Buku
22 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Prere
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

  Alat bunyi-bunyian ini terbuat dari seruas bambu kecil sekecil pensil yang panjangnya kira-kira 15 cm. Buku ruas bagian bawah dibiarkan tertutup, tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup. Buku ruas bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiupan mulut dari tabung bambu bagian atas, sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terompet yang berfungsi memperbesar suaranya.     

avatar
Sniffer
Gambar Entri
Analisis Prospek Potensi Ekowisata DI Kota Kupang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Nusa Tenggara Timur

Kepada Yang Terhormat, selamat malam Admin, ini adalah KArya Tulis saya yang akan saya promosikan jika saya terpilih sebagai salah satu peserta dalam Elemen Budaya ini. semoga bermanfaat atas tulisanku ini. salam hormatku, Jhon_Lebu   Analisis Prospek Potensi Ekowisata Di Kota Kupang   BAB I PENDAHULUAN     Latar Belakang Perkembangan pariwisata di dunia semakin pesat. Begitu pula yang terjadi di Indonesia. Hal ini diikuti dengan perkembangan pariwisata secara lokal. Namun apabila berbicara mengenai dunia kepariwisataan yang terbesit dalam benak adalah banyaknya perputaran uang yang mengalir ke dalam setiap individu yang mengupayakan pariwisata. Untuk mencapai hasil yang maksimal maka negara Indonesia sebagai negara produsen paket-paket wisata, haruslah mampu mensejajarkan kualitas produk wisatanya dengan standarisasi kepariwisataan dunia. Dengan ditetapkannya Undang-Undang Otonomi Daerah, yang ban...

avatar
Jhon_lebu
Gambar Entri
Prere
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Alat bunyi-bunyian ini terbuat dari seruas bambu kecil sekecil pensil yang panjangnya kira-kira 15 cm. Buku ruas bagian bawah dibiarkan tertutup, tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup. Buku ruas bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiupan mulut dari tabung bambu bagian atas, sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terompet yang berfungsi memperbesar suaranya.Alat musik ini selain digunakan untuk hiburan pribadi, juga digunakan untuk mengiringi musik gong gendang pada permainan penak silat rakyat setempat. Nada-nada yang dihasilkan adalah do dan re, sehingga nama alat ini.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Masjid At-Taqwa Lerabaeng
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Timur

Masjid At-Taqwa Lerabaeng terletak di Desa Wakopsir, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelah utara dengan bukit, sebelah selatan selat Ombay, sebelah barat merupakan perkebunan penduduk, dan sebelah timur berbatasan dengan sungai Erbah. Deskripsi Bangunan Masjid At-Taqwa Lerabaeng dibangun di atas bukit dan berbentuk bangunan panggung (berkolong) tanpa paku atau pasak, tetapi diikat dengan tali rotan. Di atas pondasi semen hjberdiri tiang-tiang penyangga bangunan dari kayu merah berjumlah 16 tiang. Serambi masjid terletak di bagian depan ruang utama, dari ruang serambi kemudian masuk ke ruang utama melalui pintu yang terdapat pada dinding timur. Pada puncak dinding ruang dalam terdapat kayu nitas berukir sulur-sulur dan dipakai sebagai tempat menyimpan al-Qur’an dan kitab-kitab lain serta peralatan keperluan masjid. Di tengah ruangan utama terdapat empat tiang soko guru berbentuk empat persegi dan mengecil pada bagi...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Usul Nama Kota Ende
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Kota Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia yang dikenal saat ini memiliki rekam jejak dan sejarah yang panjang. Dalam buku sejarah Kota Ende yang ditulis F.X Soenaryo, dkk di halaman 29 menyebutkan bahwa kata Ende diperkirakan berasal dari kata cindai. Dalam kamus disebutkan cindai adalah nama kain sutera yang berbunga-bunga. Pendapat lain mengatakan kemungkinan Ende berasal dari kata Cinde, yaitu nama sejenis ular sawa. Sawa adalah ular yang agak besar (pyton) di antaranya Sawa Rendem, Sawa Batu dan Sawa Cindai. Jadi ular Sawa Cindai ialah ular yang kulitnya berbunga bunga seperti warna cndai. Menurut cerita yang ada di daerah Kota Jogo, Kinde dan Wewa Ria yaitu wilayah Mautenda di sana banyak ular sawa yang disebut Sawa Lero atau Python reticulatus. Ular ini disamakan dengan Sawa Cindai. Jadi pada awalnya penduduk setempat hanya mengenal Sawa Lero, kemudian orang-orang Melayu dan pendatang dari Goa, Makassar, Bajo, Bima menyebut Sawa Cindai sesuai dengan n...

avatar
Novan
Gambar Entri
Tufi - Flores - NTT
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Bahan: Daging sapi yang masih muda 1 kg Bumbu-bumbu: Serai 1 batang Bawang merah 10 buah Lombok rawit 15 biji Garam 1 sdm Cara membuatnya: Bumbu ditumbuk sedikit halus. Daging dipotong-potong kecil, dicuci, lalu dicampur dengan bumbu. Campuran ini dibakar sampai matang. Keterangan: Cara membakarnya sebagai berikut: Dipilih beberapa butir batu kali sebesar bola pingpong. Batu ini dibakar sampai menajdi merah, kemudian dimasukkan ketengah-tengah campuran daging. Semuanya dimasukkan dalam bambu atau dibungkus daun lontar atau pelepah pisang yang basar. Setelah diikat erat-erat, dipanggang diatas bara. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 755

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Asal Usul Keluarga Lamagoni
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

PATER PAUL ARDNT SVD dalam buku 'Demon dan Paji' mencatat penuturan sejarah tanah ekan (dunia) dan lewotanah (kampung halaman) sejumlah wilayah adat Lamaholot. Satu hal yang dicatat adalah tentang Lagadoni. Sebagian wilayah adat Lamaholot mengaitkan nama itu dengan Lera Wulan (matahari-bulan: Tuhan di langit). Lagadoni adalah nama lain dari Lera Wulan itu sendiri. Karena itu, Hasan Lewotan, salah seorang petutur sejarah yang mengaku keturunan Lagadoni dari Ile Napo Solor, mengatakan, kehadiran Lagadoni mendahului tanah ekan. Dia datang sebelum bumi ini ada. Hasan Lewotan mengaku mendapat penuturan itu dari nuren-nedang (mimpi). Saat tanah tawa ekan gere (dunia menjadi) yang terjadi bersamaan dengan buta mete-walang mara (air bah mengering), Lagadoni hadir dan bermukim di Ile Napo. Kepercayaan ini dikuatkan dengan ungkapan: Raya Lagadoni Tuan Doni Dua Dayong, tobo rae Napo ebang, pae rae Napo baring. Di sanalah dia memperisteri perempuan ile jadi, Ema Peni Utan Lolon, Lolon Lepan...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Sunding Tongkeng
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Sunding Tongkeng merupakan  alat musik tradisional yang ditiup  yang asalnya dari NTT. Bentuk Sunding Tongkeng sangat berpengaruh dengan cara memainkannya, bentuk dari Sunding Tongkeng ini “berbuku-buku” dan pada salah satu ujung ruasnya dibiarkan saja. Ukuran dari ruas bambu dan juga buku memiliki panjang hingga 30 cm.     Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-yang-ditiup/

avatar
Oase
Gambar Entri
Thobo
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Thobo adalah alat musik tumbuk yang asalnya dari Kab. Ngada. Thobo dibuat dari bambu yang berbuku-buku, di bagian bawahnya dibiarkan saja sedangkan di atasnya dilubangi. Cara menggunakannya ditumbuk ke lantai/tanah. Thobo kegunaannya untuk mengiringi masuk Foy Doa.     Sumber: https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-ntt/  

avatar
Oase