Ketan Uli merupakan makanan khas Betawi yang kerap dihidangkan saat perayaan keagamaan seperti Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Masyarakat Betawi tempo dulu sering menghadirkan makanan ini untuk mengiringi pemotongan kerbau andilan sebagai tradisi menjelang lebaran. Yang menarik pada makanan khas ini adalah makna pembuatan Ketan Uli bagi masyarakat Betawi. Pembuatan Ketan Uli menunjukkan kebersamaan dan kesejahteraan masyarakat Betawi yang terlihat dari pembagian tugas dimana pria kebagian menumbuk ketan dan wanita bertugas untuk memasak. Selain unsur religi yang kental, Ketan Uli juga memiliki simbol kesederhanaan. Bahan pembuatan ketan uli adalah tape ketan, ragi tape, beras ketan putih, kelapa parut segar dan garam. Kebanyakan orang mempercayai bahwa pembuatan ketan uli mengandung mistis. Masyarakat Betawi percaya bahwa jika melanggar pantangan maka hasil ketan uli yang dibuat akan gagal total. Petama, beras ketan dicuci hingga bersih dan kemudian direndam selama 2 sampa...
Siapa sih yang tidak suka dodol? Cita rasa yang manis seperti gulali membuat semua kalangan umur suka! Biasanya nih, dodol Betawi dibuat untuk kebutuhan acara-acara besar seperti untuk seserahan pernikahan, jamuan khas orang betawi saat idul fitri, dan masih banyak lagi! Mau tau apasih perbedaan dodol betawi dan dodol cina? Ya! Perbedaan yang sangat jelas yang pertama adalah waktu penyajiannya. Dodol cina ramai saat Tahun Baru Imlek. Dan dodol betawi kapanpun ada. Selain itu ada perbedaan nya lagi nih, yaitu odol menggunakan bahan gula merah atau gula aren dalam pembuatannya , dibentuk panjang-panjang dan dibungkus plastik , seperti yang juga dikenal dikalangan orang Betawi. Sementara Kue Keranjang tidak memakai gula merah , gula kawung ataupun gula aren , melainkan gula pasir. Proses ini bisa dilihat di spesialis pembuat Kue Keranjang seperti misalkan Kue Keranjang Nyonya Lauw di Pintu Air , Benteng , Tangerang. Dodol yang legit ini sebenarnya tid...
Sayur Babanci atau Ketupat Babanci adalah salah satu kuliner ikonik khas Betawi yang kini mulai langka. Kelangkaan ini disebabkan karena bahan dan rempah -rempah untuk membuat sayur ini sudah sulit ditemukan di Jakarta . Dinamakan Sayur Babanci karena sayur ini tidak jelas jenisnya, bahkan tidak bisa dikategorikan sebagai sayur karena tidak ada campuran sayur. Karena sulit mendapatkan bahan-bahannya, kini warga Betawi biasanya menyajikan sayur ini hanya pada hari -hari besar keagamaan sebagai menu keluarga, seperti buka puasa, Hari Raya Idul Fitri , dan Hari Raya Idul Adha. Sayur Babanci atau Ketupat babanci sejatinya bukanlah sayur bahkan tidak ada sayurnya sama sekali. Konon, nama babanci diambil dari “perilaku” sayur ini yang tidak jelas kelaminnya alias banci; gulai tidak, kare tidak, soto juga tidak. Beberapa orang juga meyakini bahwa nama babanci diambil dari perpaduan...
Biji Ketapang merupakan kue khas Betawi, biasanya kue ini sering kita jumpai pada saat hari raya Idul Fitri, bentuknya yang pipih dan rasanya yang manis, renyah dan gurih. Bahan-Bahan: 1. 500 gram tepung terigu 2. 200 gram gula pasir 3. 150 gram kelapa parut,sangrai 4. 2 butir telur 5. 200 ml santan ( kara 65 ml dicampur air sampai 200 ml ) 6. 100 gram margarin 7. Vanili secukupnya 8. Garam secukupnya Cara Membuat: Di mangkuk besar campur tepung terigu, tepung maizena, tepung sagu, gula, kelapa sangrai, garam dan vanili lalu aduk hingga rata. Panaskan santan, aduk hingga mendidih, kemudian masukkan mentega lalu aduk terus hingga mentega cair. Sisihkan. Buat lubang ditengah-tengan campuran tepung, masukkan telur, aduk rata dengan menggunakan spatula atau sendok kayu, lalu masukkan santan dan mentega panas. Aduk hingga adonan menjadi kalis. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, gilas adonan hingga agak pipih ketebalan sekitar 1 cm. Kemudian potong memanjang dengan lebar 1 1/2 cm, gunti...
Kuping Gajah merupakan salah satu kue tradisional asli Indonesia. Memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah. Bentuknya unik, tipis dan bermotif, memang sesuai dengan namanya, yaitu menyerupai kuping gajah.kue kecil berentuk bulat dengan lingkaran hitam-putih. Kue ini sangat melegenda di kalangan masyarakat Indonesia sebagai kudapan yang disuguhkan pada saat perayaan hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Makanan manis ini juga di gemari sebagai cemilan saat arisan atau kumpul-kumpul bersama keluarga maupun teman menonton TV atau membaca. Kue kuping gajah ini cocok untuk dikonsumsi semua usia, karena tidak mengandung bahan pengawet juga pemanis buatan. Kuping gajah sendiri ada dua motif yaitu hitam bergaris putih dan putih kekuningan bergaris putih. Selain bentuknya yang istimewa itu, kue kuping gajah ini memiliki aneka rasa, mulai dari rasa coklat, vanila hingga rasa mocca. Bahan-bahan yang di butuhkan untuk membuat kue ini adalah tepung terigu...
Selamat malam para pecinta kuliner kali ini kita akan makan cemilan lagi, kali ini kita akan makan kembang goyang.. Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional khas Betawi. Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Kue kembang goyang Dibuat dari tepung beras. Kue kering ini disebut Kembang Goyang karena ketika akan digoreng cetakan digoyang-goyangkan di atas minyak panas. Seiring perkembangan, kue ini pun mengalami penambahan varian rasa. Beberapa tetes essensframbozen, essens pandan, dan biji wijen sebagai variasi rasa hingga penambahan warna membuat pen...
Kue biji ketapang rasanya manis dan gurih dengan tekstur sedikit keras. Bahan bakunya berupa tepung terigu, minyak goreng, gula pasir, kelapa parut sangrai kering, margarin, telur dan susu. Keunikan kue ini dimasak dengan cara digoreng bukan dipanggang. Pertama margarin, gula pasir, telur dikocok hingga tercampur rata. Lalu masukkan tepung terigu, susu dan kelapa parut sangrai kemudian aduk hingga rata. Adonan tiap 100 g digulung bentuk silinder panjang dengan diameter kira-kira 1 cm lalu dipotong serong setinggi 1 cm. Biji-biji ketapang mentah digoreng dalam minyak panas sampai matang dan kuning kecokelatan. Kue Biji Ketapang ini selalu menjadi buruan para tamu saat bersilaturahmi saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Rasanya yang manis dan renyah membuat kue ini banyak disukai oleh masyarakat dari semua kalangan. Resep: Bahan 100 g mentega 500 g tepung terigu 2 butir telur...
Masjid Istiqlal (arti harfiah: Masjid Merdeka) adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di bekas Taman Wilhelmina , di Timur Laut Lapangan Medan Merdeka yang di tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), di pusat ibukota Jakarta . Di seberang Timur masjid ini berdiri Gereja Katedral Jakarta . Imam besarnya adalah Prof. Dr. Nasaruddin Umar , M.A. dan Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal sekarang adalah K.H. Muhammad Muzammil Basyuni . Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Soekarno . Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951 . Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban , seorang Kristen Protestan . Masjid i...
Ketupat Khas Jakarta Ketupat atau kupat adalah hidangan khas Asia Tenggara maritim berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa muda (janur). Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran sampai 5 hari berikutnya ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa . Makanan khas yang menggunakan ketupat, antara lain kupat tahu ( Sunda ), katupat kandangan ( Banjar ), Grabag ( kabupaten Magelang ), kupat glabet ( Kota Tegal ), coto makassar (dari Makassar , ketupat dinamakan Katupa ), lotek , serta gado-gado yang dapat dihidangkan dengan ketupat atau lontong . Ketupat juga dapat dihidangkan untuk menyertai satai , meskipun lontong lebih umum. Selain di Indonesia , ketupat juga dijumpai di Malaysia , Brunei , dan ...