Gawai Dayak merupakan perayaan yang dilakukan Suku Dayak sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah ruah. Dalam perayaan ini, Suku Dayak juga memohon agar panen berikutnya juga melimpah. Dalam upacara festival Gawai Dayak, masyarakat Suku Dayak mengadakan ngampar bide atau menggelar tikar terlebih dahulu. Upacara khusus yang hanya dilakukan menjelang festival ini dilakukan di rumah Betang Panjang, yaitu rumah adat Suku Dayak.
Ngampar bide melibatkan para tokoh Suku Dayak yang bertanggungjawab terhadap keberlangsungan upacara. Tujuan dari upacara ini adalah memohon agar festival Gawai Dayak berlangsung dengan lancar dan diberi kemudahan. Dalam upacara ini, terdapat berbagai prosesi acara yang harus dijalani yang pertama yaitu prosesi Nyangahathn mantra: Pada prosesi ini, tetua suku membacakan mantra sebelum semua sesaji disiapkan dan diberikan kepada Jubata (Tuhan). Sesaji yang digunakan pada prosesi ini merupakan bahan mentah (manta). Prosesi ini terbagi menjadi 3 tahap:
Dulu, gawai ini dapat berlangsung selama tiga bulan sejak resmi dibuka. Namun kini, perayaan budaya ini telah dibuat lebih modern. Sejak tahun 1986 perayaan Gawai Dayak resmi didanai oleh pemerintah daerah. Waktu pelaksanaannya yang tadinya tiga bulan, berubah menjadi satu minggu, sehingga dinamai Pekan Gawai Dayak.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.