Brobosan yang mempunyai arti menerobos ini dilakukan ketika upacara kematian. Sebelum jenazah di bawa ke kuburan, biasanya para keluarga terdekat melakukan tradisi brobosa. Hal ini dipercaya agar keluarga yang ditinggalkan melupakan kesedihan dan menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang. https://www.shopback.co.id/blog/12-tradisi-unik-yang-hanya-bisa-ditemukan-di-indonesia
Upacara Rambu Solok adalah upacara adat kematian untuk mengantar kerabat yang meninggal. Walaupun hanya sebuah ritual kematian, tapi penyelenggaraannya diadakan layaknya sebuah pesta besar. Hal ini dilakukan, karena masyarakat Toraja percaya bahwa roh kerabat yang meninggal belum benar-benar meninggal sebelum dilengkapi dengan upacara Rambu Solok . http://wowasiknya.com/upacara-rambu-solok/
Sadok Nonga adalah tinju adat yang berasal dari budaya masyarakat desa Bantala. Tradisi ini sedari dulu dilakukan pada masa-masa akhir panen sebagai bentuk syukur terhadap berkat dari hasil panen. Sadok Nonga berasal dari kata Sadok dan Nonga. Dalam bahasa setempat (Lamaholot Dialeg Lewolema) s adok berarti tinju dan n onga berarti bakul tempat menampung padi yang terbuat dari anyaman daun lontar. Penamaan Sadok Nonga ini merujuk pada tindakan meninju yakni Sadok dan media yang digunakan sebagai sasaran meninju yakni Nonga . Kedua kata ini berasal dari bahasa Lamaholot dialeg Lewolema. Nonga atau wadah yang terbuat dari anyaman lontar ini diisi daun jerami yang dibawa oleh para pria disekitar mesbah batu persembahan yang berada di tengah-tengah kebun menuju ke pondok tempat penyimpanan padi. Para pria yang membawakan Nonga ini memanggil pria-pria di seputaran pondok untuk meninju Nonga dengan sekuat tenaga hingga Nonga tersobek. Tradisi ini...
Leon Tenada adalah lomba memanah tradisional yang dilakukan oleh komunitas masyarakat adat Lewolema dalam rangkaian kegiatan Hone Koko atau membangun rumah adat. Tradisi ini biasanya dilakukan sebagai salah satu bentuk syukuran atas terselesainya pembangunan rumah adat. Tradisi Leon Tenada ini masih dipertahankan hingga saat ini, bahkan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dinanti-nanti oleh pria-pria Lewolema saat membangun rumah adat. Dalam festival Nubun Tawa, lomba memanah ini dibawahkan oleh komunitas masyarakat adat desa Painapang. Peralatan yang disediakan dalam lomba memanah tradisional ini adalah busur dan anak panah. Lomba memanah akan dihentikan jika salah satu peserta sudah mengenai obyek sasaran yang terbuat dari batang pohon ‘Padu’. Salah satu jenis pohon yang bergetah putih. sumber : httpsa://voxntt.com/2018/10/06/festival-nubun-tawa-di-flotim-persembahkan-tradisi-sadok-nonga-leon-tenada/35127/
Ritual adat Kaba Tusi adalah prosesi pengukuhan para ketua suku oleh Nai Ina Ama Lasiolat (raja) sebagai pemangku adat tertinggi di wilayah adat Fialaran, Kecamatan Lasiolat, kabupaten Belu, NTT. Kaba Tusi juga menjadi sebuah simbol kewibawaan yang diberikan Nai Ina-Ama Lasiolat . Kaba tusi dimaksudkan untuk memberi kekuatan kepada para ketua suku agar mempunyai wibawa, kuasa, resmi dari raja dalam menjalankan kuasa kepemimpinannya atas suku. Dalam ritual ini, para ketua suku diberi kekuatan atau beran , sehingga dalam menjalankan tugas kepemimpinan mereka dapat bertanggung jawab. Upacara Kaba Tusi dilakukan secara terbuka di hadapan masyarakat adat sehingga semua kalangan tahu bahwa seseorang telah diberi satu kuasa dan mandat untuk memimpin suku. Secara tradisi, Kaba Tusi dikukuhkan langsung oleh raja/Ina Ama Lasiolat atas restu dan berkat para leluhur. Mako’an (Imam adat) juga dilibatkan da...
omunitas masyarakat adat di desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur mempunyai bentuk unik pemberian nama-nama bulan. Tak seperti dalam kalender masehi yang didasarkan pada pengitaran bulan mengelilingi bumi, penyebutan nama-nama bulan ini mempunyai relasi erat dengan aspek sosiokultural masyarakat di desa Lewotala. Adapun keunikan penyebutan dan penggolongan nama-nama bulan ini tersimpan konsep pengetahuan masyarakat lokal di desa Lewotala khususnya konsep pengetahuan dalam dunia pertanian. Berikut nama-nama bulan dalam komunitas masyarakat adat di desa Lewotala. Bulan pertama adalah ‘Wulan Nikat’ atau bulan menanam. Bulan menanam ini ditandai dengan penghantaran benih padi dari lumbung padi desa yang disebut ‘Keba’ menuju ke ladang atau kebun adat ‘Ma Ora’. Proses penghantaran benih padi ini dimulai dengan upacara atau ritual adat yang diiringi dengan nyanyian yang mengisahkan Asal-usul Dewi Padi ‘...
Naifeto Lale’an berasal dari tiga kata yakni Nai, Feto dan Lale’an . Nai berarti yang mulia, Feto artinya bunda dan Lale’an berarti surga. Naifeto Lali’an dapat diartikan Bunda Surgawi. Prosesi ini berupa perarakan patung Bunda Maria Stella Maris mengelilingi wilayah paroki tertua di pulau Timor tersebut. Selain untuk memperkokoh iman dan persaudaraan kristiani, Prosesi Naifeto Lale’an dilangsungkan untuk mengenang sejarah Kekatolikan di wilayah Atapupu. Kala itu para misionaris Jesuit datang ke tanah Atapupu dari arah laut membawa salib, Kitab Suci, Arca Bunda Perawan Maria serta sarana-sarana rohani lainnya. Tahun ini, prosesi Naifeto Lale’an berlangsung sejak 25 Juli hingga 31 Juli 2018 dimana terdapat dua rute perarakan yakni darat dan laut. Pada masa prosesi ini, Naifeto Lale’an atau Bunda Maria Stella Maris diarak mengunjungi umat di setiap k...
Dalam konteks budaya Marapu Kalarat Wai merupakan proses ibadah untuk meminta restu kepada sang leluhur, ini dilakukan agar setiap kegitan berjalan dengan lancar dan baik tanpa ada halangan. Kalarat Wai dalam Festival Wai Humba ditandai dengan adanya dialog antara para Rato untuk memastikan tata cara pelaksanaan ritual sejalan dengan budaya. Dialog yang dilakukan oleh para Rato akan menghasilkan sebuah keputusan dengan melihat hati ayam dimana masing-masing Rato menterjemahkan hati ayam tersebut sesuai dengan konteks kegiatan apakah dilanjutkan atau tidak tergantung dari hasil penglihatan secara ritual oleh para Rato. Pada kegiatan Wai Humba kali ini hasil yang diterjemahkan oleh para Rato menunjukan ada dukungan leluhur sehingga kegiatan terus dilakukan sampai pada proses akhir. Kalarat Wai atau Pengkeramatan Air sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian alam terhadap sumber-sumber mata air yang selama ini mendapat ancaman serius. Kalarat Wai meru...
dalam ako woja semua orang yang mengikuti acara itu beramai-ramai turun ke ladang sambil bergotong royong mulai dari mengetam sampai pada proses menjadi padi yang utuh. Ada beberapa keunikan dari rangkaian kegiatan ini yakni peserta sebagian besar didominasi oleh para perempuan, lengkap dengan pisau dan keranjang dalam jinjingannya. Selain itu, peserta acara ako woja ini juga tidak hanya berasal dari daerah Manggarai tetapi juga dari luar Manggarai. Jika kaum hawa mengetam padi, para lelaki bertugas untuk mengangkut padi itu dengan karung ke tempat yang sudah disiapkan. Setelah acara ako selesai, proses selanjutnya adalah rik. Rik berarti injak sambil mengucak padi dengan kaki. Tujuannya untuk melepaskan bulir padi dari tangkainya. Dalam rik peserta mengucak padi sambil menyanyikan lagu khusus dalam bahasa Manggarai yang dibawakan dalam gaya danding, salah satu tarian adat Ma...