Deskripsi : Tari Boranan adalah peraih Juara Pertama di Tingkat Nasional Tahun 2007 dalam acara Pasrade Tari Nusantara, Tari Boranan adalah kesenian syang paling sering ditampilkan pada event-event penting di Kabupaten Lamongan. Kontributor Youtube : kpdelmg
Majapahit adalah kekuasaan maritim yang berlokasi di Jawa Timur dan diduga pernah menjadi satu dari kerajaan terbesar di kawasan Nusantara oleh teritorialnya yang meliputi kawasan Indonesia dari abad ke-13 hingga abad ke-16. I. Kawasan Kawasan Majapahit terbagi dalam dua kelompok: - Bhumi Majapahit: ibukota Majapahit. - Provinsi pusat: daerah administratif yang diatur keluarga kerajaan. Pada awal abad ke-14, Majapahit memiliki 11 provinsi pusat, yaitu Daha, Wengker, Matahun, Lasem, Pajang, Paguhan, Kahuripan, Singasari, Mataram, Wirabumi dan Pawanuhan. - Provinsi Mancanegara: kawasan luar Majapahit yang berlokasi di luar pulau Jawa. Kawasan ini memiliki pemerintahan sendiri dengan supervisi dari ketentaraan Majapahit. Secara umum, provinsi Mancanegara terdiri dari dua kawasan, yaitu Melay peninsula dan Sumatera, Tanjung Negara, Tumasik dan kawasan di timur pulau Jawa, yaitu Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Irian. II. Birokrasi pemerintahan Sistem pemerinta...
Tari BORAN (Sego Boran) adalah penggambaran suasana kehidupan para penjual Nasi Boran di Kabupaten Lamongan dalam menjajakan dagangannya dan berinteraksi dengan pembeli. Kesabaran, gairah, dan semangat serta ketangguhan adalah smangat mereka dalam menghadapi ketatnya persaingan dan beratnya tantangan hidup untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Iwak kutuk, sambel, sili, plethuk, peyek, gimbal, empuk adalah ciri khasku, Nasi Boran khas Lamongan. Tari Boranan adalah peraih Juara Pertama di Tingkat Nasional Tahun 2007 dalam acara Parade Tari Nusantara, Tari Boranan adalah kesenian yang paling sering ditampilkan pada event-event penting di Kabupaten Lamongan. Saat Peresmian Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) tanggal 29 Mei 2008 oleh bupati Lamongan H. Masfuk SH. Tari Boranan mendapat kehormatan sebagai pembuka acara tersebut.
Penyebaran agama Islam sejak puluhan abad silam ke negeri kita tidak melulu membawa kepercayaan, ritual dan amalan keagamaan, melainkan pula memberi jiwa, corak dan warna pada kebudayaan bangsa kita. Tatkala Islam berkembang di tanah air, ia sedari awal tidak serta merta secara apriori menolak kebudayaan lokal masyarakat yang telah berkembang sebelumnya. Karenanya kehidupan umat Islam dimanapun senantiasa mengandung aspek globalitas dan aspek lokalitas sekaligus. Apabila kita cermati, para penyebar agama Islam di negeri ini dalam rentang sejarah perkembangannya memiliki kearifan luar biasa. Mereka mempunyai kesadaran budaya yang sangat tinggi. Budaya dan adat istiadat masyarakat setempat yang mereka temui tidak begitu saja ditentang dan dibuang. Bahkan mereka mampu mendorong terjadinya akulturasi budaya yang melahirkan kebudayaan rakyat (Indonesia) bernafaskan Islam yang khas. Kekhasan itu akan nampak pada keragaman ekspresi budaya dalam bentuk tradisi-tradisi masyarakat yang tela...
Banyuwangi adalah juga kota santri. Untuk menjaga jiwa seni anak-anak didik tidak hilang, namun busananya disesuaikan dengan aturan Islam, yaitu menutup aurat. Gerakan tari ini disesuaikan dengan ajaran islam, seperti sholat, wudhu, dan sebagainya. Tarian ini menggunakan bahasa daerah osing, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Ilahi. Warna yang digunakan adalah merah muda dan hijau daun, karena merupakan ciri khas Banyuwangi. Pakaian ini dipentasikan di pagelaran Segara Gunung di Candi Borobudur tanggal 26 April 2012, oleh kontingen jambore pendidikan seni nusantara dari Jawa Timur.
Sate madura adalah sate yang berasal dari pulau jawa tepatnya di daerah jawa timur, selain rasanya yang khas bumbu-bumbu resepnya pun sungguh menarik perhatian sampai ke mancanegara. Sate atau terkadang di sebut satay atau satai merupakan makanan yang sangat mudah untuk di buat, karena hanya memanggang daging ayam atau kambing menggunakan arang dan ditusuk dengan tusuk bambu lalu mengolesi daging tersebut dengan kecap. Sate yang sudah matang akan nikmat sekali bila di bumbui dengan bumbu kacang dan juga Lontong. Rasanya pasti akan mantap maka dari itu kami membuat ini agar pembaca tahu bukan hanya dari segi resepnya saja, tapi juga sejarahnya. DEFINISI Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan b...
PengantarBanyuwangi adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Di sana ada sebuah etnik yang bernama Using[1]. Di kalangan mereka, khususnya yang berdiam di Dusun Krajan, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, ada sebuah upacara tradisional yang sangat erat kaitannya dengan bidang pertanian yang disebut sebagai "Kebo-keboan". Maksud diadakannya upacara itu adalah untuk meminta kesuburan tanah, panen melimpah, serta terhindar dari malapetaka baik yang akan menimpa tanaman maupun manusia yang mengerjakannya. Sejak kapan upacara kebo-keboan diadakan? Sampai kini belum ada yang mengetahuinya secara pasti. Namun, menurut cerita yang berkembang secara turun-temurun di kalangan masyarakat Krajan, kisah dibalik adanya upacara kebo-keboan tersebut berawal ketika Dusun Krajan mengalami pagebluk, yaitu timbulnya berbagai macam hama penyakit yang menyebabkan kematian tanaman pertanian. Untuk mengatasi bencana tersebut, salah seorang tokoh masyarakat setempat ya...
Bahan 500 gram daging sapi has dalam 3 sdm minyak untuk olesan 3 sdm minyak untuk menumis Haluskan 7 butir bawang merah 6 siung bawang putih 3 buah cabai merah keriting 1 sdm ketumbar, sangrai 1/3 sdt jintan 4 butir kemiri 2 sdt garam 2 batang serai, memarkan 4 lembar daun jeruk purut 1 lembar daun salam 3 cm lengkuas, memarkan 600 ml santan dari ½ butir kelapa Cara membuat potong daging menurut selera, lalu aduk bersama tiga sendok makan minyak. Panggang/bakar di atas bara sampai beraroma. Angkat dan sisihkan. panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas sampai harum dan matang. Masukkan daging sapi dan santan. Aduk dan masak dengan api kecil sampai daging empuk dan santan terserap habis. angkat. Panggang/bakar daging kembali di atas bara kecil. Untuk 4 orang ...
Berbicara tentang pakaian adat pengantin Osing Banyuwangi, cukup menarik. Apabila kenyataan tertumpu pada kenyataan yang sekarang. Tidak jauh berbeda dengan masyarakat lain, kendatipun sebagian besar masyarakat Osing berdomisili di daerah pedesaan, tetapi karena letak desa - desa yang banyak dihuni masyarakat Osing di daerah banyuwangi ini tidak terlalu jauh dari kota Banyuwangi, maka pengaruh modernisasi, utamanya yang berhubungan dengan adat perkimpoian dan pakaian pengantinnya telah masuk pula ke pedesaan. Gejala yang terlihat adalah adanya kecenderungan pengantin gaya Solo atau Yogyakarta. Keinginan ini tidak terlalu sulit diwujudkan karena banyak juru paes pengantin yang siap dengan pakaian tersebut. Bila diperhatikan dengan seksama, bagian - bagian dari pakaian pengantin tradisional masyarakat Osing Banyuwangi menunjukkan adanya campuran antara pakaian pengantin Jawa, pakaian tradisional Madura, Bali dan luarJawa. Pengantin pria memakai kuluk seperti kuluk yang dipaka...