Makanan Minuman
Makanan Minuman
Pengetahuan Tradisional Jawa Barat Majalengka
Kecap Warisan Majalengka
- 18 Maret 2020 - direvisi ke 6 oleh Apriliani rahma agam pada 19 Maret 2020

Majalengka ialah sebuah kota kecil yang berada di Provinsi Jawa Barat, keberadaan Kota Majalengka sering kali dianggap asing ditelinga masyarakat luas dikarenakan mereka banyak yang tidak tahu Kota Majalengka itu dimana padahal kota Majalengka sudah termasuk wilayah 3 yaitu Kabupaten Indramayu, Cirebon dan Majalengka. Secara administratif, Majalengka ialah daerah agraris yang sedang menuju kota metropolitan. Hal ini ditandai dengan munculnya banyak industry, wisata, Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, pusat perbelanjaan, dan mulai dibangunya hotel-hotel di sekitar Kota Majalengka. Sudah 2 tahun terkahir ini Kota Majalengka sudah banyak perubahan di beberapa sudut kota seperti yang terjadi pada Bunderan Munjul yang semula terdapat ikon patung ikan sekarang diganti menjadi ikon bola dunia yang dapat diartikan sebagai kota yang akan diketahui banyak public dikarenakan terdapat Bandara Internasional Kertajati sama hal yang terjadi di Alun-Alun Majalengka seluruh bagian yang terdapat di Alun-Alun Majalengka dirubah menjadi lebih modern dan ramah lingkungan tetapi sampai saat ini perbaikan pada Alun-Alun Majalengka masih belum rampung. Selain itu Kota Majalengka mempunyai terdapat beberapa tempat pariwisata yang layak dikunjungi serta tempatnya sangat “instagramable” contohnya ialah Paraland, tempat tersebut layak untuk dikunjungi jika kita sedang berlibur di Kota Majalengka dikarenakan disana kita bisa lihat dari ketinggian keindahan Kota Majalengka, jika anda beruntung pada hari-hari tertentu tempat pariwisata tersebut sering dijadikan tempat olahraga paralayang. Tak hanya tempat pariwisata yang terkenal di Majalengka tetapi juga makanannya seperti kecap, hampas kecap (kacang hitam dari hasil proses pembuatan kecap), opak ( Beras ketan yang dibentuk menjadi bulat lalu digoreng dengan minyak panas) serta gula cakar ( Gula ini berbentuk kotak serta bewarna merah muda yang teksturnya kasar).

Dalam pembahasan ini saya akan menceritakan salah satu oleh-oleh khas Majalengka yaitu kecap, mendengar kata kecap di zaman modern seperti ini sudah berbagai macamnya bentuk serta rasa kecap, tetapi anda akan ketagihan jika anda mencicipi kecap khas Majalengka. Ada dua merek kecap yang sangat melegenda di Majalengka, yakni cap Maja Menjangan (MM) dan segi tiga. Keduanya buatan asli Majalengka, dan diproduksi secara rumahan. Kecap cap Maja Menjangan (MM) merupakan kecap paling tua di Majalengka. Diproduksi pada 1940, oleh seseorang bernama H.Saad Wangsadidjaja. Dari tangan H.Saad itulah, kecap Maja Menjangan (MM) hingga kini masih terus bertahan dan disukai lidah masyarakat. Sementara kecap Segi Tiga mulai diproduksi pada 1958. Ketika itu ada tiga orang pemerakarsa terciptanya kecap cap Segi Tiga. Mereka adalah H.Lukman, Endek, dan Aman. Dari tiga orang itulah kemudian tercetus merek Segi Tiga. Dua merek kecap tersebut menawarkan rasa yang sama. Ada kecap asin, manis sedang, dan kecap manis. Pada tiga rasa itu, cita rasa kedelai hitamnya benar-benar terasa. Selain rasa kedelai yang kental, dua merek kecap asli Majalengka itu juga tahan lama. Bahkan bisa bertahan sampai dua tahun. Padahal, dua merek kecap itu dibuat tanpa bahan pengawet. Agar kecap bisa bertahan lama, sang produsen memiliki cara tradisional. Bukanya mencampurkan bahan pengawet kimia, namun mencampurkan garam dalam jumlah banyak pada olahan kecap saat proses fermentasi. Garam dalam jumlah banyak saat fermentasi mampu menjadi bahan pengawet agar kecap tak mudah basi karena masih tradisional, proses pembuatan dua merek kecap asli Majalengka dilakukan seacara manual. Tidak ada mesin yang membantu, hanya tangan para pegawai yang berperan. Bahkan untuk api sekali pun masih menggunakan kayu bakar. Demikian dengan wadah tempat menyimpan kecap yang sudah jadi maupun saat penyaringan dan fermentasi, wadah terbuat dari kayujati yang dibentuk menyerupai ember. Sementara untuk mengeringkan kedelai, sinar matahari merupakan andalan. Tak heran, cuaca sangat menentukan produksi kecap di Majalengka. Sebab jika mendung atau hujan, penjemuran kedelai akan memakan waktu, yang pada akhirnya mengganggu produksi. Dalam proses pembuatan kecap Segi Tiga tahun 2000 merupakan babak baru di perusahaan Kecap Segi Tiga yaitu terjadi perubahan pimpinan dan manajemen. Pimpinan perusahaan yang tadinya dipegang oleh Bapak H. Lukman sekarang dipegang oleh bapak Deden Hardian Narayanto. Setelah adanya perubahan pimpinan maka sistem manajemen pun dirubah yang terjadi semua kegiatan perusahaan dari mulai pembuatan produk sampai penjualnya dipegang oleh satu orang yaitu bapak H. Lukman, maka sekarang perusahaan Segi Tiga dibagi menjadi tiga divisi yaitu :

  1. Divisi produksi
  2. Divisi Pemasaran
  3. Divisi Keungan dan SDM

Jenis bahan baku yang diproduksi yaitu kacang kedelai hitam berasal dari Cirebon dan Majalengka, gula merah yang berasal dari Bandung, Banjar, Cianjur dan garam berasal dari Cirebon. Dalam proses produksi kecap segi tiga dibuat dengan alat-alat tradisional yang masih manual, belum memakai alat-alat yang canggih. Untuk membuat kecap segi tiga yang dilakukan pertama yaitu pencucian kacang kedelai hitam, direbus selama 4 jam, kemudian dijemur setengah hari difermentasi di rak dengan memakai tampir selama satu minggu kemudian dijemur lagi sampai kering di tapi dibersihkan supaya jamur yang ada pada kedelai hitam menjadi bersih, kemudian difermentasi lagi dengan air garam selama 20 hari, setelah proses fermentasi lagi dengan air garam selama tiga jam dan diangkat sari kedelainya sedangkan kacangnya jadi ampas, ampas ini kemudian dijual kepasar tradisional. Sari kedelainya disaring dua kali penyaringan direbus lagi dicampur dengan gula, tahap selanjutnya proses pengemasan kecap dengan cara tradisional juga, setelah di kemas jadilah kecap segi tiga yang enak dan gurih siap untuk di pasarkan. Kapasitas produksi kecap segi tiga dalam satu bulan kurang lebih 100 godongan kecap, dimana satu gondongan menghasilkan 200.000 ml kecap sahingga total kapasitas produksi dalam satu bulan sebesar 20.000.000 ml kecap = 20.000 liter kecap dengan variasi rasa yang dapat disesuaikan dengan pemintaan pasar. Dengan bertambahnya hasil usaha produksi dari masyarakat akan meningkatkan pemasaran dan nilai jual dengan membawa nama Kabupaten Majalengka.

Sumber : Detik.com. (Senin Juni, 2018). Nasibmu Kecap Majalengka. Retrieved Rabu Maret, 2020, from news.detik.com/x/detail/intermeso/20180616/Nasibmu-Kecap-Mjalengka/. m.tribunnews.com. (Rabu Maret, 2011). Tribusnews.com. Retrieved Rabu Maret, 2020, from Kecap Legendaris dari Majalengka: google.com/amp/s/m.tribunnews.com/amp/lifestyle/2011/03/02/Kecap-legendaris-dari-majalengka Majalengka, D. P. (Senin September, 2017). Disnsakerin Majalengka. Retrieved Rabu Maret, 2020, from Kecap Khas Majalengka: disnakerin.majalengka.go.id

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum