Pulau Kemaro Dahulu, di Kerajaan Sriwijaya ada seorang putri yang cantik dan baik hati bernama Siti Fatimah. Kecantikan dan kebaikan budinya terdengar ke mana-mana. Tak seorang pun pemuda berani datang melamar sang Putri, karena Raja menginginkan putrinya menikah dengan laki-laki keturunan raja. Suatu saat, datanglah seorang pemuda bernama Tan Bun Ann. Pemuda tersebut datang dari kerajaan di negeri Cina untuk berniaga di Kerajaan Sriwijaya. la lalu menghadap Paduka Raja. "Paduka Raja, kedatangan hamba ke sini adalah untuk berdagang. Untuk itu, hamba mohon agar Paduka memberikan izin kepada hamba untuk tinggal dan berdagang di kerajaan ini," ujar Tan Bun Ann. Raja memberikan izin kepada Tan Bun Ann dengan syarat pemuda itu harus memberikan sebagian keuntungannya kepada kerajaan. Tan Bun Ann pun menyanggupi syarat yang diberikan Raja. Pemuda dari kerajaan di negeri Cina itu pun mulai berdagang dan tinggal di Kerajaan Sriwijaya. Secara teratur, ia datang ke...
Gulai Malbi adalah makanan khas Palembang. Malbi sendiri merupakan sebutan untuk hidangan yang menyerupai semur sehingga banyak juga yang mengatakan hidangan ini adalah semur daging sapi. Biasanya Malbi memakai daging sapi khas dan tambahan rempah lainnya seperti Asam Jawa. Malbi adalah salah satu dari sedikit makanan bercitarasa pedas yang berasal dari daerah Palembang dikarenakan masyarakatnya yang lebih menyukai hidangan pedas. Malbi biasanya dihidangkan dengan nasi minyak, kerupuk dan sambal nanas yang pedas, juga acar yang memberikan rasa asam pedas. Malbi merupakan makanan yang biasa dihidangkan pada saat perayaan idul fitri maupun pernikahan Alamat & Kontak Penjual: Lapan Duobelas Palembang Resto Jalan Margonda Raya No. 301A, Kemirimuka, Beji, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423
Kue Engkak Ketan - Palembang K ue engkak ketan yang sama-sama dibuat menggunakan telur bebek, sehingga menjadikan olahan kue ini memiliki rasa khas. Bahannya bisa diterka dari namanya, karena salah satu bahannya adalah tepung ketan, yang berpadu dengan bahan lain, meliputi telur bebek, susu kental manis, gula pasir, mentega, dan santan. Komposisi bahan ini harus menggunakan santan dengan nama santan glondo, yakni santan yang dimasak sampai minyaknya keluar. Bentuknya sama dengan kue lapis normal, yakni kuning dengan garis hitam cokelata mengitarinya, walaupun agak tidak beraturan alias tidak lurus. Rasanya begitu legit dengan tekstur yang halus, sangat manis bila dikonsumsi oleh orang-orang. Engkak Ketan adalah salah satu makanan khas dari Palembang yang selalu ada di hampir setiap rumah-rumah orang Palembang saat idul Fitri. Rasanya yang kenyal dan enak sangat memanjakan penikmatnya. Berikut resep Engkak Ketan dari Yuk Yusi : Bahan Engkak Ketan : 50...
Kue 8 jam atau yang populer dengan nama bolu 8 jam adalah salah satu makanan khas Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kue ini dipercaya merupakan adaptasi dari kue bingka pontianak, Kalimantan Barat. Bentuk kue ini mirip dengan kue lapis legit yang mengunakan cetakan dari loyang persegi 4. Cara memasak bolu 8 jam ini terbilang cukup unik karena kue dikukus dengan menggunakan kayu bakar di dalam wajan yang besar dimasukkan bersama segelas air kemudian masukan loyang dengan adonan yang sudah dibikin sebelumnya. Teknik ini bertujuan agar kue tidak berubah jadi keras saat di panggang dalam oven. Kue tradisional ini pada mulanya hanya bisa dan boleh di sajikan untuk kalangan bangsawan kala itu. Tidak ada yang boleh menikmati kue yang enak ini bagi kalangan masyarakat biasa. Namun berbeda pada saat ini karena kue yang legit dan nikmat ini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat meskipun tidak setiap hari bisa ditemukan bebas di pasaran semua itu karena proses pembuatan n...
Malbi adalah makanan sejenis semur kental yang berbahan dasar daging khas Palembang, Sumatera Selatan . Malbi sendiri merupakan sebutan untuk hidangan ini karena daging dimasak dengan kecap, sehingga banyak juga yang mengatakan hidangan ini adalah semur daging sapinya orang Palembang. Biasanya Malbi memakai daging sapi has dan tambahan rempah lainnya seperti Asam Jawa . Malbi adalah salah satu dari sedikit makanan bercitarasa manis yang berasal dari daerah Palembang dikarenakan masyarakatnya yang lebih menyukai hidangan pedas.Malbi biasanya dihidangkan dengan nasi minyak , kerupuk dan sambal nanas yang pedas, juga acar yang memberikan rasa asam pedas. Malbi merupakan makanan yang biasa dihidangkan pada saat perayaan Idul Fitri maupun pernikahan. Berikut ini resep cara pembuatan malbi, antara lain: Bahan: 500 g daging sapi sengkel, potong-potong dadu 3 cm 2 lembar daun salam 2 batang serai, memarkan 3 sdm Kecap Manis Bango 1 sdt garam...
Kue Maksuba Jika kita menelusuri kuliner kota Palembang, jelas yang terlintas di otak kita pertama kali adalah "pempek". Namun, Palembang mempunyai jutaan kuliner di dalamnya, diantaranya adalah kue maksuba. Kue maksuba ini merupakan adaptasi dari kue bingka pontianak namun mirip dengan kue 8 jam khas Palembang juga. Kue maksuba di Palembang termasuk makanan yang sangat autentik, sehingga banyak para leluhur memahami cara membuat kue ini namun hampir punah saat ini. Karena, kue maksuba ini hanya akan dihidangkan di hari hari besar saja, seperti idul fitri dan idul adha. Kue maksuba memang tidak dihidangkan di sembarang waktu. Dalam tradisi Palembang kue ini dihidangkan pada acara besar saja seperti idul fitri atau pesta perkawinan yang tidak menghidangkan nasi. Menyajikan hal yang istimewa memang disengaja untuk menghormati para tamu dan kerabat. Akan tetapi pada kenyataannya, kue maksuba tidak terbuat dari tepung. Menu resep tradisional tidak memerlukan bany...
MIDANG Midang merupakan sebuah adat istiadat dari Kayuagung, OKI dimana putra-putri daerah melakukan arak-arakan menggunakan 14 macam pakaian adat OKI dan berjalan kaki sekitar 5-6 km. Kemudian, barisan pengantin remaja ini menyeberangi Sungai Komering menggunakan perahu ketek. Hal ini memberikan gambaran betapa mulianya ritual perkawinan yang merupakan pertanda berakhirnya masa bujang ( muanai ) dan gadis ( mouli ). Dalam ritual itu digambarkan bagaimana perkawinan itu dimulai dari perkenalan antara bujang dan gadis, lalu ada acara melamar atau bahkan kawin lari dan diakhiri dengan perkawinan yang diwarnai arak-arakan sepasang pengantin keliling kota untuk memberi tahu warga bahwa sepasang remaja itu kini sudah berubah status. Ritual ini juga biasanya diadakan dengan adanya festival bidar (lomba perahu dayung) dan berbagai acara lain yang menarik untuk disaksikan. Secara umum ada dua jenis midang, yakni midang pernikahan dan midang morge siwe. Midang pernika...
Saya adalah orang yang lahir di Jakarta, dan memilki darah tionghoa. Setiap tahunnya saya merayakan perayaan Tahun Baru Imlek. Untuk saya yang bertempat tinggal di Jakarta tidak ada hal yang spesial dalam merayakan Tahun Baru Imlek. Seperti biasanya tahun baru imlek identik dengan angpao, baju merah, kue keranjang, dan lainnya. Namun saya mendapatkan cerita lain dari Kakek saya, yang adalah orang Palembang yang juga keturunan Tionghoa. Ternyata cukup banyak keunikan dalam cara merayakan Tahun Baru Imlek di Palembang, Saya akan menjelaskan salah dua dari tradisi-tradisi dalam merayakan imlek disana. Bermula dari berbagai tradisi dan budaya yang ada dapat menambah kemeriahan momen tersebut. Salah satunya yaitu mengunjungi keluarga, atau kerabat untuk silaturahmi, yang disebut “Sanjo”, Tradisi ini memang tidak hanya dilakukan saat hari raya Imlek, melainkan juga di lakukan saat perayaan Idul Fitri. Tetapi dalam imlek mereka melakukan Sanjo ini atas dasar pemikiran den...
Munggah Munggah merupakan puncak rangkaian acara upacara perkawinan adat Sumatera Selatan. Hari munggah umumnya ditetapkan hari libur diantara sesudah hari raya Idul Fitri & Idul Adha. Pagi hari sebelum acara, dari pihak mempelai wanita datang ke pihak laki-laki (ngulemi) dengan mengutus satu pasang lelaki dan wanita. Masyarakat yang datang, selain melibatkan banyak pihak keluarga kedua mempelai, juga dihadiri para tamu undangan. Munggah memiliki makna agar kedua pengantin menjalani hidup berumah tangga selalu seimbang atau timbang rasa, serasi dan damai. Tempat pelaksanaan Munggah dilakukan dirumah keluarga pengantin wanita. Biasanya, sebelum prosesi Munggah dimulai terlebih dahulu dibentuk formasi dari rombongan pria yang akan menuju kerumah kediaman keluarga pengantin wanita. https://www.silontong.com/2018/11/08/upacara-adat-sumatera-selatan/