Kata "Batin" merupakan sebutan bagi penguasa negeri. Peristiwa ini diangkat pada masa kerajaan Keritang di wilayah Kemuning. Selama beberapa dekade secara turun-temurun kerajaan Keritang dipimpin oleh seorang wanita. Dengan berbagai ragam tingkah dan perilaku masyarakat, dari yang mendukung, memuja sampai mengunjingkan serta mencela berbagai macam tingkah laku yang harus dimengerti oleh pemimpin negeri Tari Batin kemuning adalah tarian yang berasal dari Riau. Tarian dapat diperuntukan sebagai tarian jamuan untuk para tamu adat dan tamu kehormatandengan tujuan hiburan serta penghormatan adat Desa Kemuning. Tarian ini dipentaskan dengan gerakan yang lincah dan dinamis serta serempak dan loncatan hingga putaran badan disertai liukan tubuh melalui iringan musik. Instrument dan musik yang mengiringi tarian tersebut merupakan alat-alat musik yang juga berasal dari melayu seperti gendang melayu, marwas atau gedumba, kendang melayu, rebana, gendang kecil dan besar, serunai, gong, simb...
Tarian Profan merupakan tarian batak yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Berbeda dengan tarian-tarian tradisional lainnya yang berupa tarian biasa, Tari Profan ini mengandung tarian lain didalamnya sendiri, memperkokoh keunikan tarian ini sebagai suatu seni. Tarian ini biasa dilakukan pada upacara keagamaan, seperti di Bali, sebagai tarian dalam upacara agama kepercayaan mereka yaitu agama Hindu, dimana pada saat melakukan upacara tersebut ada Tarian Profan ini beserta dengan Tarian Sakral. Oleh sebab itu, tidaklah heran jika kita mendengar beberapa orang yang percaya bahwa Tarian Profan berasal dari Bali. Umumnya Tari Profan ini merupakan pertunjukkan pada waktu karya dan bisa juga berfungsi sebagai seni bebali. Sumber: http://ujiansma.com/tari-profan-suku-batak #OSKMITB2018
Kesenian Ujungan merupakan kesenian adu kekuatan kaki dengan cara dua orang pemain ujungan memegang sebuah bilah rotan sepanjang satu meter yang digunakan untuk menggebuk kaki satu sama lain. Salah satu bagian yang khas dari kesenian Ujungan Betawi adalah tari Uncul. Musik pengiring dari tari Uncul adalah sampyong , yaitu alat musik seperti gambang dalam bentuk sederhana yang terbuat dari bambu atau kayu, dengan tambahan kentungan dan tanduk kerbau. Kostum yang digunakan oleh para penari Uncul dalam kesenian Ujungan tidak ditetapkan. Namun, pada umumnya pemai menggunakan celana pangsi hitam dengan kaus oblong hitam atau bertelanjang dada. Karena berfungsi sebagai rangsangan serta tantangan dalam kesenian Ujungan, gerakan dari tari Uncul berupa pukulan, tangkisan, bahkan gerakan lucu yang digunakan untuk memancing lawan. Namun, hingga saat ini kesenian Tari Uncul Betawi sudah terancam punah bersamaan...
Alang Bamega adalah satu dari sekian tari tradisional dari Sumatera Barat yang belum banyak diketahui orang. Tarian ini di ciptakan oleh Ibu Gusmiati Suid di Padang, Sumatera Barat. Ibu Gusmiati Suid merupakan dosen seni rupa dan tari di Sumatera Barat dan juga merupakan salah satu tokoh bersejarah dalam dunia seni tari kontemporer Indonesia. Alang berarti Elang dan Bamega berarti bermain/terbang diantara awan. Jadi Alang Bamega adalah elang yang bermain/terbang di antara awan. Tarian ini terinspirasi oleh beberapa elang yang terbang bebas di langit biru. Sehingga banyak gerakan dalam tarian ini yang menggunakan gerakan elang yang juga ditambah dengan pencak silat. Musik pengiring tarian ini juga di ciptakan oleh Ibu Gusmiati sendiri. Biasanya penarinya menggunakan kostum seperti pakaian pencak silat yang menggunakan sarung di pinggang. Tarian ini pernah ditampilkan di luar negeri seperti di Belanda dan lainnya. #OSKMITB2018
Tari Orek-Orek merupakan salah satu tari tradisional Indonesia yang berasal dari Ngawi, Jawa Timur. Tarian ini biasanya dilakukan ketika diadakan perhelatan atau acara Pemerintah Daerah. Tari Orek-Orek berisi gerakan-gerakan dinamis yang dilakukan oleh sepasang pemuda-pemudi berjumlah empat sampai sepuluh orang. Tari Orek-orek biasa dilakukan dengan diiringi tabuhan gamelan laras slendro yang cara memukulnya salah satunya adalah dikorek. Paduan suara dari bonang barung, saron penerus, kendang, kempul, gong, keprak/kecrek, serta drumb menghasilkan harmoni yang selaras dengan tarian ini. Menurut beberapa sumber, Tari Orek-Orek menggambarkan sukacita masyarakat setelah lelah bekerja. Di zaman kolonial, rakyat Ngawi dipaksa melakukan kerja rodi dengan membangun jembatan dari Anyer sampai Panarukan. Selain itu, para pemuda dari daerah lain juga ikut andil dalam pekerjaan ini di Ngawi. Selepas bekerja, diadakanlah pertunjukan semacam ludruk dan ketoprak. Saat itu masyarakat d...
Pada tahun 1950an seorang kareografer bernama Raden Tjetjep Somantri menciptakan gerakan Tari Merak. Beliau mengimplentasikan kehidupan burung Merak dalam gerakan tari tersebut. Utamanya tingkah merak jantan yang mengembangkan bulu ekornya ketika ingin memikat merak betina. Gerakan merak jantan tersebut tergambar jelas dalam Tari Merak. Seiring perkembangan jaman, Tari Merak Jawa Barat telah mengalami perubahan dari gerakan asli yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri. Yaitu oleh Dra. Irawati Durban Arjon yang menambahkan beberapa koreografi ke dalam Tari Merak versi asli. Dalam pertunjukannya, biasanya tari merak ditampilkan dengan cara berpasang-pasangan. Masing-masing berperan sebagai burung merak jantan dan burung merak betina. Dengan musik pengiring gending macan ucul, maka penari mulai menggerakan tubuhnya dengan gemulai layaknya tingkah laku burung merak. Gerakan merak yang sangat indah dan mempesona membuat suasana penuh keceriaan dan keistimewaan tersendir...
Tarian Selendang Pemalang merupakan tarian yang berasal dari daerah Pemalang, Jawa Tengah. Tari Selendang Pemalang berasal dari kata selendang yang dalam bahasa pemalang yaitu lendang yaitu kain yang digunakan untuk menari, sedangkan Pemalang adalah kabupaten. Tarian Selendang di ciptakan oleh seniman Kabupaten Pemalang Drs. Koestoro pada tahun 1985, mengingat Kabupaten Pemalang tidak memiliki tarian khas sendiri. Hingga akhirnya, pada 17 September 2012 Tari Selendang Pemalang diresmikan oleh Bupati Pemalang yaitu Bapak Junaedi sebagai tarian khas Kabupaten Pemalang. Ide terbentuknya tarian ini diambil dari sejarah terbentuknya Kabupaten Pemalang yaitu pada saat jaman Kerajaan Majapahit. Sejarah terbentuknya Kabupaten Pemalang menjelaskan bahwa ada beberapa daerah yang datang dan hidup di Kabupaten Pemalang. Tidak hanya menetap di Kabupaten Pemalang, para pendatang juga membawa kesenian-kesenian dari daerahny...
Kebudayaan di Indonesia sangatlah beragam, mulai dari tradisi, makanan, kerajinan, musik, hingga tarian daerah. Keberadaan budaya berhubungan dekat dengan kehidupan masyarakat dikarenakan budaya menjadi pembentuk manusia itu sendiri. Salah satu budaya yang dekat dengan manusia adalah tarian daerah yang sering digunakan sebagai sarana upacara adat dan keagamaan. Di samping itu, tarian daerah juga digunakan sebagai sarana pendidikan, pergaulan, pertunjukkan, dan hiburan. Di Indonesia, tarian-tarian daerah tersebar di berbagai daerah yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Di daerah saya saja, yakni Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur sekiranya terdapat lima tarian daerah, salah satunya adalah Tari Kepis Ronjot. Tarian daerah ini memiliki filosofi di balik gerakan gemulainya, yakni mengenai tokoh utama seorang nelayan perempuan yang tertidur di pesisir pantai. Saat terbangun, dia mulai menari mengikuti alu...
Rigig Bebegig Sukamantri bagi orang yang baru melihat akan merasa takjub karena dalam melakukan tariannya si penari bebegig harus menggunakan topeng yang beratnya sebesar 40kg. Wajah bebegig mirip Buta dalam wayang yang biasanya menggunakanan makuta namun rambutnya dipakaikan injuk yang dipercantik menggunakan daun 'waregu', bubuay dan bunga kertas. Badannya hitam dan bagian belakangnya diberi gantungan bernama kolotok munding. Lalu bagian kakinya dipakaikan gengge. Tarian ini termasuk lucu tetapi ada sedikit unsur magis. Bebegig Sukamantri berasal dari Desa Campakalarang, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Sesepuh Desa Campakalarang berkata kasenian ini termasuk kesenian helaran (maksudnya kesenian ini dilakukan dengan diarak di jalan). Kesenian ini erat kaitanya dengan cerita rakyat Prabu Sampulur. Seorang raja yang gagah berani dan sakti mandraguna. Bebegig sukamatri biasanya disaksikan dalam acara agustusan, pesta ulang tahun kabupaten Ciamis atau dalam acara pagela...