Bebek Sate adalah makanan khas Tangerang yang paling banyak dicari. Satu porsi bebek sate diberi harga sekitar 35 sampai 50 ribu rupiah. Tempat yang Menyediakan: Bebek Goreng SBY Sate Tulang Restoran Indonesia Alamat: Pasar Modern BSD Cafe Tenda 43-43A, JL. Pahlawan Seribu, Kec. Tangerang, 15119 Telepon: (021) 99642264 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-tangerang/
Bahan: - 500 g kacang tunggak - 1/2 butir kelapa agak tua - 200 g daging ayam - 1 ruas lengkuas, memarkan - 2 batang serai, memarkan - 2 lembar daun salam - GUla kelapa secukupnya - Air secukupnya - Minyak goreng secukupnya, untuk menumis Bumbu Halus: - 1/2 ruas kencur - 4 siung bawang putih - 5 butir bawang merah - 5 buah cabai merah - 1 buah jahe - 1 ruas kunyit Cara membuat: 1. Rendam kacang tunggak selam 2 jam, kemudia rebus dan tiriskan. 2. Parut kelapa lalu sangrai hingga kering, selanjutnya tumbuk hingga keluar minyaknya. 3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan air, lengkuas, serai, daun salam, dan gula kelapa. 4. Tambahkan kelapa sangrai dan kacang tunggak. 5, Untuk variasi, bisa ditambahkan ayam goreng dalam sayur begana. Sajikan. RM/Toko yang Menyediakan : Nasi Bogana Ny. An Lay Rumah Mak...
Layaknya spektrum kebudayaan Indonesia yang sangat luas, batik pun memiliki pusparagamnya tersendiri. Kota metropolitan nan heterogen — Tangerang, Banten — ikut mewarnai keanekaragaman motif batik di Indonesia. Walaupun jarang terdengar di telinga masyarakat setempat, Kota Tangerang memiliki beberapa motif batik khas. Salah satunya adalah Tangerang Herang . Herang sendiri merupakan Bahasa Sunda, yang berarti jernih atau bening (adaptasi Bahasa Sunda dalam penamaan batik tersebut dikarenakan Banten awalnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun memisahkan diri menjadi Provinsi Banten pada tahun 2000 silam). Menjinjau dari segi fisik, Tangerang Herang dapat diklasifikasikan sebagai batik tulis atau cap. Keduanya merupakan metode tradisional dalam membuat batik. Warna-warna cerah digunakan dalam pewarnaan batik ini. walaupun jenis batik di Indonesia sangat beragam, setiap motif batik memiliki filosofinya tersendiri. Motif batik Tangerang Herang te...
Layaknya spektrum kebudayaan Indonesia yang sangat luas, batik pun memiliki pusparagamnya tersendiri. Kota metropolitan nan heterogen — Tangerang, Banten — ikut mewarnai keanekaragaman motif batik di Indonesia. Walaupun jarang terdengar di telinga masyarakat setempat, Kota Tangerang memiliki beberapa motif batik khas. Salah satunya adalah Tangerang Herang . Herang sendiri merupakan Bahasa Sunda, yang berarti jernih atau bening (adaptasi Bahasa Sunda dalam penamaan batik tersebut dikarenakan Banten awalnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun memisahkan diri menjadi Provinsi Banten pada tahun 2000 silam). Menjinjau dari segi fisik, Tangerang Herang dapat diklasifikasikan sebagai batik tulis atau cap. Keduanya merupakan metode tradisional dalam membuat batik. Warna-warna cerah digunakan dalam pewarnaan batik ini. walaupun jenis batik di Indonesia sangat beragam, setiap motif batik memiliki filosofinya tersendiri. Motif batik Tangerang Herang te...
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan budaya di dalamnya,salah satunya adalah batik.Setiap daerah yang tersebar di Indonesia memiliki jenis/motif batik yang berbeda-beda,karena di setiap daerahnya memiliki filosofi motif batiknya masing-masing.contohnya batik Banten. motif dari batik Banten itu sendiri diambil dari karakteristik masyarakat Banten,benda sejarah purbakala,Nama gelar Pahlawan,dan Toponim desa-desa kuna. Batik Banten pun memiliki perbedaan dengan batik daerah lainnya yaitu motif batiknya,warnanya,dan filosofinya. Ada 3 batik Banten yang aku diulas dibawah ini yaitu : 1. Motif kaibodan Motif kaibodan diambil dari nama bangunan pagar yg mengelilingi istana banten. 2.Motif Kawangsan Motif ini diberi nama kawangsan yang berasal dari nama gelar pangeran wangsa ketika sedang penyebaran agama islam. 3.Motif Pasepen. Motif Pas...
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan budaya di dalamnya,salah satunya adalah batik.Setiap daerah yang tersebar di indonesia memiliki jenis/motif batik yang berbeda-beda,karena di setiap daerahnya memiliki filosofi motif batiknya masing-masing.contohnya batik Banten. motif dari batik Banten itu sendiri diambil dari karakteristik masyarakat Banten,benda sejarah purbakala,Nama gelar Pahlawan,dan Toponim desa-desa kuna. Batik Banten pun memiliki perbedaan dengan batik daerah lainnya yaitu motif batiknya,warnanya,dan filosofinya. Ada 3 batik Banten yang aku diulas dibawah ini yaitu : 1. Motif kaibodan Motif kaibodan diambil dari nama bangunan pagar yg mengelilingi istana banten. 2.Motif Kawangsan Motif ini diberi nama kawangsan yang berasal dari nama gelar pangeran wangsa ketika sedang penyebaran agama islam. 3.Motif Pasepen. Motif Pas...
Soto yang berjualan di depan Taman Makam Pahlawan Tangerang ini sangatlah legendaris dan sudah terkenal dari generasi ke generasi. Soto ini telah diturunkan lebih dari 2 generasi oleh penjualnya. Makanan ini pun sering dijadikan salah satu makanan yang wajib dicoba oleh para pendatang. Soto yang berbahan dasar kikil ini masih terjaga dengan baik resep rahasianya. Soto Marjuk mulai ada berawal dari seorang kepala keluarga yang harus menghidupi keluarganya, tetapi tidak dapat menjauhkan diri dari kecintaannya memasak. Dirinya yang berasal dari betawi, menyukai soto betawi hingga pada akhirnya ia menciptakan resep soto yang berbahan kikil sapi ini. Namun pada saat berjualan, dirinya tidak bisa menjelaskan masakan apa yang ia ciptakan. Kuahnya tidak menggunakan santan sehingga tidak dapat disebut soto, tetapi kuahnya juga tidak bening seperti sop. Soto ini berisi kikil, kacang tanah, bihun, dan ketupat. Mungkin untuk lidah pertama kali, soto marjuk akan terasa sedikit ane...
Masjid ini menjadi salah satu bangunan bersejarah perkembangan Islam di Provinsi Banten. Di bangun pada masa Sultan Maulana Hasanuddin, masjid ini masuk dalam kategori bangunan cagar budaya yang dilindungi. Inilah Masjid Agung Banten atau biasa disebut dengan Masjid Banten oleh masyarakat sekitar Masjid yang terletak di Kecamatan Kasemen, daerah Banten Lama atau tepatnya 10 km arah utara dari Kota Serang ini dibangun antara tahun 1552-1570 saat Sultan Maulana Hasanuddin memerintah. Bangunan masjid ini memadukan unsur Jawa Kuno dan Tiongkok. Terlihat dari serambi yang lapang dan atap yang bertingkat. Uniknya atap di masjid ini memiliki 5 tingkatan dengan bentuk yang menyerupai tumpeng. Konon terdapat dua versi yang menceritakan siapa arsitektur pembangunan masjid ini. Versi pertama menyebutkan, Masjid Agung Banten dibangun oleh arsitek keturunan Tiongkok yang bernama Tjek ban Tjut. Sedangkan versi lainnya menyebutkan, masjid ini diarsiteki oleh Raden Sepat yang berasal dari Demak...