Hallo perkenalkan nama saya Rendy Danendra Sudrajat, pada kesempatan kali ini saya akan membantu untuk melerastarikan dan mengarsipkan budaya Indonesia yaitu Ritual Umbiro. Ritual Umbiro adalah ritual yang dilakukan di daerah Flores, ritual ini dilakukan untuk menghirmati alam. Orang daerah Manggarai Timur sangat menghargai dan menghormati padi sebagai ibu bumi. 90-an persen orang Manggarai Timur berprofesi sebagai petaini. Sebelum mereka menanan padi ada banyak ritual yang dillakukan misalkan membersihkan tanah yang mau di tanam sebagai tanda menghormati tanah tersebut. Ada juga ritual Umbiro yang dilaksanakan di pinggir ladang, ritual ini dilakukan saat padi mulai berisi. Ritual ini dilakukan untuk meminta kepada alam semesta agar buah padi panjang dan bulirnya melimpah. kata kata umbiro dibagi 2 yaitu "Umbi" bermaksud tarik dan "Ro" adalah nama tali yang hidup dan tumbuh di hutan. Ritual ini dilakukan seperti taik tambang, bedanya ritual ini dilakukan de...
Potensi kekayaan budaya yang berupa tradisi sangatlah banyak di suatu daerah. Bahkan untuk daerah yang sangat berdekatan sekalipun dapat saja berbeda. Meskipun berada dalam satu wilayah kabupaten, namun belum tentu antara satu daerah memiliki tradisi dan upacara ritual yang sama dengan daerah di sekitarnya. Salah satu tradisi yang hingga kini masih sangat terjaga dengan baik bahkan justru semakin menyebar merambah ke wilayah-wilayah disekitarnya adalah tradisi kupatan di Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. Seperti kabupaten-kabupaten lain di daerah Propinsi Jawa Timur, Kabupaten Trenggalek juga termasuk salah satu kabupaten dengan pengaruh agama Islam yang sangat kental. Hal tersebut selain dapat kita lihat saat ini dengan bukti banyak terdapat pondok pesantren dan juga berbagai peninggalan lain yang berkaitan dengan Islam. Salah satu dalam hal kebudayaan yang masih terdapat pengaruh Islam adalah tradisi kupatan yang telah berlangsung sejak lama. Tradisi ini sangat erat...
Indonesia merupakan negara yang mempunyai suku-suku yang majemuk dan beragam. Banyak tradisi atau kebiasaan, seni, pakaian, makanan, arsitektur, naskah-naskah, cerita rakyat yang berasal dari setiap suku-suku yang pastinya memiliki ciri khas masing-masing. Tradisi seni yang dipunyai setiap suku-suku biasanya dilakukan untuk mengekspresikan ucapan syukur, rasa bahagia maupun kesedihan. Batak toba merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia. Dalam suku batak toba ada salah satu seni yang disebut Andung-andung. Andung-andung adalah ratapan kesedihan yang paling mendalam pada orang yang telah meninggal dunia. Orang yang melakukan andung-andung biasanya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan orang yang meninggal misalnya orang tua atau anak. Pada saat melakukan itu, mereka yang melakukan andung-andung akan berbicara tentang kebaikan-kebaikan orang yang telah meninggal sehingga andung-andung bisa juga disebut tangisan yang berbicara. Orang yang melakukan andung-andung biasanya...
Disetiap daerah di Indonesia terdapat tradisi sejarah. Kebanyakan sejarah lisan, namun ada pula dalam bentuk tulisan. Tradisi itulah yang bisa digunakan sebagai sumber sejarah lokal. Kali ini saya akan memaparkan salah satu tradisi yang berada di daerah saya yaitu upacara adat ruwahan yang berdasarkan sumber wawancara saya kepada orang tua saya melalui media sosial. Berikut paparan saya mengenai upacara adat ruwahan. Ruwahan adalah tradisi yang dilakukan masyarakat jawa khususnya jawa tengah. Tradisi ini dilaksanakan setahun sekali pada bulan ruwah dalam kalender Jawa atau bulan Syaban pada kalender Hijriah. Tradisi tradisi yang dilaksanakan pada bulan itu ialah nyadran. Nyadran dilakukan dengan membawa kenduri ke makam para leluhur. Kenduri yang berupa makanan tadi dibawa ke makam lalu mereka berdoa bersama sama. Makanan tadi berisi nasi tumpeng, ingkung ayam, dan lauk lainnya, setelah berdoa mereka membagi bagikan makanan yang mereka bawa lalu dimakan bersama di tempat itu. La...
Dieng Culture Festival adalah suatu ritual tahuhan yang diselenggarakan di Dieng, Banjarnegara. Dieng Culture Festival (DCF) yang terakahir diselenggarakan pada tanggal 3-5 Agustus 2018, DCF ini merupakan DCF yang ke -9. Acara ini dihadiri oleh bupati dan wakil bupati Banjarnegara yaitu bapak Budhi Sarwono dan Syamsudin. Acara DCF ini biasanya diselelenggarakan pada saat musim kemarau dengan alasan agar para wisatawan/pengunjung dapat merasakan dinginya suhu udara di Dieng serta bisa merasakan kenyamanan suasananya. Acara DCF juga diikuti oleh bapak Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Hal ini diikuti dengan antusias pengunjung yang jumlahnya melebihi jumlah peserta pada tahun sebelumnya. Sabtu, 4 Juli 2018 Kakang Mbekayu Duta Wisata Banjarnegara berkesempatan ambil bagian dalam Kirab Budaya anak rambut gembel yang dimulai dari rumah pemangku adat Dieng yaitu Mbah Sumanto, hingga ke lapangan Pandawa, kompleks Candi Arjuna lokasi panggung Dieng Culture Festival 2018. Dihari ke...
Tradisi Njujung Beras Piher ialah suatu upacara yang dilakukan kepada seseorang sebagai ucapan syukur dan agar selamat, karena sukses dalam menjalankan tugas tertentu. Selain itu, tradisi ini juga digunakan untuk upacara kepercayaan dan penghormatan. Ungkap itu pun lebih banyak ditambah orang itu dengan situasinya, ada yang dibarengi dengan makan bersama dan diberikan bantuan berupa materi, berupa uang, beras, kebutuhan pokok, singkatnya sesuai dengan situasi pelaksana dan suasana hatinya. Tradisi Njujung Beras Piher tetap diperhatikan dan diberlakukan kepada : Orang yang sudah lama tak pulang muncul kembali, Orang luput dari marabahaya, Orang yang telah lam menderita sakit dan sembuh kembali, Orang yang dianggap terhormat dan berjasa, Kepada tamu yang diagungkan. PERALATAN DAN MAKNANYA Dalam menjalankan tradisi ini, ada beberapa alat yang dibutuhkan dan semuanya memiliki maknanya tersendiri. Hal- hal itu h...
Sadranan merupakan salah satu tradisi yang sudah lama turun temurun yang bisa dijumpai di Boyolali. Desa Sumur merupakan salah satu desa di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali yang setiap tahunnya rutin mengadakan sadranan. Sadranan yaitu ziarah kubur dengan membawa berbagai macam makanan ke tempat makam. Selain itu, juga membawa tikar yang nantinya digunakan sebagai alas duduk di areal depan makam yang disediakan tempat semi permanen dan beratap. Aacara ini tepatnya dilakukan setiap bulan sya'ban atau ruwah (bulan Jawa) tanggal 15. Acara Sadranan ini, biasa dimulai bakda dhuhur sampai sebelum ashar. Seluruh warga desa, mulai dari anak kecil sampai orang tua, tak pernah tertinggal untuk melakukan tradisi Sadranan ini. Bahkan warga desa yang pergi merantau pun masih berusaha menyempatkan untuk dapat menghadiri tradisi Sadranan ini. Acara dalam Sadranan ini yaitu membersihkan areal lingkungan makam, membaca surat Yasin dan tahlil, serta makan makanan yang sebelumnya dibawa secara b...
Ngapati berasal dari bahasa jawa, yaitu 'papat' yang artinya empat. Tradisi ini dilakukan oleh sebagian besar rakyat jawa yang percaya dapat memberikan banyak manfaat. Pada usia kandungan bayi empat bulan, masyarakat jawa yang percaya akan tradisi ini akan mengadakan acara selamatan ngapati yang berisi doa-doa permohonan kepada Allah swt. untuk masa depan anak mereka kelak. Doa-doa dan permohonan yang dipanjatkan diharapkan sesuai dengan cita-cita kedua orangtuanya. Salah satunya adalah pengharapan akan anak yang lahir dan tumbuh menjadi anak yang sholeh/sholehah. Tradisi ngapati tidak hanya memperhatikan adat istiadat masyarakat setempat, namun juga terdapat unsur agama di dalamnya. Hadits yang terkait dengan tradisi ini berbunyi, "Malaikat masuk untuk meniupkan ruh pada janin setelah berumur 40 hari" Sufyan berkata; "Lima puluh atau empat hari, lalu Malaikat berkata; 'Wahai Rab, apakah dia termasuk yang bahagia ataukah celaka, apakah laki-laki ataukah perempu...
Bebubus batu merupakan suatu ritual budaya yang berasal dari Suku Sasak, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Berasal dari kata “bubus” dan “batu”. Bubus merupakan beras dan beberapa jenis dedaunan yang kemudian ditumpuk menjadi obat, sedangkan batu artinya sisa reruntuhan batu pandang, di mana dalam sejarah diceritakan bahwa situs batu pandang adalah situs batu tertinggi yang ketinggiannya hampir mencapai langit. Tradisi Bebubus Batu biasa dilakukan sekali atau dua kali dalam setahun yang dilakukan setelah selesai musim tanam dan selesai panen. Ritual ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesuburan terhadap lahan pertanian dan perkebunan serta sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan YME dengan mempersembahkan hasil panennya yang kemudian akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. &nb...