Adat Nusantara
29 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
erau
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Upacara adat

avatar
Dinny
Gambar Entri
Kopi Malinau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Utara

Bagi anda yang sedang atau sudah pernah melakukan perjalanan ke Kalimantan, anda tentang bertanya dengan beberapa orang yang anda temui disana berkaitan dengan kopi khas Kalimantan. Namun, mungkin anda akan sedikit mengalami kesulitan untuk mengumpulkan informasi tentang hal tersebut. Bagi sebagian besar masyarakat, mereka mungkin menganggap bahwa Kalimantan memang tidak mempunyai kopi lokal. Tetapi, jika anda sedang berada di hutan Taneg Olen yang terletak di Kabupaten Malinau, disana anda akan menemukan penduduk lokal dari suku dayak kenyah yang akan menghidangkan kopi. Di tempat tersebut, terdapat budaya yang tidak memperbolehkan untuk menolak hidangan kopi. Adat ini dikenal dengan istilah kepunan. Kopi yang dihidangkan tersebut kopi lokal Malinau. Menurut orang-orang yang pernah berkunjung dan mencicipinya, kopi lokal ini terlihat hitam pekat dan juga kental. Selain itu, kopi tersebut tidak mempunyai aroma khas seperti varian kopi arabika atau Toraja. Saat menyeruputnya dari...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Nasi Beras Krayan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Utara

  Ciri khas nasi dari beras Krayan khas Kabupaten Nunukan ini adalah pulen dan harum. Bahkan jika memakannya tanpa lauk pun sudah terasa nikmat. Tak heran bila para sultan di Brunai Darussalam menyukai nasi dari beras Krayan ini.   Beras adalah produk yang paling populer dan signifikan dari dataran tinggi di kawasan  Heart of Borneo . Selama berabad-abad, masyarakat adat setempat telah mengubah bagian bawah lembah di sawah dan menciptakan siklus pertanian yang mandiri terintegrasi dengan kerbau peternakan. Cara-cara tradisional dapat memenuhi kebutuhan hidup dan menghasilkan surplus perdagangan beras melintasi perbatasan ke Sarawak. Produk ini merupakan sebuah produk organik "tradisional".   Beras Adan merupakan yang terbaik di antara varietas padi lokal yang hingga saat ini masih dibudidayakan di Krayan dan di bagian lain dari dataran tinggi. Muncul dalam tiga varietas yang berbeda: putih, merah dan hitam. Beras ini terkenal dengan butirannya...

avatar
Deckytri
Gambar Entri
Jatung Utang Dayak Kenyah
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Utara

Jatung Utang merupakan alat musik tradisional suku Kenyah yang terbuat dari batangan kayu yang satu sama lainnya dirangkai dan diikat dengan tali rotan. Tiap lempengan kayu yang tersusun tersebut memiliki nada tersendiri. ðŸ"¢ Di masyarakat Kenyah alat musik ini memiliki beberapa nama sebutan yaitu : Jatung Utang, Geng Galeng/Ting Galing (tergantung dari dialek Kenyah yang digunakan). Yang membedakan hanyalah posisi alat musik tersebut. Jika Jatung Utang dalam posisi horisontal dan umumnya posisi pemain berdiri (photo nomer 1 dan 3), maka Geng Galing/Ting Galing posisinya vertikal (lihat photo nomer 2 di bagian bawah) dengan posisi pemain dalam keadaan duduk. Jatung Utang terbuat dari batang kayu ringan sekitar 20-50cm panjang dan 5-10cm lebarnya. Biasanya ada dua instrumen yang digunakan, satu orang memainkan melodi dan yang lainnya sebagai penyeimbang instrumen/melodi. Namun boleh saja bagi dua orang pemain untuk bermain melodi dan iringan bergantian untuk memberikan...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Baju Ta'a - Kaltara - Kalimantan Utara - Pakaian Tradisional
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kalimantan Utara

Pakaian Ta’a merupakan pakaian Adat Kalimantan Utara yang khusus dipakai oleh para perempuan Suku Dayak di Kalimantan. Pakaian ini terbuat dari kain beludru berwarna hitam dengan berbagai macam hiasan yang berupa manik-manik yang dijahit. Ta’a sendiri terdiri dari pakaian (atasan) dengan model yang menyerupai rompi (tanpa lengan), penutup kepala berhias bulu burung enggang, bawahan berupa rok dengan warna serta motif yang sama, dan aksesoris lainnya seperti kalung, gelang, dan manik-manik. Setiap Motif hiasan rompi dan rok Ta’a ini sangat kental pada perpaduan warna-warna yang mencolok seperti warna putih, hijau, merah, biru, dan warna-warna lainnya yang sangat kontras dengan warna kain rompi. Pada bagian dada dan lengannya akan dilengkapi rumbai-rumbai dengan warna motif yang sama. Perbedaan utama dari pakaian Sapei Sapaq dan Ta’a adalah pada motifnya. Untuk motif pakaian Adat Provinsi Kalimantan Utara, baik itu baju Ta’a maupun Sapei Sapaq...

avatar
Deckytri
Gambar Entri
Ubak Layaq
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Utara

UBAK LAYAQ Ubak Layaq merupakan Makanan Khas Dayak Lundayeh (Putuk). Ubak Layaq adalah Nasi Putih yang dibungkus dengan daun tumbuhan Calathea. Calathea merupakan jenis tumbuhan liar yang berasal dari famili Marantaceae yang memiliki daun yang sangat lebar. jenis tanaman ini banyak di bidudayakan untuk tanaman hias diperkotaan. Kerabat dekat dari tumbuhan ini adalah Ganyong. Berbeda dengan masyarakat pada suku lainnya yang menggunakan daun pisang atau daun jati. Masyarakat Ludayeh (Putuk) menggunakan daun ini untuk membungkus  Nasi. Tekstur Nasi yang mereka makan juga berbeda lebih lembek. berbda dengan suku di daerah lain yang menyukai nasi pulen.   Nasi dimasak pada tempat yang berbeda dengan tekstur nasi yng lembek, kemudian nasi dibungkus dengan daun Calanthea seperti membungkus nasi ada umumnya. Cara memakannya hampir sama seperti ketika memakan nasi yang di sajikan di KFC ata McD. Nasi ini biasanya disajikan pada acara adat besar dan dimakan den...

avatar
Surianto Effendi
Gambar Entri
ADAT PERNIKAHAN SUKU TIDUNG
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Suku Tidung Merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian utara kalimantan timur. Suku ini juga merupakan anak negeri di Sabah, jadi merupakan suku bangsa yang terdapat di indonesia maupun malaysia (negeri Sabah). Suku Tidung semula memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung. Tetapi akhirnya punah karena adanya politik adu domba oleh pihak Belanda. Bahasa Tidung dialek Tarakan merupakan bahasa Tidung yang pertengahan karena dipahami oleh semua warga suku Tidung. Beberapa kata bahasa Tidung masih memiliki kesamaan dengan bahasa Kalimantan lainnya. Kemungkinan suku Tidung masih berkerabat dengan suku Dayak rumpun Murut (suku-suku Dayak yang ada di Sabah). Karena suku Tidung beragama Islam dan mengembangkan kerajaan Islam sehingga tidak dianggap sebagai suku Dayak, tetapi dikategorikan suku yang berbudaya Melayu (hukum adat Melayu) seperti suku Banja...

avatar
Miftah Faris
Gambar Entri
Rumah Baloy
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Utara

Rumah adat terkenal dari masyarakat Kalimantan Utara disebut Rumah Baloy . Rumah adat ini merupakan hasil kebudayaan seni arsitektur dari masyarakat suku Tidung , Kalimantan Utara . Seperti suku lainnya, suku Tidung ini mempunyai kebudayaan dan model rumah adat sendiri. Walaupun rumah adat ini masih menggunakan sejumlah tiang tinggi pada bagian bawahnya, bentuk bangunan rumah adat ini terlihat lebih modern dan modis. Diduga rumah adat ini adalah hasil pengembangan arsitektur Dayak dari Rumah Panjang ( Rumah Lamin ) seperti yang dihuni oleh suku Dayak Kenyah di Kalimantan Timur .   Karakteristik Rumah Baloy Rumah adat ini berbahan dasar kayu ulin . Rumah Baloy dibangun menghadap ke utara, sedangkan pintu utamanya menghadap ke selatan. Di dalam Rumah Baloy terdapat empat ruang utama yang biasa disebut Ambir , yaitu : Ambir Kiri ( Alad Kait ), adalah tempat untuk menerima masyarakat yang mengadukan perkara, atau masalah adat. Ambir...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
4_Mandau Kalimantan Utara
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Kalimantan Utara

Mandau adalah senjata tradisional yang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan. Mandau memiliki beragam ukiran pada bilahnya yang memiliki makna tertentu. Mandau berasal dari asal kata “Man” salah satu suku di china bagian selatan dan “dao” yang berarti golok dalam bahasa china. Mandau memiliki berbagai fungsi dalam kehidupan masyarakat suku dayak di Kalimantan. Pada zaman dahulu, mandau digunakan masyarakat dalam peperangan dan juga pengayauan (pemenggalan kepala musuh). Saat ini dikarenakan peperangan dan ngayau sudah jarang terjadi pada masyarakat dayak di kalimantan sehingga mandau hanya digunakan pada ritual-ritual adat dan juga sebagai hiasan. Mandau juga terkandung nilai-nilai tertentu. Mandau mengandung makna magis seperti ritual pada saat pembuatan mandau dan juga mandau yang digunakan pada ritual-ritual adat tertentu. Pada aspek sosial, mandau digunakan oleh masyarakat sebagai alat berburu dan bertani. Sedangkan pada aspek seni dan buday...

avatar
Sobat Budaya