Produk Arsitektur
Produk Arsitektur
Bangunan , Tempat Ibadah , Klenteng Jawa Tengah Purwokerto, Banyumas
Hok Tek Bio: Klenteng “Dewa Bumi” Hok Tek Tjeng Sin Area Purwokerto
- 30 April 2023 - direvisi ke 2 oleh nuurlksn pada 30 April 2023

Hok Tek Bio, bangunan klenteng bagi etnis Tionghoa ini terletak di Jalan Pemotongan Nomor 3, kawasan Pasar Wage, Purwokerto Timur. Penamaan klenteng ini berasal dari “Hok Tek Tjeng Sin”, Dewa Bumi yang menjadi tuan rumah klenteng, dan “Bio” yang bermakna tempat atau kuil. Klenteng Hok Tek Bio telah didirikan sejak tahun 1831, tapi bangunan yang ada saat ini merupakan hasil pemugaran tahun 1987.

Pendirian Klenteng Hok Tek Bio diinisiasi oleh masyarakat etnis Tionghoa yang mayoritas berdagang hasil bumi di area Pasar Wage. Mereka berkeyakinan bahwa dibutuhkan tempat ibadah sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan. Oleh sebab itu, tuan rumah bagi klenteng ini dipilih Hok Tek Tjeng Sin, dewa yang bertugas menjaga bumi dalam kepercayaan Konghucu.

Pengelolaan Klenteng Hok Tek Bio diserahkan kepada organisasi kepengurusan klenteng, yang salah satunya ialah Ibu Maryati (atau I’i Maryati) selaku bagian tata usaha. Menurut penuturan Ibu Maryati, ketua pertama dari klenteng ini adalah Oey Yoe Wan, seorang Tionghoa yang memberikan tanahnya sebagai tempat pembangunan klenteng. Sebagai bentuk penghormatan, maka ia diberikan area tersendiri yang dilengkapi dengan foto dan dupa di dalam klenteng, tepatnya di sisi kanan dari pintu masuk.

Selain menjadi tempat ibadah, Klenteng Hok Tek Bio juga berfungsi sebagai sarana berkumpul sesama etnis Tionghoa, lokasi kuliah SAA (Studi Agama-Agama) universitas terdekat, objek penelitian, wisata religi, hingga spot pre-wedding. Dari pihak klenteng sendiri tidak membatasi niat kunjungan selama tidak mengganggu keberjalanan ibadah. Dalam wawancara, Ibu Maryati juga menjelaskan bahwa waktu ibadah yang biasanya dipilih ialah saat pagi atau sore. Intensitas kunjungan ibadah juga akan meningkat saat bulan ketujuh kalender Tionghoa (mendekati Imlek), setiap tanggal 1 dan 15 tiap bulannya dalam kalender Tionghoa, serta saat peringatan hari kelahiran dewa-dewi. Oleh karenanya, pengunjung yang hendak datang diharapkan lebih memperhatikan waktu kunjungan sehingga menciptakan keleluasaan, baik bagi pengunjung maupun umat yang akan beribadah.

Sebagai tempat ibadah di area pusat perdagangan yang ramai, Klenteng Hok Tek Bio memiliki fasilitas yang memadai. Pada bagian dalamnya, klenteng ini terdiri dari dua area ibadah yang dilengkapi oleh lebih dari 20 kimsin (patung dewa-dewi) serta satu taksidermi harimau. Pada bagian luar, di sisi kanan dari gerbang masuk klenteng, merupakan area tenis meja, sedangkan di sisi kiri merupakan area untuk sekadar duduk santai dan berkumpul. Klenteng ini juga menyediakan fasilitas pembelian dupa dan lilin, area parkir, serta toilet, sehingga umat yang hendak beribadah tidak perlu risau.

Meskipun bersebelahan dengan Kauman yang terkenal sebagai wilayah santri, tapi pihak klenteng menyatakan bahwa mereka tidak pernah mengalami konflik. Masyarakat di area tersebut terbilang sudah cukup memahami dan menghargai adanya perbedaan keyakinan. Dari sisi para pedagang non-tionghoa di area Pasar Wage, mereka juga tidak merasa keberatan dengan adanya klenteng. Bahkan, mereka menuturkan bahwa adanya klenteng memberikan dampak positif, seperti kenaikan pendapatan, khususnya saat menjelang Imlek.

Sumber: Wawancara dengan Ibu Maryati Purwokerto, 30 April 2023

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum