Dangke adalah makanan tradisional yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia. Dangke terbuat dari fermentasi susu kerbau yang diolah secara tradisional. Dangke memiliki tekstur seperti tahu dan memiliki rasa yang mirip dengan keju. Dangke juga terkenal memiliki kandungan protein betakaroten yang cukup tinggi. Dangke dibuat dengan merebus campuran susu kerbau, garam, dan sedikit getah buah pepaya. Hasil rebusan tersebut kemudian disaring, dibuang airnya, dan kemudian dicetak sesuai bentuk yang diinginkan. Dangke dapat langsung disajikan atau diolah lagi menjadi variasi makanan lain seperti dangke bakar dan sejenisnya. Dangke dibuat dengan cara menambahkan getah pepaya pada susu sapi. Getah pepaya mengandung enzim papain yang berfungsi memisahkan protein dengan air Sejarah Dangke menurut kisahnya sudah ada sejak zaman Belanda memerintah di Indonesia. Seorang...
Menurut cerita yang berkembang, roti mantau sebenarnya berasal dari negeri Cina sana, namun menjadi salah satu panganan khas kota Pare-pare. Hal ini dikarenakan dulunya kota Pare-Pare menjadi salah satu tempat transit bagi pedagang-pedagang asal Cina yang berniaga di Sulawesi Selatan. Cara membuat roti mantao sangat sederhana. Jika lazimnya roti, jika dibeli langsung bisa dimakan. Namun mantao harus digoreng terlebih dahulu. Digoreng memakai minyak goreng, bukan minyak bekas. Setelah digoreng, mantao yang awalnya berwarna putih pucat berubah menjadi kecoklatan. Maka mantao pun siap disantap. Rasanya empuk, garing, gurih dan sederhana. Karena mantao hanya memiliki rasa original. RM yang menyediakan: Pangkep 33 Jl. Pluit Permai Raya , No. 31, Pluit, Jakarta 021 6632296 Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2015/06/29/roti-mantao-kuliner-khas-parepare-yang-wajib- dibawa-pulang http://www.sulawesita.com/blog/tau-ga...
Kue Sikaporo merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan. Teksturnya lembut dengan cita rasa manis dan bentuk yang cantik. Kue ini merupakan salah kue wajib untuk hantaran pernikahan masyarakat Bugis. Sikaporo memiliki tekstur yang lembut, Bahan utamanya adalah tepung beras, santan, dan sedikit gula pasir. Sikaporo tidak begitu manis. Rasanya gurih dan nikmat dengan aroma khas pandan yang wangi. Sikaporo adalah doa dan simbolisasi kelembutan juga kesederhanaan yang yang terbina dalam hubungan rumah tangga. Sebab, sikap lembut dan kasih sayang adalah pilar utama keberlangsungan sebuah keluarga dalam keyakinan orang Makassar Penampilannya hampir sama dengan puding, tapi terbuat dari tepung beras, agar-agar, dan telur. Proses pembuatannya juga mudah dan sederhana. Bisa dilihat di bawah ini. Bahan: - 100 gram tepung beras - 300 mililiter santan kental - 5 butir putih telur - 10 butir kuning telur - 300...
Lumpang tidak hanya alat penumbuk yang terbuat dari batu, tetapi ada juga makanan khas indonesia yang bernama Lumpang. Kue ini terbuat dari campuran kue beras dan tepung tapioka. 150 gram tepung tapioka 150 gram tepung beras 800 ml air 250 gram gula pasir 1 sdm air kapur sirih 1 sdm minyak untuk mengoles cetakan CARA MEMBUAT : Olesi cetakan kue talam kecil-kecil dengan minyak, panaskan sebentar Campur tepung dengan air, aduk hingga rata. Tambahkan gula merah dan air kapur sirih. Masukkan adonan ke dalam cetakan kukus hingga matang selama ±15 menit. Sumber : https://www.bacaresepdulu.com/resep-kue-lumpang/
Ayam Budu - Budu merupakan masakan khas Indonesia kota Makassar. Ayam Budu - Budu biasanya menggunakan jenis ayam kampung, bumbu yang digunakan untuk memasak ayam Budu - Budu juga sederhana. ayam Budu - Budu memiliki cita rasa asam karna menggunakan perasan jeruk nipis dan asam jawa. untuk memebuatnya dibutuhkan Bahan sebagai berikut : Bahan - Bahan : 1 ekor ayam kampus ( potong sesuai selera ) 2 buah jeruk Nipis ( Ambil Airnya ) Air secukupnya ( untuk merebus ) 1 sdm Asam jawa 3 cm jahe ( Memahkan ) 1 sdt merica Bubuk 2 Batang daun bawang ( iris halus ) Cara Membuat : Campurkan Potongan Ayam dengan air jeruk nipis aduk rata diamkan selama 15 Menit Cuci ayam sampai Bersih Rebus ayam bersama Asam jawa, jahe, merica bubuk, dan garam ( tutup rapat ) masak Ayam sampai empuk, kemudian masukan irisan daun bawang, aduk sebentar lalu angkat Hidangkan di Piring saji Mudah kan, jangan lupa untuk mencob...
Parede merupakan sajian istimewa dari Palopo, Sulawesi. Parede sangat mirip dengan masakan palumara yang populer di Sulawesi Selatan. Keistimewaan Parede adalah kuah bening berwarna kuning-pucat dengan rasa asam-pedas yang seimbang. Rasa asamnya mempunyai spektrum yang khas karena pemakaian asam patikala dan parutan atau rajangan tipis mangga muda. Asam patikala adalah buah kecombrang atau honje yang selain memberikan rasa asam juga menciptakan aroma yang harum. Parede dari palopo wajib menggunakan asam patikala sebagai syarat mutlak. Bumbu-bumbu lainnya pun minimalis dan keahlian si pemasak menjadi tantangan utama. Apabila tidak tepat cara memasak maupun perbandingan bumbu yang dipakai, maka citarasa akan hambar. Resep membuat Parede Bahan-bahan 1 ekor ikan kakap merah ukuran sedang 1000ml air 10 biji cabe rawit 3 buah tomat 15 biji buah patikala/kecombrang 1 sdm kunyit bubuk Garam secukupnya Penyedap rasa secukupnya C...
Ballo’ atau tuak (arak) merupakan minuman khas dari Sulawesi Selatan. Terdiri dari dua macam rasa: rasa pahit bercampur kecut (yang memabukkan), dan rasa manis (sebagai bahan baku gula merah). Jenisnya juga bermacam – macam, jika yang berasal dari pohon Nipa bernama Ballo’ nipa (inru), jika berasal dari beras yang diragi bernama ballo’ ase, dan jika berasal dari poho tala’ (lontas/siwalan) bernama Ballo’ tala’. Pada zaman dahulu, Ballo’ merupakan minuman pelengkap jika raja mengadakan pesta perjamuan di istananya. Begitupun ketika menghadapi perang, para prajurit kerajaan sengaja menenggak Ballo’ terlebih dahulu, agar di medan perang tidak merasa gentar dan semakin gagah berani menghadapi lawan. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, Ballo’ bukan lagi sekedar sebagai sajian eksklusif kerajaan. Namun sudah mejadi trend tersendiri di kalangan masyarakat luas, tak terkecuali di masyarakat Turatea itu sendiri. Cara...
Saraba adalah minuman tradisional hangat khas makasar. Jika disandingkan dengan minuman lainnya, mungkin minuman ini mirip dengan bandrek atau STMJ. Untuk membuat resep minuman ini, yakni sebagai berikut : 1 ons jahe merah 2 keping gula aren 250 ml susu kental manis putih 1 bungkus krimmer 8 gelas air mineral Tahapan membuatnya : Kupas jahe merah, cuci lalu memarkan hingga pipih Siapkan panci. Masukkan air sebanyak 8 gelas ke dalam panci Masak air dan masukkan gula merah ke dalamnya. Didihkan dan aduk2 hingga gula merah larut Setelah mendidih, matikan api dan tambahkan susu serta krimmer. Saraba sedap siap untuk dinikmati. RM yang menyediakan: Restaurant OLAMITA Jalan Kh. Abdullah Syafei No.51B, Tebet, RT.6/RW.9, Bukit Duri, RT.6/RW.9, Bukit Duri, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820 (021) 22983865 Sumber : htt...
Saraba adalah minuman tradisional hangat khas makasar. Jika disandingkan dengan minuman lainnya, mungkin minuman ini mirip dengan bandrek atau STMJ. Untuk membuat resep minuman ini, yakni sebagai berikut : - 1 ons jahe merah - 2 keping gula aren - 250 ml susu kental manis putih - 1 bungkus krimmer - 8 gelas air mineral Tahapan membuatnya : - Kupas jahe merah, cuci lalu memarkan hingga pipih - Siapkan panci. - Masukkan air sebanyak 8 gelas ke dalam panci - Masak air dan masukkan gula merah ke dalamnya. - Didihkan dan aduk2 hingga gula merah larut - Setelah mendidih, matikan api dan tambahkan susu serta krimmer. - Saraba sedap siap untuk dinikmati. Sumber : https://www.google.co.id/amp/s/resepminuman.wordpress.com/2012/11/19/saraba-khas-makasar/amp/