Naskah Kuno dan Prasasti
Naskah Kuno dan Prasasti
Prasasti Jawa Barat Bogor
Prasasti Batu Tulis
- 12 Februari 2015

Prasasti Batutulis Bogor adalah sebuah prasasti peninggalan abad ke-16 dari jaman kerajaan Pajajaran yang letaknya di tepian Jalan Batutulis, persis di depan Istana Batutulis, Bogor. Prasasti Batutulis Bogor disimpan di dalam sebuah bangunan persegi empat berukuran sekitar 5 x 5 meter di atas tanah seluas 255 meter persegi.

Tidak ada kelambu penutup situs, tidak ada harum dupa atau kembang, sehingga tidak ada kesan ‘wingit’ ketika masuk ke dalam ruangan dimana situs Prasasti Batutulis Bogor berada, sebagaimana biasa dijumpai pada situs yang dikeramatkan. Ini bisa dimengerti karena situs Prasasti Batutulis ini berada dalam pengawasan Dinas Purbakala, sehingga pemujaan kepada situs, jika pun ada, tidaklah kentara.

Seperti namanya, Prasasti Batutulis ditulis pada sebuah batu Terasit, jenis batu yang terdapat di sepanjang aliran Sungai Cisadane, Bogor. Prasasti Batutulis Bogor ditulis dengan menggunakan huruf Sunda Kawi (Pallawa) dan memakai bahasa Sanskerta.

Tulisan di atas batu prasasti itu berbunyi:
Wangna pun ini sakakala, prebu ratu purane pun,
diwastu diya wingaran prebu guru dewataprana
diwastu diya wingaran sri baduga maharaja ratu hajj di pakwan pajajaran seri sang ratu dewata
pun ya nu nyusuk na pakwan
diva anak rahyang dewa niskala sa(ng) sida mokta dimguna tiga i(n) cu rahyang niskala-niskala wastu ka(n) cana sa(ng) sida mokta ka nusalarang
ya siya ni nyiyan sakakala gugunungan ngabalay nyiyan samida, nyiyanl sa(ng)h yang talaga rena mahawijaya, ya siya, o o i saka, panca pandawa e(m) ban bumi

Semoga selamat, ini tanda peringatan Prabu Ratu almarhum
Dinobatkan dia dengan nama Prabu Guru Dewataprana,
Dinobatkan (lagi) dia dengan nama Sri Baduga Maharaja Ratu Aji di Pakuan Pajajaran Sri Sang Ratu Dewata.
Dialah yang membuat parit (pertahanan) Pakuan.
Dia putera Rahiyang Dewa Niskala yang dipusarakan di Gunatiga, cucu Rahiyang Niskala Wastu Kancana yang dipusarakan ke Nusa Larang.
Dialah yang membuat tanda peringatan berupa gunung-gunungan, membuat undakan untuk hutan Samida, membuat Sahiyang Telaga Rena Mahawijaya (dibuat) dalam (tahun) Saka “Panca Pandawa Mengemban Bumi”.

Hutan Samida yang disebut di dalam Prasasti Batutulis Bogor diduga berada di tempat yang sekarang menjadi Kebun Raya Bogor. Sedangkan sangkala “Panca Pandawa Mengemban Bumi” berarti 5541, jika dibalik adalah 1455 Saka (1533 Masehi).

Prasasti Batutulis berdiri setinggi 151 cm, dengan lebar dasar 145 cm dan ketebalan antara 12-14 cm. Di dekatnya ada sebuah lingga, batu lonjong yang melambangkan kesuburan pria, setinggi Prasasti Batutulis Bogor. Ada pula sebuah batu tegak yang terletak agak terpisah yang diduga digunakan sebagai tempat bersandar.

Di depan batu Prasasti Batutulis Bogor yang besar, terdapat sebuah tengara Batu Tapak berukuran kecil dengan lekukan dua telapak kaki seukuran orang dewasa yang diduga milik Prabu Surawisesa, Raja ke-2 dari Kerajaan Pakuan Pajajaran yang memerintah saat Prasasti Batutulis Bogor dibuat, dan sebuah batu berukuran lebih kecil lagi dengan lekukan lutut di atasanya.

Penelitian terhadap tulisan pada Prasasti Batutulis Bogor mulai dilakukan sejak tahun 1806 dengan pembuatan cetakan tangan untuk Universitas Leiden, Belanda. Sedangkan upaya pembacaan prasasti pertama dilakukan oleh Friederich pada tahun 1853.

Catatan sejarah tentang Prasasti Batutulis Bogor pertama kali dibuat oleh Scipio, yang melakukan ekspedisi ke daerah sekitar Bogor diantar oleh penduduk Kedunghalang dan Parung Angsana. Scipio membuat laporan kepada Gubernur Jenderal Joanes Camphuijs yang ditulis pada 23 Desember 1687 dan menyebutkan bahwa puing istana Pajajaran, terutama tempat duduk raja, dikerumuni dan dirawat oleh sejumlah besar harimau. Diduga dari sinilah muncul mitos bahwa pasukan Pajajaran telah berganti wujud menjadi harimau.

Di halaman sebelah kiri cungkup Prasasti Batutulis Bogor terdapat dua buah batu mirip nisan yang tertancap di atas sebuah gundukan mirip kuburan, yang diduga sebagai tempat menambatkan tali kekang kuda.

Cungkup bangunan kecil yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan Prasasti Batutulis Bogor dan beberapa buah batu kuno lainnya.

Prasasti Batutulis Bogor ini merupakan salah satu petunjuk tentang keberadaan Kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran yang berumur hampir satu abad itu (97 tahun). Kerajaan Pakuan Pajajaran pertama kali diperintah oleh Sri Baduga Maharaja (1482 – 1521), dan kemudian berturut-turut diperintah oleh Prabu Surawisesa (1521 – 1535), Ratu Dewata (1535 – 1534), Ratu Sakti (1543 – 1551), Ratu Nilakendra (1551 – 1567), dan Raga Mulya (1567 – 1579).

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bantuan Tiket pesawat hotel 24jam
Alat Musik Alat Musik
Bali

Call Center Trip com Indonesia. Syarat penyelesaian. Layanan Bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon atau Chat WhatsApp: +62858 8065 7198. Untuk Refund Dan Reschedule

avatar
Bahrain
Gambar Entri
Call Center Agoda Indonesia. Syarat penyelesaian. Layanan Bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon atau Chat WhatsApp: +62858 8065 7198. Untuk Refund Dan Reschedule
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Call Center Agoda Indonesia. Syarat penyelesaian. Layanan Bantuan pelanggan 24 Jam Call Center Hubungi Telepon atau Chat WhatsApp: +62858 8065 7198. Untuk Refund Dan Reschedule

avatar
Bahrain
Gambar Entri
Layanan Batik Air 24 Jam
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
DKI Jakarta

Pusat Bantuan Call Center Batik Air. Cara Menghubungi Customer Service Batik Air, Hubungi di nomor 0838.0028.2806. Atau melalui nomor WhatsApp/CS: +62838-0028-2806.

avatar
OSKM_16318256_GANDHI NAPITUPULU
Gambar Entri
Cs Batik Air
Alat Musik Alat Musik
DKI Jakarta

Pusat Bantuan Call Center Batik Air. Cara Menghubungi Customer Service Batik Air, Hubungi di nomor 0838.0028.2806. Atau melalui nomor WhatsApp/CS: +62838-0028-2806.

avatar
OSKM_16318256_GANDHI NAPITUPULU
Gambar Entri
Call Center Batik Air
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Pusat Bantuan Call Center Batik Air. Cara Menghubungi Customer Service Batik Air, Hubungi di nomor 0838.0028.2806. Atau melalui nomor WhatsApp/CS: +62838-0028-2806.

avatar
OSKM_16318256_GANDHI NAPITUPULU