Makanan Minuman
Makanan Minuman
Pengetahuan Tradisional Jawa Barat Kota Banjar
Rangicok Sebagai Makanan Khas Derah Kota Banjar
- 18 Maret 2020 - direvisi ke 7 oleh Sri Maryanti pada 18 Maret 2020

Rangicok Sebagai Makanan Khas derah Kota Banjar

Pada dasarnya, budaya Indonesia dikenal dengan keanekaragamannya. Oleh karena itu, keberadaannya tidak dapat ditolak lagi. Salah satu dari banyaknya budaya di Indonesia yaitu budaya kota banjar yang dapat dilihat dari ciri khas makanannya. Kota banjar merupakan salah satu kota yang berada di provinsi jawa barat. Seperti daerah atau kota lainnya, kota banjar sendiri memiliki budaya yang unik, baik dilihat dari kesenian maupun makanannya. salah satu ciri khas yang dikenal dan menjadi ikonik dari kota banjar adalah rangicok. Kota banjar merupakan salah satu kota kecil yang mempunyai empat kecamatan, serta selalu ada aktivitas yang dijalankan setiap harinya. Kota banjar sebagai pintu gerbang provinsi Jawa Barat dari arah timur, sehingga sering dijadikan tempat transit pagi para pengunjung dari luar kota. Oleh karena itu, Kota Banjar memiliki ciri khas dari segi makanan yang dinamakan Rangicok, sehingga bisa dibawa sebagai oleh-oleh mereka.

Rangicok merupakan makanan khas kota banjar yang merupakan singkatan dari ranginang cokelat. Mungkin kedengaran agak sedikit aneh, karena biasanya rengginang dibuat dengan rasa yang asin dan tidak memiliki varian rasa. Namun, rangicok ini dibuat dan dimodifikasi oleh masyarakat kota banjar, dengan menambahkan cokelat supaya memiliki rasa yang unik dan tidak seperti rasa rengginang biasanya. Maka dari itu, rangicok menjadi makanan dan oleh-oleh khas daerah kota banjar. Rangicok ini memiliki potensi yang cukup besar agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Hingga saat ini, rangicok sudah cukup disukai oleh masyarakat kota banjar itu sendiri. Tempat produksi rangicok sendiri berada di daerah kota banjar, yang lebih tepatnya di jl. Nasional III, Purwaharja. Orang yang pertama kali menciptakan rangicok ini bernama asep rohayanto. Beliau mencoba untuk membuat inovasi terbaru yang menyulap makanan daerah namun dengan cita rasa yang modern supaya banyak disukai oleh semua kalangan, dimulai dari anak-anak hingga golongan orang tua. Pada dasarnya ranginang terbuat dari olahan beras ketan. Sebelum melakukan penggorengan, hasil olahan tersebut dijemur terlebih dahulu dibawah sinar matahari. Pada awalnya, rangicok dibuat dengan bentuk bundar yang diatasnya dikucuri dengan coklat cair. Namun agar lebih disukai dan lebih banyak variasi, beliau menciptakan rangicok dengan bentuk yang baru yaitu dadu dan batangan.

Menurut hasil riset, biasanya Masyarakat Sunda menyukai rasa pedas dan jahe, yang menjadi inspirasi pemilihan rasa terbaru dari rangicok ini. Dari riset pasaran diatas diambillah beberapa rasa unik baru untuk Rangicok, yaitu Original, White Chocolate, Green Tea, Jahe, Pedas, Mint, Strawberry, Milky, dan rasa Kacang Mede. Kesemua rasa baru ini sudah diaplikasikan dan menjadi varian rasa baru dari Rangicok. Namun meskipun dibuat dengan beberapa varian rasa, rangicok inipun tidak menghilangkan rasa aslinya. Harga rangicok ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp. 5.000 – Rp. 30.000 Bentuk pertama rangicok ini masih bisa dibilang sederhana, yaitu berupa lembaran yang dipotong dan dikemas didalam toples mika. Kemudian, rangicok berbentuk dadu dikemas dengan menggunakan alumunium foil. Rangicok hasil karya Asep Rohayanto ini telah berhasil meraih juara pertama inovasi produk makanan olahan baru, yang digelar Wira Usaha Baru Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Maka, rangicok ini telah mampu menyishkan beberapa aneka produk olahan yang lainnya. Uniknya, Rangicok ini tidak ada di daerah lain dan hanya diproduksi di kota banjar saja. Sehingga, bagi tamu atau pengunjung yang datang datang ke Kota Banjar akan mudah untuk mendapatkan Rangicok tersebut.

Referensi :

Harto, B. (2018). Proceeding of Community Development TIPE ARTIKEL : ESSAY Optimizing the Development of Rangicok Product Innovations in the Banjar Sub-district , Banjar City [ Optimalisasi Pengembangan Inovasi Produk Rangicok di Kelurahan Banjar Kota Banjar ] Abstrak. 2, 552–557.

Hermanto. (2015). Disperindagkop : Rangicok akan Jadi Makanan Khas Kota Banjar. Diakses pada 25 Februari 2020 dari https://www.harapanrakyat.com/2015/11/disperindagkop-rangicok-akan-jadi-makanan-khas-kota-banjar/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (sering disingkat BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. ## Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman. Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan yang paling khas adalah efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu