturan Permainan Sebelum memulai permainan ini sebaiknya menentukan peraturan-peraturan y...

avatar
Vhiendysav
Gambar Entri
Seni Rampak Bedug
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Seni Rampak Bedug adalah kesenian khas Pandeglang yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pandeglang, bahkan Provinsi Banten. Dalam berbagai kegiatan seremonial kenegaraan atau pun swasta, baik lokal, nasional, bahkan internasional, Seni Rampak Bedug kerap ditampilkan sebagai sajian kesenian daerah Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten. Seni Tradisional Rampak Bedug berasal dari tradisi masyarakat Pandeglang dan sekitarnya, yaitu tradisi Ngadu Bedung. Kegiatan ini biasanya dilakukan masyarakat dalam meramaikan malam menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.  Tradisi ini dilakukan oleh dua atau lebih kampung yang bersebelahan atau dilakukan ketika mendengar suara tabuhan bedug lawan. Ngadu bedug diawali dengan adanya perjanjian masin-masing perwakilan warga. Kegiatan dimulai ketika salah satu kapung melakukan tabuhan menantang, yang kemudian disahut oleh tabuhan lain dari pihak lawan. Demikianlah terus menerus, saling bersahutan tabuhan sesuai kreasi masing-ma...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Domyak Kesenian Khas Purwakarta
Ritual Ritual
Jawa Barat

Kata  Domyak  merupakan singkatan dari Bo do r yang diiringi  M usik dan ngarampa yak  (tari).             Seni Domyak Atau sebutan lain dari Buncis ini merupakan salah satu bentuk kesenian yang berkembang di beberapa daerah Purwakarta, diantaranya di Desa Pasir angin Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta. Awal munculnya seni Domyak ini merupakan sebuah acara ritual permohonan turun hujan..  Pada masa ini masyarakat setempat memiliki suatu kepercayaan untuk memohon turun hujan melalui acara tarian. Acara ini dimulai dengan arak-arakan menuju sumber mata air. Agar suasana arak-arakan tersebut labih berkesan, mereka mengiringinya dengan tetabuhan alat-alat musik yang ada diantaranya angklung, dogdog, bedug, ketuk, kecrek, dan lain-lain.              Pada perkembangan selanjutnya kariaan arak-arakan tersebut tidak dilakukan saa...

avatar
Megantari Putri Gunadinnusa
Gambar Entri
Badawang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kesenian badawang   merupakan sesuatu yang berhubungan dengan kepercayaan Agama asli Indonesia yang didalamnya terdapat lambing seni , bentuk seni , isi seni,pengalaman seni mereka yang pada dasarnya terkandung makna bersifat mistis itu dapat dilihat dari bentuk dan gambaran dari   badawang   yang merupakan gambaran tradisis totemistik masyarakat agama asli Indonesia walaupun dalam perkembangannya mengalami perubahan dalam bentuk yang lebih lucu / kocak. Ditatar Sunda  keberadaan Badawang / memeniran karena dilihat dari bentuk yang besar dan tinggi dilambangkan dengan manusia yang tubuhnya besar dan tinggi ( identik dengan orang Barat yang dalam hal ini orang Belanda  ) diambil dari kata meneer ( tuan dalam bahasa Belanda)  .          hampir sama dengan ondel ondel yang di Jakarta di   Kabupaten Bandung   masih ditampilakan  pada perayaan khitanan, perayaan hari besar seperti 1...

avatar
Rahmat Hidayat