Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Khas Jawa Barat Cianjur
Olahan Kedelai Khas Cianjur
- 20 Maret 2020

"Olahan Kedelai Khas Cianjur" Cianjur memiliki banyak sajian kuliner khas yang bisa dijadikan untuk oleh-oleh. Diantaranya, yaitu ada mochi, manisan, tauco, dan lain sebagainya. Namun oleh-oleh yang paling banyak diburu dan diminati oleh masyarakat luar yaitu adalah tauco. Tauco merupakan bumbu makanan yang terbuat dari biji kacang kedelai yang telah direbus lalu dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu yang kemudian didiamkan hingga tumbuhnya jamur atau fermentasi. Fermentasi tauco itu sendiri ada dengan direndam menggunakan air garam, yang kemudian dijemur di teriknya matahari selama beberapa minggu sampai tercium aroma tauco yang khas dan warna nya berubah menjadi coklat kemerahan. Tauco ini kaya akan protein dan biasa kacang kedelai itu bisa dijadikan sebagai bumbu masak maupun penyedap makanan. Sejarah tauco di cianjur ini ada sejak tahun 1880-an. Pencetus yang pertama kali mendirikan tauco di cianjur yaitu Tan Ken Yan. Namun, jika sebagian dari kita apalagi generasi milenial tidak tahu dengan bahan tersebut, sepertinya itu hal wajar dan tidak perlu disalahkan. Karena situasi dan kondisi tauco sekarang sudah mulai dilupakan. Industri yang pertama kali ada yaitu adalah Tauco "Cap Meong". Tauco ini yang didirikan pertama kali oleh Tan Ken Yan. Tempat jualannya yaitu di HOS Cokroaminoto 160. Penamaan "Meong" tersebut mulai digunakan di tahun 1935. Istilah "Meong" berasal dari penemuannya telapak kaki meong yang diyakini oleh masyarakat ciajur adalah peliharaan Eyang Suryakencana, dia adalah leluhur Cianjur. Pendirian ini didirikan karena tingginya minat masyarakat kepada makanan khas ini, serta ingin menjaga warisan leluhur. Tauco Cap Meong ini terkenal dengan lezatnya dan juga kualitasnya. Sehingga tauco ini menjadi warisan turun temurun ditujukan agar terus dilestarikan oleh warga cianjur tersebut.

1. Jenis kacang kedelai yang dipakai.

Secara umum, ada tiga jenis kedelai yang digunakan di Indonesia, yakni kedelai kuning atau putih, hitam, dan hijau. Nah di Indonesia, tauco dibuat dari kedelai kuning atau putih. Kalau di negara lain seperti Jepang misalnya, tauco dibuat dengan kedelai hitam.

  1. Jenis-jenis tauco.

Tauco itu ada dua jenis, yaitu tauco basah dan tauco kering. Selain itu, tauco juga punya dua rasa yakni tauco manis dan tauco asin. Perbedaan jenis-jenis tauco ini terletak pada jumlah air dan gula yang digunakan saat proses pembuatannya.

Di Indonesia ada banyak tauco dan dibedakan menurut daerahnya masing-masing. Ada tauco Cianjur, tauco Medan, tauco Pekalongan, dan lain-lain. Misalnya untuk proses pembuatannya atau digunakan untuk masakan apa. Setiap tauco memiliki ciri khas daerahnya masing-masing.

  1. Cara membuat tauco.

Proses membuat tauco sendiri mirip dengan proses membuat kecap. Kalau kecap diambil dari sari kedelai yang sudah difermentasi. Sedangkan tauco diambil dari biji kedelai yang sudah difermentasi lalu diolah lagi dengan tambahan bumbu-bumbu. Biji kedelai direbus, ditiriskan, diberi tambahan ragi, lalu difermentasi. Fermentasi sendiri merupakan proses di mana biji kedelai yang sudah diolah ini dibiarkan hingga tumbuh jamur. Lalu, setelah itu tauco akan direndam dalam larutan garam. Proses inilah yang membuat tauco menjadi gurih sekali hingga sering disebut sebagai MSG alami.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum
Gambar Entri
Ayam Ungkep
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...

avatar
Apitsupriatna
Gambar Entri
Resep Ayam Ungkep Bumbu Kuning Cepat, Praktis untuk Masakan Harian
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...

avatar
Apitsupriatna