1.686 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batu Batikam
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Barat

Batu Batikam merupakan salah satu peninggalan sejarah yang terdapat di Jorong Dusun Tuo, Nagari Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Batu ini cukup unik karena merupakan batu yang terdapat tusukan di salah satu bagiannya. Tusukan atau lubang tersebut dapat dilihat langsung oleh para pengunjung. Menurut sejarah dari para warga sekitar, tusukan tersebut merupakan tusuka keris milik Datuak Parpatiah Nan Sabatang yang kala itu sedang bermusyawarah dengan para pemimpin untuk mencapai kedamaian. Diceritakan bahwa kala itu adanya perbedaan membuat duo datuak yaitu Datuak Parpatiah Nan Sabatang dan Datuak Katumanggungan bertikai hebat. Agar menghindari kekerasan maka Datuak Parpatiah Nan Sabatang menusuk batu tersebut untuk melampiaskan emosinya. Batu Batikam juga berfungsi sebagai tempat bermusyawarah antar suku. Batu Batikam juga menjadi salah satu bukti bahwa pada zaman Neolitikum kerajaan Minangkabau sudah berkembang. Susunan batu disekitar Batu Batikam mir...

avatar
OSKM18_16718052_kahfi Muhammad Kahfi
Gambar Entri
Istilah Dimasyarakat Batak yang Lenyap Seiring Zaman
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Dengan seiring majunya zaman. Di era modern ini banyak istilah-istilah yang hilang ditelan derasnya arus kemajuan.

avatar
Oskm_16418266_gabriel
Gambar Entri
Prasasti Plumpungan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

PRASASTI PLUMPUNGAN Prasasti Plumpungan (juga disebut Prasasti Hampran) adalah prasasti yang tertulis dalam batu besar berjenis andesit berukuran panjang 170 cm, lebar 160 cm dengan garis lingkar 5 meter. Prasasti ini ditemukan di Desa Beringin, Dukuh Plumpungan, Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Prasasti Plumpungan sudah berumur kurang lebih 1268 tahun, sebab angka tahun pembuatan prasasti ini adalah tahun 750 Masehi. Prasasti ini dipercaya sebagai asal mula kota Salatiga. Sejarah Singkat Prasasti Plumpungan Prasasti Plumpungan diperkirakan dibuat pada hari Jumat tanggal 24 Juli tahun 750 Masehi. Naskah tersebut ditulis oleh seorang citraleka (sekarang dapat disebut sebagai penulis, penggarap naskah atau pujangga) yang dibantu oleh sejumlah pendeta (resi) dan ditulis dalam Bahasa Jawa Kuno dan Bahasa Sansekerta. Prasasti Plumpungan berisi ketetapan hukum tetang status tanah perdikan atau swatantra bagi suatu daerah yang dahu...

avatar
OSKM18_19718266_Chrisatya Ruth Almira Beata Aditanti
Gambar Entri
Tugu Pemakaman di Tano Batak
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Tugu di Tano Batak. Tano adalah tanah dalam bahasa batak. Jika kalian sering pulang kampung atau pernah ke Tanah Batak, pasti kalian pernah melihat bangunan-bangunan seperti rumah tetapi terlalu kecil untuk ditinggali. Ya itu namanya tugu atau tambak. Tugu ada bangunan pemakaman yang megah seperti rumah mewah. Masyarakat Batak membangun tugu untuk menghormati leluhurnya. Tugu pemakaman yang dibangun oleh sanak saudaranya akan menjadi identitas keluarga besar. Dengan kata lain semakin megah bangunan pemakaman maka semakin tinggi derajat keluarga. Tugu adalah bangunan sakral, keluarga harus menjaga mati-matian bila kuburan nenek moyang mereka diganggu atau dirusak. Saya bertanya kepada Opung Boru atau nenek saya tentang tugu. Dan ia menjelaskan kepada saya, menurut sepengetahuan dia yang sudah diketahui khalayak batak asli, bahwa tugu atau bangunan pemakaman, pertama kali ada di Balige, dan Balige adalah kampung Opung Doli saya atau kakek saya. Saya memilih Tugu Pemakaman...

avatar
OSKM_16418045_Caroline Lianti Anastasya
Gambar Entri
Candi Muara Takus
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Riau

Candi Muara Takus merupakan salah satu candi peninggalan dari salah satu Kerajaan Buddha terbesar yang ada di Indonesia yaitu Kerajaan Sriwijaya. Candi Muara Takus terletak di Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. 

avatar
OSKM_16918143_Wahyu Syafri Ramadhan
Gambar Entri
Prasasti Bibrik
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Prasasti Bibrik merupakan prasasti yang ada di Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Prasasti ini dinamakan Prasasti Bibrik karena ditemukan di Desa Bibrik dengan penamaannya yang bersifat sementara. Prasasti Bibrik bertuliskan huruf Jawa Kuno (bhi mukha) yang telah rusak hurufnya dan dalam keadaan yang terbengkalai. Berdasarkan keterangan penduduk setempat, pernah ada beberapa orang yang datang meneliti sebelumnya, namun hasil yang diperoleh tidak jelas. Menurut data dari Pemerintah Kabupaten Madiun, Prasasti Bibrik terbuat dari batu calsio andesit. Prasasti Madiun memiliki lebar 80 cm, tebal 20 cm, dan tinggi 120 cm. Berdasarkan umur batuan, diduga Prasasti Bibrik dibuat pada tahun-tahun akhir abad XV dan awal abad XVI pada masa keruntuhan Kerajaan Majapahit. Prasasti pada era Kerajaan Majapahit digunakan sebagai pernyataan tentang kuasa Majapahit atas suatu daerah. Maka dari itu, Prasasti Madiun diduga merupakan pernyataan bahwa Madiun dulunya merupakan daerah k...

avatar
OSKMITB18_16518367_Amilla Puspaduhita
Gambar Entri
Asal Usul Wawacan Sunda
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Wawacan Sunda adalah salah satu karya sastra Sunda yang menggunakan patokan pupuh. Berbeda dengan guguritan yang hanya terdiri dari satu pupuh, wawacan terdiri dari banyak pupuh dan manceritakan suatu kisah. Wawacan dinyanyikan (beluk) sebagai hiburan dan di dalam ritual-ritual, seperti selamatan dan menolak bala.   Perkembangan wawacan sangat dipengaruhi oleh sastra Jawa. Sekitar abad ke-19, Kerajaan Mataram Islam menguasai daerah Sunda. Hal ini menyebabkan terjadinya pertukaran budaya antara budaya Sunda dan budaya Jawa. Bupati di daerah Sunda banyak berkunjung ke Kerajaan Mataram dan mereka pulang membawa budaya-budaya Jawa, termasuk di antaranya wawacan.    Pada mulanya wawacan masih dalam Bahasa Jawa, kemudian perlahan-lahan diterjemahkan ke dalam Bahasa Sunda. Pada akhirnya masyarakat Sunda bisa membuat wawacan sendiri dari cerita-cerita dongeng, hikayat, dan babad.    Wawacan juga dimanfaatkan oleh para ulama pada masa itu seba...

avatar
Oskm18_16518230_mnaufal
Gambar Entri
Bahasa Gaul dari Kota Apel
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

           Malang terbagi menjadi dua wilayah yaitu kabupaten dan kota madya. Malang terletak di dataran tinggi yang berada di provinsi Jawa Timur. Ia dikelilingi berbagai pegunungan sehingga membuat udara disana sangat sejuk dan cocok dijadikan destinasi wisata turis lokal. Kini banyak investor yang membangun bisnisnya di kota ini, mulai dari tempat wisata hingga kuliner. Inilah yang semakin membuat para wisatawan tertarik berkunjung ke kota ini.             Bagi orang orang yang baru pertama kali berkunjung di kota apel alias kota Malang. Mungkin mereka akan sangat kebingungan dengan bahasa yang didengarnya. Karena memang bahasa yang digunakan hanya ada di kota Malang dan tentu saja yang memahaminya hanya penduduk asli Malang.             Bahasa apakah itu? Tak lain adalah “ basa walikan ” atau bahasa ke...

avatar
OSKM18_16118061_NABILA INDAR
Gambar Entri
Sengkalan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sengkalan adalah angka tahun yang ditulis dengan menggunakan kata-kata yang memiliki karakter tertentu. Kata-kata tersebut biasanya disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah frasa atau kalimat. Adapun sengkalan yang tidak menggunakan tulisan, tetapi diwujudkan dalam wujud gambar disebut dengan sengkalan memet . Beberapa karakter atau kata yang digunakan dalam penulisan sengkalan menurut angkanya adalah sebagai berikut: 1 : kata “ siji ” dan sinonimnya, sesuatu yang berjumlah satu ( surya, Gusti, nabi , dsb), benda bulat ( Bumi , dsb), manusia, dan benda yang berjumlah satu 2 : kata “ loro ” dan sinonimnya serta semua yang berpasangan ( asta, karna, netra, dsb) 3 : kata “ telu ” dan sinonimnya, api, dan cahaya 4 : kata “ papat ” dan sinonimnya, air, dan kata-kata yang artinya membuat 5 : kata “ lima ” dan sinonimnya, angin, senjata, dan raksasa 6 : kata “ nem ” dan sinonimnya...

avatar
OSKM18_16518203_Raditya Adhidarma Nugraha