Sejarah Dan Perkembangannya Kolintang merupakan alat musik khas dari Minahasa (Sulawesi Utara) yang mempunyai bahan dasar yaitu kayu yang jika dipukul dapat mengeluarkan bunyi yang cukup panjang dan dapat mencapai nada-nada tinggi maupun rendah seperti kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau sejenisnya (jenis kayu yang agak ringan tapi cukup padat dan serat kayunya tersusun sedemikian rupa membentuk garis-garis sejajar). Kata Kolintang berasal dari bunyi : Tong (nada rendah), Ting (nada tinggi) dan Tang (nada tengah). Dahulu Dalam bahasa daerah Minahasa untuk mengajak orang bermain kolintang: "Mari kita ber Tong Ting Tang" dengan ungkapan "Maimo Kumolintang" dan dari kebiasaan itulah muncul nama "KOLINTANG" untuk alat yang digunakan bermain. Pada mulanya kolintang hanya terdiri dari beberapa potong kayu yang diletakkan berjejer diatas kedua kaki pemainnya dengan posisi duduk di tanah, dengan kedua kaki terbujur lurus kedepan. Dengan berjalannya waktu kedua kaki pemain dig...
UPACARA ADAT TULUDE TRADISI MASYARAKAT NUSA UTARA DI KEPULAUAN SANGIHE, TALAUD DAN SITARO Upacara adat ' 'Tulude '' merupakan hajatan tahunan warisan para leluhur masyarakat Nusa Utara (kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro) di ujung utara propinsi Sulawesi Utara. Telah berabad-abad acara sakral dan religi ini dilakukan oleh masyarakat etnis Sangihe dan Talaud sehingga tak mungkin dihilangkan atau dilupakan oleh generasi manapun. Tradisi ini telah terpatri dalam khasanah adat, tradisi dan budaya masyarakat Nusa Utara. Bahkan tradisi budaya ini secara perlahan dan pasti mulai diterima bukan saja sebagai milik masyarakat Nusa Utara, dalam hal ini Sangihe, Talaud dan Sitaro, tetapi telah diterima sebagai suatu tradisi budaya masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia pada umumnya. Sebab, di mana ada komunitas masyarakat etnis Sangihe-Talaud, pasti di sana akan ada hajatan Tulude. Tulude pada hakekatnya adalah kegiatan upacara pengucapan syukur kepada Ma...
SEJARAH SINGKAT 1. LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN KELOMPOK DANA SEHAT Pelaksanaan upaya kesehatan dana sehat masyarakat kelurahan Mawali sebenarnya dilatarbelakangi oleh upaya kegiatan gotong-royong atau mapalus duka yang dikenal dengan istilah mapalus sosial duka, di mana setiap ada anggota masyarakat yang mengalami kedukaan, setiap keluarga secara sukarela memberikan sumbangan uang maupun bahan makanan, berupa beras, gula, bihun (laksa), ubi-ubian, pisang dll. Untuk mengumpulkan sumbangan ini, secara sukarela tanpa diperintah, beberapa lelaki mengambil inisiatif untuk berkeliling dari rumah ke rumah untuk menjemput sumbangan. Kecuali untuk beras, gula dan bihun, biasanya dibawa langsung oleh ibu-ibu ke rumah duka. Kegiatan ini berlangsung terus tanpa dikendalikan oleh siapapun. Kemudian, mapalus sosial duka ini dilanjutkan dengan kegiatan mapalus pembangunan untuk membangun rumah sehat, pagar halaman, jamban sehat dan mapalus kebun. Setelah sukses dengan semua kegiatan m...
Cakalang fufu adalah hidangan ikan cakalang olahan yang dibumbui, diasap dan dijepit dengan kerangka bambu . Bahan : - 1 kg ikan cakalang, buang sirip dan insangnya, bersihkan, kepalanya bisa dipakai bagi yang suka, dibelah dua. - 2 buah jeruk nipis / lemon ) - Garam secukupnya ) untuk melumuri ikan - 2 batang serai, ambil putihnya, memarkan - 2 batang daun bawang, iris 1 cm - 2 lembar daun kunyit, dipotong-potong - 2 lembar daun pandan, dipotong-potong - 10 lembar daun jeruk - 4 buah tomat hijau (tomat sayur), dibelah dua - 4 batang daun kemangi, petik daunnya - Minyak goreng secukupnya. - Air secukupnya. - Gula secukupnya Bumbu dihaluskan : - 10 butir bawang merah - 5 siung bawang putih - 1 ruas ibu jari kunyit bakar - 4 butir kemiri bakar - 1 ruas ibu jari jahe - 15 -" 20 buah cabai rawit hijau dan merah - Garam secukupnya. Cara membuat : - Cuci ikan lalu Lumuri ikan dengan air jeruk nipis/lemon dan garam se...
Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 1 ekor ayam, dipotong 8 bagian 4 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya 2 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan 1 1/2 sendok teh garam 2 sendok teh gula pasir 400 ml santan encer, (dari sisa perasan santan kental) 100 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa 2 batang daun bawang, dipotong 1 cm 2 sendok makan minyak untuk menumis Bumbu Halus: 12 butir bawang merah 2 cm kunyit, bakar 3 buah cabai merah besar 2 buah cabai merah keriting 3 buah cabai rawit merah 4 butir kemiri, disangrai 2 cm jahe Cara Pengolahan : Lumuri ayam dengan 1/2 sendok teh garam dan 1/2 sendok teh air jeruk nipis. Diamkan 20 menit. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai harum. Tambahkan ayam. Aduk sampai berubah warna. Masukkan santan encer, garam, dan gula pasir. Masak sampai...
Resep Bahan Kulit Panada: 250 gram tepung terigu protein tinggi 100 gram tepung terigu protein sedang 1 sendok makan ragi instan 1 sendok makan gula pasir 1 sendok teh garam, larutkan dengan 125 ml air hangat 1 butir telur ayam 1 sendok makan margarin 500 ml minyak goreng Resep Bahan Isi Panada : 1 ekor pindang tongkol, ambil dagingnya 4 batang kemangi, ambil daunnya 1 lembar daun pandan wangi, iris halus 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya, iris tipis 2 buah cabai merah, iris serong 200 ml santan dari 1/4 butir kelapa gula pasir secukupnya garam secukupnya 2 buah tomat, buang bijinya, iris memanjang Resep Bumbu Halus Panada : 5 butir bawang merah 3 siung bawang putih 2 butir kemiri, sangrai 1 cm jahe, parut Cara Membuat Panada : Panaskan 2 sendok makan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan semua bahan isi...
Bahan -" bahan : 1 ekor ikan dorang / mujair / kembung 1 bh jeruk nipis, ambil airnya 500 ml minyak untuk menggoreng 3btr bawang merah, haluskan 4 cm kunyit, haluskan 4 bh cabe merah, belah 2, buang bijinya 1 btg serai, geprak 1 cm jahe , geprak 1 bh tomat, potong dadu 1 btg daun bawang, potong seruas jari 2 sdm air asam 1 bh mentimun, buang isinya, potong dadu gula dan garam secukupnya Cara membuat : Bersihkan ikan, lumuri dengan garam dan air jeruk, diamkan 10 menit goreng sampai agak kering Tumis semua bumbu jadi satu sampai harum, tambahkan gula dan garam air asam dan mentimun aduk sebentar Masukkan ikan tambahkan air, tunggu sampai air menyusut, angkat sajikan Bisa dibeli di: Selera Kuring Jl. HOS. Cokroaminoto 174, Jogja
Klappertaart - dessert lezat khas Sulawesi Utara yang konon dulu diciptakan oleh para Noni Belanda yang menetap di sana, menjadikan rasa makanan ini berbeda. Keunikannya terletak pada perpaduan cita rasa Barat dan Asia. Klappertaart dibuat dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya. Tetapi ada juga cara memasak yang tidak panggang. Ini akan menghasilkan tekstur yang begitu lembut, seperti memakan custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Kue ini paling nikmat bila disantap dalam keadaan dingin jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar pendingin. Klappertaart termasuk kue yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Ada pengusaha klappertaart yang mencari campuran adonan yang lebih rendah jumlah kandungan kalorinya. Beberapa jenis klappertart men...
Bahan 1/2 ekor ayam kampung ½ butir jeruk nipis, ambil airnya 1 sdt garam 3 sdm minyak untuk menumis Haluskan 4 butir bawang merah 3 siung bawang putih 5 butir kemiri 1 ½ sdt garam 1 serai, ,memarkan 5 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya, iris-iris 600 ml air 5 cm kunyit, beri sedikit air, peras 3 butir kentang, potong-potong 1 sdt gula pasir 250ml santan kental 3 tangkai daun kemangi, ambil daunnya 1 sdm bawang goreng untuk taburan Cara Membuat: Potong ayam menjadi enam bagian. Lumuri ayam dengan air jeruk dan garam. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai , dan daun jeruk sampai harum dan matang. Masukkan ayam, aduk sampai berubah bwarna. Beri air dan air perasan kunyit. Masak sampai mendidih. Tambahkan kentang, gula pasir, dan sa...