254 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Barong Ider Bumi
Ritual Ritual
Jawa Timur

Setelah perpindahan pusat pemerintahan Kadipaten Blambangan pada tanggal 24 Oktober 1774 ke Banyuwangi, pengikut mendiang  Mas Rempeg/Jogopati banyak yang hidup di hutan-hutan sekitar pusat pemerintahan yang baru itu. Mereka melanjutkan cita-cita Mas Rempeg mengenyahkan  kekuasaan VOC di bumi Blambangan dengan segala cara. Salah satunya adalah Kik Soeb Dandang Wiring Puthuk Perliman yang mampu ngerogo sukmo   dan kemudian melakukan penyamaran sebagai kelompok  seni Barong bersama Kik Godo’ dan Kik Asnan sebagai penggendang Barong pertama. Sekitar tahun 1775 Kota Banyuwangi terus  berkembang. Bersamaan dengan itu, VOC makin banyak mendatangkan tenaga kerja dari luar Banyuwangi sekaligus ada yang didaulat sebagai mata-mata. Agar penyamaran perjuangannya tidak diketahui VOC, Kik Soeb membawa seperangkat barong tersebut ke pelosok desa yang masih banyak tumbuh pohon kemiri. Di tempat yang kemudian disebut Desa Kemiren itu  terdapat makam salah...

avatar
OSKM18_19818060_SHAFA LILANTI
Gambar Entri
Tradisi Pernikahan di Madura
Ritual Ritual
Jawa Timur

Sebagai seorang pemuda, kita diharuskan untuk melestarikan tradisi yang ada di daerah kita. Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi mengenai tradisi yang ada di daerah asal saya yaitu Madura. Meskipun saya bertempat tinggal di Sidoarjo, saya sering sekali berkunjung dan mengikuti tradisi daerah asal kedua orang tuaku tersebut. Salah satu tradisi tersebut adalah Bhubu'an. Bhubu'an merupakan tradisi yang ada pada saat pernikahan, yang mana para tamu undangan memberikan hadiah kepada orang yang menikah. Biasanya  berupa amplop yang berisikan uang atau juga bisa lainnya. Hadiah itu harus diberi nama yang memberi hadiah dan jumlah uangnya. Mengapa? agar kita tahu siapa saja pengirim hadiah tersebut sehingga kita bisa mengembalikan hadiah tersebut dengan jumlah yg sama atau lebih saat orang itu mengadakan acara pernikahan. Tujuan dari * |Bhubu'an * |ini adalah saling membantu meringankan beban pengeluaran saat mengadakan acara pernikahan....

avatar
oskm_16618360_ faqih muqoddam
Gambar Entri
Tradisi Neloni
Ritual Ritual
Jawa Timur

  Kehamilan merupakan suatu fase yang ditunggu oleh setiap pasangan suami-istri yang telah sah menikah. Awal kehamilan sampai melahirkan membawa banyak perubahan pada diri seorang ibu. Tapi hal itu tidak menjadikan seorang ibu terbebani, bahkan dengan kehamilannya sosok ibu merasa bangga karena telah menjadi sosok wanita yang sempurna. Sebagai ungkapan rasa syukur keapada Tuhan Yang Maha Esa atas amanah berupa buah hati, biasanya diadakan acara neloni. Tradisi ini masih diadakan oleh masyarakat Jawa Timur.   Neloni dilaksanakan ketika kandungan berusia tiga bulan, sesuai dengan arti kata neloni sendiri yaitu telu atau tiga. Masyarakat mengartikan bahwa saat itu janin yang ada dalam kandungan telah diberi nyawa oleh sang pencipta. Tradisi neloni sendiri dihadiri oleh keluarga, teman, dan para tetangga. Ciri dari tradisi ini adalah nasi tumpeng, nasi putih yang dibentuk mengerucut. Lauk-pauk tumpeng tersebut adalah gundangan, yang terdiri dari beberapa...

avatar
OSKM_16018283_Artike Ayu Melinia
Gambar Entri
Ritual Tanam ari-ari
Ritual Ritual
Jawa Timur

Tradisi menanam atau mengubur ari-ari  adalah tradisi mengubur ari-ari bayi yang baru lahir. Tradisi ari-ari kental di lakukan oleh masyarakat jawa. Ada makna simbolik menanam ari-ari. selama dalam rahim ari-ari berfungsi untuk mengirim gizi, menyalurkan karbondioksida dan sisa pembuangan serta pertahanan diri dari infeksi dan mengeluarkan hormon penunjang kelangsungan hidup. Demikian pentingnya peranan ari-ari, hingga ia di perlakukan dengan layak sekalipun tugasnya telah selesai.  Ketika bayi lahir, ari-ari yang dipotong tetap dirawat dan dikubur dengan baik. Perlakuan yang baik ini agar ari-ari atau plasenta tidak dimakan binatang atau membusuk di tempat sampah. Menanam ari-ari  juga dikenal dengan sebutan upacara  mendhem  ari-ari. Ari-ari ditempatkan di dalam  kendhil  dan diberi daun talas. Alas daun talas mempunyai simpol agar sang anak kelak tumbuh tidak hanya memikirkan hal duniawi saja. Tradisi mendhem ari-ari bi...

avatar
Oskm2018_16418214_jihad
Gambar Entri
Festival Bandeng Kawak #OSKMITB2018
Ritual Ritual
Jawa Timur

Festival Bandeng Kawak Sidoarjo adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur. Kota ini terkenal dengan budi daya ikan bandeng. Ikan bandeng ini juga merupakan komoditi perikanan utama di Sidoarjo. Salah satu budaya yang dilakukan oleh masyarakat Sidoarjo untuk melestarikan ikan bandeng ini adalah Festival Bandeng Kawak.       Festival Bandeng Kawak adalah budaya baru dalam kehidupan beragama masyarakat Sidoarjo. Festival ini diadakan setahun sekali. Kegiatan dari festival ini berupa lelang bandeng tradisional yang dilakukan untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Lelang ini dapat menghasilkan dana mencapai ratusan juta. Lelang ini dilakukan dengan cara menimbang berat tubuh bandeng, makin berat tubuh bandeng maka makin banyak dana yang akan ditawarkan. Bandeng yang paling berat adalah pemenang dari festival bandeng kawak tersebut. Tujuan dari festival ini adalah untuk meningkatkan rasa semangat para budidaya tambak agar komoditas ikan bandeng t...

avatar
OSKM18_19718015_Arina Sabila Rahma
Gambar Entri
Ritual Ngumbah Gaman
Ritual Ritual
Jawa Timur

Ritual Ngumbah Gaman               Ngumbah gaman adalah suatu ritual tradisional yang masih sering dilakukan di daerah daerah terpencil di tanah Jawa. Bahasa “ Ngumah gaman ” pun berasal dari bahasa Jawa dimana “ ngumbah ” berarti mencuci dan “ gaman ” berarti senjata yang biasanya berupa keris.             Sesuai dengan namanya, tradisi ngumbah gaman ini adalah ritual pencucian keris dengan ramuan air tertentu. Ritual ini dilakukan setiap malam tanggal satu Suro –atau lebih dikenal masyarakat dengan malam satu Muharram, yang juga merupakan malam tahun baru dalam kalender Islam. Karena itulah, ritual ngumbah gaman ini biasanya dilaksanakan oleh para pemeluk agama Islam di tanah Jawa.             Untuk melakukan ritual ini, diperlukan persiapan yang komp...

avatar
OSKM18_16718485_Attaya Artemis
Gambar Entri
Larung Sesaji Kediri
Ritual Ritual
Jawa Timur

Larung sesaji adalah salah satu agenda tahunan yang rutin digelar setiap peringatan hari jadi kota Kediri. Prosesi ini berupa penghanyutan gunungan yang terdiri dari hasil bumi yang berupa umbi-umbian dan sayuran serta hasil ternak yang berupa unggas dan kepala sapi ke sungai Brantas sebagai wujud rasa syukur warga Kota Kediri atas berkat dan kebaikan yang diterima dari yang Maha Kuasa. Seluruh gunungan yang dihanyutkan akan diperebutkan warga untuk dibawa pulang. Lokasi larung sesaji selalu bertempat di sekitar sekitar dermaga sungai brantas Kota Kediri yang letaknya dekat dengan Pasar Bandar, Kota Kediri. Konon, pemilihan lokasi dimaksudkan untuk mengenang bahwa di masa lalu sungai Brantas pernah menjadi pusat perdagangan besar di Asia. Untuk yang berminat ingin menyaksikan prosesi Larung Sesaji, silakan berkunjung ke kota kediri sekitar bulan Juli-Agustus saat peringatan hari jadi Kota Kediri

avatar
OSKM18_19918059_Bintan
Gambar Entri
Lebaran Ketupat
Ritual Ritual
Jawa Timur

Ketupat, seolah menjadi hidangan wajib di momen Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, bersama beduk, ketupat menjadi ikon lebaran. Kehadirannya ternyata tak hanya sekedar pendamping bagi opor ayam atau pun kuliner berkuah santan lainnya. Ketupat ternyata juga memiliki filosofi tersendiri. Tradisi kupatan saat lebaran, ternyata dipopulerkan dalam masyarakat Muslim oleh Sunan Kalijaga. Dengan tujuan untuk mempererat kebersamaan dan menjalin tali silaturrahmi, ketupat diperkenalkan sebagai simbol yang menyimpan filosofi yang dalam tentang ajaran Islam. Kala itu,  Sunan Kalijaga  memperkenalkan dua kali lebaran, yaitu lebaran Idul Fitri 1 Syawal dan Lebaran Ketupat. Lebaran ketupat ini yang biasa dikenal dengan tradisi kupatan. Tradisi ini digelar pada hari ketujuh bulan Syawal setelah menjalankan puasa sunah tujuh hari yang dimulai pada tanggal 2 Syawal. Tradisi kupatan ini berlaku hanya di beberapa daerah di Pulau Jawa yang merupakan daerah penyebaran agama Islam oleh Sunan...

avatar
OSKM2018_16018239_Justisia Queenada Raudhatul Adelia Sutopo
Gambar Entri
Tepung Tawar
Ritual Ritual
Jawa Timur

UPACARA TEPUNG TAWAR Upacara tepung tawar dilaksanakan dalam persitiwa-peristiwa penting di masyarakat, seperti kelahiran, perkawinan, diterima sekolah, dll. Dalam perkawinan, Upacara Tepung Tawar adalah simbol pemberian doa dan restu bagi kesejahteraan kedua pengantin, dan sebagai penolakan terhadap bala dan gangguan.   Tepung tawar adalah ramuan yang sebagian terdiri dari bedak selo, beras basuh, beras kunyit, inai, bunga rampai dan daun setawar dan sedingin. Setelah menggunakan tepung ini, diharapkan keadaan orang yang kena tepung ini menjadi tawar, tidak terjadi apa-apa yang dapat mendatangkan malapetaka. Begitu juga ramuan yang bernama sedingin telah tersisip harapan, agar sesuatu yang panas menjadi dingin, sedangkan setawar diharapkan kembali seperti sediakala.   Alat dan Bahan yang digunakan dalam upacara ini yaitu: Bedak dingin, tepung beras dilarutkan ke dalam air mawar Beras basuh maknanya mensucikan lahir dan batin...

avatar
OSKM18_16018147_Arkana Yudhistira