Cadik adalah perlengkapan kapal berbentuk bilah yang di pasang pada salah satu atau kedua sisi kapal. Cadik bisa berupa batangan atau lambung yang lebih sempit dari perahu sendiri. Tujuannya adalah menyelaraskan kapal dengan pola arus dan ombak di berbagai perairan Nusantara. Adanya cadik memungkinkan kapal melakukan penjelajahan laut dalam, laut dangkal, pesisir berkoral, dan pertemuan arus laut.
Cadik adalah teknologi bahari khas penutur bahasa Austronesia yang memungkinkan untuk pelayaran jarak jauh dari Nusantara sampai ke Afrika Barat dan merupakan perlengkapan perahu peninggalan nenek moyang. Perahu yang tidak memiliki cadik lebih berisiko terbalik ketika diterjang ombak daripada perahu bercadik.
Pada masa Hindu-Buddha perkembangan perahu cadik dapat ditemukan dalam relief yang ada di Candi Borobudur terdapat pahatan perahu, salah satunya pahatan perahu cadik. Hal ini membuktikan bahwa sejak zaman dahulu masyarakat Indonesia sudah mengenal teknologi pembuatan perahu. Di candi Borobudur terdapat 4 (empat) buah perahu, tiga diantaranya berbentuk perahu jung, digambarkan seakan-akan sedang mengadakan pelayaran di laut sedangkan perahu yang lain menggambarkan perahu yang dibuat dari kayu (jukung). Perahu-perahu yang terdapat dalam pahatan di candi Borobudur dari abad ke-9 tersebut mempunyai bentuk yang sudah menyamai perahu-perahu pada zaman sekarang. Perahu tersebut dilengkapi dengan tiga buah layar Iebar yang memungkinkan perahu tersebut menempuh kecepatan maksimal. Pada pahatan perahu di candi Borobudur tampak jelas adanya pemakaian cadik ganda yang tampaknya dibuat dari kayu bulat dengan tiga penguat (penyangga cadik) sehingga keseimbangan perahu tersebut dapat terjamin. Perahu besar tersebut tidak hanya ukurannya yang besar dan dapat memuat puluhan ton sampai ratusan ton tetapi bentuk-bentuk pola hiasnya cukup artistik.
Referensi: https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Cadik https://narasisejarah.id/perkembangan-perahu-cadik-di-indonesia/
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRI) BRImo Anda bisa menghubungi CS BRI melalui Chat WhatsApp di 08192000015 atau (14017) Melalui aplikasi BRImo Anda bisa lupa "Username atau Password" pada halaman login Aplikasi BRImo.
🌺 Cerita Rakyat Bali Rajapala dan Ken SulasihPada zaman dahulu, di sebuah hutan lebat di Bali, hiduplah seorang pemuda sakti bernama Rajapala. Ia hidup sendirian jauh dari perkampungan manusia. Sejak kecil, Rajapala tidak mengetahui siapa orang tuanya dan dari mana asal-usulnya. Ia hanya tahu bahwa dirinya berbeda dari manusia lain, karena memiliki kekuatan dan kepekaan yang luar biasa. Meski disegani oleh alam, Rajapala sering diliputi rasa sepi. Suatu hari, ketika sedang menyusuri hutan, Rajapala mendengar suara tawa yang lembut dari arah sebuah telaga. Ia mengintip dari balik pepohonan dan melihat tujuh bidadari turun dari kahyangan untuk mandi. Cahaya pakaian mereka berkilau di atas air. Dari ketujuh bidadari itu, perhatian Rajapala tertuju pada satu sosok yang paling anggun dan menenangkan, yaitu Ken Sulasih. Hati Rajapala dipenuhi rasa cinta dan takut kehilangan. Dikuasai perasaan itu, ia menyembunyikan selendang Ken Sulasih. Ketika para bidadari selesai mandi, mereka m...
Gopay menghubungi layanan melalui Wa 0852-1165-5933 layanan melayani aktif 24 jam
GoPay memiliki layanan WhatsApp resmi, adalah Wa 085211655933 kamu bisa menghubungi
Syarat Pengajuan GoPay PinjamanPinjamanMemilikiPinjamanPinjamanMemilikiMemilikinjamanPinjamanMemilikiMemilikiMemilikiMemiliki KTP yang masih berlaku.