guru
19 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
jereh bu guru
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Banten

Lagu jereh bu guru adalah lagi khas serang banten yang dibuat boleh Bapak Aliman, guru seni di SMAN 2 Kota Serang. Lagu ini dibuat agar masyarakat serang selalu mengingat wejangan guru. Selain itu lagu ini sering dinyanyikan di setiap kegiatan bahkan perlombaan seni di tingkat SMA di provinsi Banten.

avatar
Nendenpuputri
Gambar Entri
Jereh Bu Guru
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Banten

JEREH BU GURU ( A.Syahri Aliman)   Jereh bu guru, Dadi bocah kudu nurut  ning wong tue, Jereh bu guru, Dadi bocah kudu gelem akeh belajar,   Supaye engko dadi wong soleh, Sing akeh ilmune, Supaye engko dadi menuse,  Sing akeh gunane.   Jereh bu guru, Dadi bocah kudu ngebantu wong tue, Jereh bu guru, Dadi bocah kudu belajar agame,     Terjemah   Kata bu Guru Jadi anak harus taat kepada orang tua Kata bu Guru Jadi anak harus mau banyak belajar   Supaya nanti jadi orang  sholeh Yang banyak ilmunya Supaya nanti jadi manusia Yang banyak gunanya.   Kata bu Guru Jadi anak harus membantu orang tua Kata bu Guru Jadi anak harus belajar ilmu agama

avatar
Aulya Uswatun Hasanah
Gambar Entri
Masjid Agung Banten, Masjid Paling Bersejarah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Masjid Agung Banten, Masjid Paling Bersejarah Masjid Agung Banten termasuk salah satu masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah . Masjid Agung Banten terletak di Kecamatan Kasemen, daerah Banten Lama atau tepatnya 10 km arah utara dari Kota Serang yang dibangun antara tahun 1552-1570 saat Sultan Maulana Hasanuddin memerintah. Bangunan masjid ini memadukan unsur Jawa Kuno dan Tiongkok yang dapat terlihat dari serambi yang lapang dan atap yang bertingkat dengan atap masjid menyerupai tumpeng. Setiap hari masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak dari Banten dan Jawa Barat saja, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa . Masjid ini masuk dalam kategori bangunan cagar budaya yang dilindungi. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama dari Kesultanan Banten . Ia adalah putra pertama dari Sunan Gunung Jati . Namun, terdapat dua versi yang menceritakan siapa arsitektur p...

avatar
Muthi Ashriyanti Tarya
Gambar Entri
Jereh Bu Guru
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Banten

"Jereh Bu Guru" atau yang artinya (kata bu guru) merupakan sebuah lagu yang berasal daerah Banten, lagu yang di ciptakan oleh  A.Syahri Aliman  berisi muatan nilai moral yang sangat baik. Dimana seorang anak atau siswa yang dinasehati oleh ibu gurunya untuk berprilaku baik dan santun, ini juga merupakan gambaran dari masyarakat Banten yang terkenal dengan nuansa agamisnya.     Disaat masyarakat Banten sepi dengan alunan musik dengan bahasa asli Banten, "Jereh Bu Guru" menjadi penghilang dahaga atas kurangnya lagu asli daerah Banten. Lagu "Jereh Bu Guru" dapat dikatakan fenomenal karena dapat dengan mudah diterima oleh telinga masyarakat Banten, apalagi dengan nilai moral dari lagu tersebu t.      A.Syahri Aliman  yang juga salah satu guru seni di SMAN 2 kota Serang ini dapat di katakan musisi yang sangat menjunjung tinggi bahasa asli Banten, yang membuat karya-karya ciptaannya dapat dengan mudah di terima oleh Wong B...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sultan Maulana Hassanudin
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Sultan Hasanudin Banten atau yang bernama lengkap Sultan Maulana Hasanuddin memiliki peran penting menyebarkan agama Islam di Banten. Ia pendiri kesultanan Banten, sekaligus menjadi penguasa pertama kerajaan islam di  Banten . Sultan Hasanudin adalah putra kedua dari Nyi Kawunganten, putri dari Prabu Surasowan yang saat itu menjabat sebagai bupati Banten dan Syaikh Syarif Hidayatullah atau yang dikenal dengan sebutan sunan gunung jati, salah satu dari walisongo. Sejak kecil Sultan Hasanudin telah diberi gelar Pangeran Sabakingking atau Seda Kikin oleh kakeknya, Prabu Surasowan. Begitu sang prabu wafat, kedudukannya diwariskan pada putranya yang bernama Arya Surajaya atau Prabu Pucuk Umun yang kemudian memerintah di wilayah Banten Girang, di bawah kekuasaan kerajaan Pajajaran. Pada masa itu agama yang diakui secara resmi masihlah hindu. Sementara itu, Sunan Gunung Jati kembali ke Cirebon untuk menduduki posisi bupati Cirebon menggantikan pangeran Cakra...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Pangeran Ande Gelang dan Putri Cadasari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Pangeran Cunihin teman seperguruan Pande Gelang mengubah Pangeran Pande Gelang menjadi seorang tua karena ingin merebut kekasih Pangeran Pande Gelang yang bernama Putri Cadasari. Mampukah Pangeran Pande Gelang merebut kembali kesaktiannya dari Pangeran Cunihin? Ikuti kisahnya dalam cerita  Pangeran Pande Gelang dan Putri  Cadasari berikut ini! * * * Alkisah, di daerah Banten, ada seorang putri raja bernama Putri Arum. Wajahnya cantik nan rupawan. Kulit dan hatinya lembut selembut sutra. Tidak mengherankan jika banyak pangeran yang ingin menjadikannya sebagai permaisuri. Dari sekian banyak pangeran, tersebutlah dua orang pangeran yang ingin menjalin kasih dengan sang putri. Kedua pangeran tersebut adalah Pangeran Sae Bagus Lana dan Pangeran Cunihin. Mereka teman seperguruan, namun memiliki sifat yang berbeda. Sesuai dengan nama mereka, kata  Sae Bagus Lana  dalam bahasa Sunda berarti laki-laki yang baik hati, sedangkan  Cunihin  berarti laki-laki...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Jareh Bu Guru
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Banten

Jereh bu guru, Dadi bocah kudu nurut  ning wong tue, Jereh bu guru, Dadi bocah kudu gelema akeh belajar, Supaye engko dadi wong soleh, Sing akeh ilmune, Supaye engko dadi menuse, Sing akeh gunane. Jereh bu guru, Dadi bocah kudu ngebantu wong tue, Jereh bu guru, Dadi bocah kudu belajar agame, Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-banten.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
KISAH SULTAN MAULANA HASANUDDIN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

MAULANA HASANUDDIN  merupakan seorang pendiri Kesultanan Banten. Ia juga bergelar  PANGERAN SABAKINGKIN  dan berkuasa di Banten dalam rentang waktu 1552 - 1570. SULTAN MAULANA HASANUDDIN berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Banten. Ia mendirikan Kesultanan Banten sekaligus menjadi penguasa pertama di kerajaan Islam tersebut. BERDASARKAN SEJARAH BANTEN, MAULANA HASANUDDIN MERUPAKAN SALAH SEORANG PUTERA DARI SUNAN GUNUNG JATI. Bersama Kerajaan Demak, Ia turut serta dalam penaklukan Pelabuhan Kelapa sekitar tahun 1527 yang waktu itu masih merupakan pelabuhan utama dari Kerajaan Sunda. Kemudian melanjutkan perluasan kekuasaan ke daerah penghasil lada di Lampung. Ia mendirikan benteng pertahanan yang dinamakan Surosowan dan kemudian menjadi pusat pemerintahan, setelah Banten menjadi kerajaan sendiri.     Seorang tokoh penyebar agama Islam di Banten bernama HASANUDDIN dengan gelar PANGERAN SABAKINGKIN atau S...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Keindahan Arsitektur Masjid Raya Al A'zhom Kota Tangerang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Dibangun di atas lahan seluas 2,25 hektare dengan luas bangunan 5.775 meter persegi serta lahan parkir 14.000 meter persegi menjadikan masjid dengan gaya arsitektur timur tengah ini adalah masjid terbesar yang ada di Kota Tangerang. Adapun masjid dengan warna dominan biru langit ini mampu menampung jamaah sebanyak 15.000 orang.   Pada monumen peresmian yang berdiri di halaman depan masjid tertera bahwa peletakan batu pertama pembangunan masjid dilakukan pada 7 Juli 1997 oleh Walikota Tangerang saat itu yaitu H Djakaria Machmud dengan Ketua Panitia Pembangunannya HMA Thahiruddin.   Pembangunan pun selesai pada 28 Pebruari 2003 dan diresmikan oleh Menteri Agama RI saat itu yaitu Said Agil Husin Al Munawar. Sementara seremonial peresmiannya juga dilakukan pada 23 April 2003 oleh Walikota Tangerang saat itu H Moch Thamrin.   Dituturkan Asrofi H Yusuf, Petugas Bagian Administrasi dan Perijinan Masjid Raya Al A'zhom, bahwa masjid berkubah besar i...

avatar
OSKM18_16018027_Fadilla Rizalul Yahya