Sayembara Resensi Enigma
- 1 Maret 2024 - direvisi ke 5 oleh Admin Budaya pada 11 Juni 2024

ADA YANG BARU!

Program #SayembaraEnigma tengah hadir bagi kalian pecinta buku sains dan budaya! Kami mengundang para book enthusiast yang tertarik untuk ikut berpartisipasi dalam program #SayembaraEnigma dengan mengikuti langkah-langkah dan peraturan sebagai berikut.

LATAR BELAKANG

Tentang Enigma

Menelaah, menelusuri, dan mendalami hakikat kepulauan nusantara merupakan serangkaian ikhtiar manusia Indonesia untuk mengenal jati dirinya lebih jauh. Keindahan dan kekayaan ragam budaya di kepulauan nusantara menyimpan enigma (teka-teki, kode-kode) yang melimpah.

Hokky Situngkir, Bapak Kompleksitas Indonesia yang juga merupakan Presiden Bandung Fe Institute mencoba mengungkap kode-kode yang terkandung dalam beragam warisan nenek moyang nusantara dengan menggunakan geometri fraktal sebagai “pisau analisis” utama.

Hokky menganalisa kode-kode yang terkandung dalam sistem pemerintahan kerajaan, arsitektur, lagu tradisional, kuliner, kalender, hingga batik. Dengan kode-kode tersebut, setiap orang Indonesia dari berbagai daerah bukan hanya bisa mengenal budayanya secara mendalam, tetapi bisa melihat keterikatan dan kekerabatan mereka satu sama lain. Dari beragam warisan tersebut, kita bisa mengetahui berbagai latar belakang pembentuk identitas masyarakat setiap daerah.

Hasil riset dan telaah kode-kode ragam budaya Nusantara yang telah dilakukan Hokky Situngkir dikemas dengan bahasa yang ringan dan santai bersama dengan tim penulis (Kurnia Effendi, Sari Novita, Siti Wulandari, Bunga Indrawati Sekaton dan Vande Leonardo) dalam buku “Enigma Pusaka di Kepulauan Indonesia: Jejak Ilmu Pengetahuan dalam Khazanah Budaya Nusantara” yang terbit pada September 2023 dan secara resmi diluncurkan pada helatan Balige Writers Festival, bertepatan dengan Perayaan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2023.

Semangat Sumpah Pemuda sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan dari penjajahan turut menyulut semangat diseminasi buku “Enigma Pusaka Indonesia” untuk menyatukan bangsa melalui telaah riset kekerabatan yang terjalin antar suku dan kelompok kebudayaan berdasarkan keberagaman Nusantara yang kita miliki. Publik akan diajak untuk berdecak kagum bersama dan mengambil inspirasi dari bagaimana wawasan adiluhung dahulu kala dapat menjawab berbagai tantangan sosial di masa depan.

BRIEF SAYEMBARA

Berikut adalah hal-hal yang menjadi brief dari Sayembara 3 Menit Resensi Enigma:

SYARAT DAN KETENTUAN UMUM

  • Peserta terbuka untuk umum;
  • Karya asli milik sendiri dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain atau dipublikasikan;
  • Judul buku yang diresensi, yaitu “Buku Enigma Pusaka Indonesia” karya Hokky Situngkir yang dapat dibeli di Tokopedia (https://tokopedia.link/VEkKpZErTDb) atau toko-toko buku terdekat;
  • Video wajib menyertakan bukti telah memiliki buku fisik Enigma Pusaka Indonesia
    • Terdapat scene buku Enigma Pusaka Indonesia dalam video
    • Durasi minimal 30 detik dan maksimal 180 detik
      • Diperbolehkan gaya carousel
      • Diperbolehkan gaya storytelling
      • dan lain sebagainya sesuai kreativitas masing-masing
  • Peserta dapat mengirimkan karya sebanyak-banyaknya, namun hanya dapat memenangkan 1 kali dalam 1 periode sayembara;
  • PDBI berhak me-repost karya peserta sewaktu-waktu dengan menyertakan credit;
  • Peserta wajib follow akun TikTok dan Instagram @budayaindonesiaorg dan @enigmapusaka, serta tidak mengunci akun media sosialnya;
  • Video resensi tidak mengandung unsur SARA dan plagiarisme;
  • Video resensi tidak diperbolehkan melanggar hak kekayaan intelektual pihak manapun.

PENDAFTARAN, UNGGAH, DAN PENGUMPULAN KARYA

  1. Unggah karyamu pada media sosial TikTok (utama) dan/atau media sosial lainnya (opsional) sesuai tanggal periode, mention akun @budayaindonesiaorg dan @enigmapusaka dan sertakan hashtag #PDBI #EnigmaPusaka #EnigmaPusakaIndonesia #TransformasiDigitalBudaya
  2. Daftarkan diri dan unggah URL karyamu pada tautan berikut: s.id/ResensiEnigma
    • Nama Lengkap
    • Domisili Saat Ini
    • Tanggal Lahir
    • Jenis Kelamin
    • Alamat Email
    • Nomor Handphone
    • Media Sosial (TikTok dan Instagram)
    • URL Video Resensi

PENILAIAN DAN PENJURIAN

  1. Kriteria Pemenang
    • Kelengkapan unsur resensi, ide/konsep menarik, storytelling, serta kualitas video dan audio. (60%)
    • Jumlah likes dan views terbanyak. (40%)
  2. Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

PERIODE SAYEMBARA

  • Periode program: 11 Juni-10 September 2024
  • Pengiriman desain maksimal telah diterima oleh PDBI pada hari Selasa, 10 September 2024 pukul 23:59 WIB

PENGUMUMAN PEMENANG

Seluruh pemenang akan diumumkan pada akun TikTok dan Instagram Budaya Indonesia. Panitia akan menghubungi pemenang untuk pengiriman hadiah.

PENGHARGAAN

  • Total hadiah Pemenang adalah E-Wallet sebesar Rp5.000.000 (pajak ditanggung pemenang)
    • PEMENANG UTAMA IDR 1.700.000
    • PEMENANG KEDUA IDR 1.2000.000
    • PEMENANG KETIGA IDR 1.000.000
    • JUARA FAVORIT I IDR 700.000
    • JUARA FAVORIT II IDR 400.000
  • Pemenang sayembara berpeluang kerja sama dengan Budaya Indonesia untuk pengembangan branding

Catatan:

  • Peserta harus mengunggah video 3 menit resensi buku Enigma Pusaka selambat-lambatnya pada tanggal 10 September 2024 pukul 23:59 WIB.
  • Peserta mengunggah video narasi karya desain ke platform TikTok masing-masing dengan menyertai caption hashtag #SayembaraEnigma #Resensi3menit #TransformasiDigitalBudaya #PDBI #EnigmaPusaka #EnigmaPusakaIndonesia dan menandai akun TikTok @budayaindonesiaorg dan @enigmapusaka
  • Peserta diperbolehkan mengunggah hasil karya ke media sosial Instagram masing-masing sebagai bentuk partisipasi dalam #SayembaraEnigma#TransformasiDigitalBudaya dengan menandai akun Instagram @budayaindonesiaorg dan @enigmapusaka, serta akun 3 teman lainnya (akan ada poin tambahan).

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker