Naskah ini memuat bermacam-macam catatan tentang tembang dan puisi Jawa (sekar kawi, ageng, tengahan, macapat, dll), candrasengkala (kronogram), dasanama (sinonim), dll. Pada h. Vi terdapat catatan dari penyalin terahir yang menjelaskan sejarah teks ini. Bunyinya sebagai berikut :
Serat Cakra Basa Kawi Sinasa. Sukla Purnama, rediti para kambir Dewi Sirah Sura Condra Wawu Momana, sengkala triyatra wiku tunggal (1793), Juni 1864, 1281. Ingkang sampun kaladosaken ing Kangjeng Gupremen, tanggal 28 Juni 1863, 15. 875 tembung. Kanjeng Pangeran Harya Suryanegara. Katurun awit sinerat dening raden Tumenggung Cakraningrat ing wanci tabuh sedoso dalu dinten malem seloso legi, tanggal ping 7 wulan sawal ing taun alip ongka 1803, utawi kaping 16 wulan Nopember tahun 1874.
Katurun dening Raden Mas Atmawirana, wanci tabuh wolu dalu tanggal ping 28 wulan mulud, taun Ehe, ongka 1812, utawi kaping 6 pebruari ongka 1883.
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...