Wanita
23 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ewer
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Papua Barat

Ewer merupakan pakaian adat yang berasal dari Papua Barat. Pakaian ini terbuat dari jerami yang telah dikeringkan. Saat ini, Ewer dilengkapi dengan baju kain untuk atasannya seiring dengan adanya perkembangan zaman. Jerami kering biasanya hanya digunakan untuk rok wanita. Bagi wanita, atasan yang digunakan adalah baju kurung yang terbuat dari bahan kain beludru, kemudian dilengkapi dengan aksesoris-aksesoris seperti gelang, kalung, dan penutup kepala. Pakaian adat ewer digunakan pria zaman dahulu hanya rok rumbai dari jerami yang dikeringkan. Akan tetapi, saat ini ewer untuk pria biasa dibuat dari kain beludru untuk celana pendek dan baju rompi. Aksesoris yang digunakan pria biasanya adalah penutup kepala dan kalung, perisai, tombak, dan panah.   Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-papua-barat.html     #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718061_Elbert
Gambar Entri
Pupa dan Narinare dari Lembah Baliem
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua Barat

Cerita Rakyat, PUPA dan NARINARE adalah dua sahabat yang tinggal di hutan belantara. Mereka adalah dua sosok pemuda yang suka mengembara dan tinggalnya di hutan-hutan belantara. Di tempat itu, mereka membuka lahan kebun dan menanam berbagai tumbuh-tumbuhan. Jadi mata pencaharian mereka sehari-hari adalah berkebun dan berburu. Pada suatu siang, ketika mereka pulang dari bekerja di kebun, mereka sepakat untuk pergi kehutan berburu babi hutan (wam helo). Tapi, pada waktu berangkat Narinare memutuskan untuk menjaga rumah. Maka hanya Pupa seorang diri, dengan membawa parang dan tombak sebagai senjata pergi berburu. Lembah dan bukit pun dia lalui sambil waspada terhadap binatang-binantang buruan. Akar-akar kayu tak menjadi halangan untuknya. Menjelang sore, di tepi kali kecil berlumpur, dia melihat seekor babi hutan sedang berkubang. Pupa mengendap-endap dan mengatur langkah pelan-pelan memdekati babi yang asyik menikmati lumpur hitam itu. Satu, dua, tiga, jub…tombak bermat...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Adat Budaya Tari Aluyen Kalasaman, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Aluyen Aluyen mempunyai arti lagu yang dinyanyikan, tari Aluyen merupakan tari tradisional yang digunakan sebagai upacara adat yang berhubungan dengan membangun rumah baru, membuat kebun baru, dan lain sebagainya. Tari Aluyen dipimpin oleh seorang penari dan diikuti penari-penari pria dan wanita. Penari wanita berada di belakang pemimpin dengan dua barisan memanjang, kemudian penari prianya berada dua baris dibelakang penari wanita. Penari melakukan gerak kaki mengikuti irama sambil bergoyang pinggul. Para penari mengenakan pakaian yang dinamakan kamlanan, dengan perhiasan yang dipakai di tangan atau gelang yang terbuat dari li (manik-manik), medik (gelang dari sejenis tali tertentu), dan eme (perhiasan dari daun pandan). https://www.silontong.com/2018/08/03/tarian-adat-papua/

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal Usul Burung Cenderawasih dari Tanah Papua Barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua Barat

Alkisah, ada seorang wanita tua yang hidup bersama anjingnya di Pegunungan Bumberi. Suatu hari, ia dan anjingnya menemukan pohon buah merah. Ia mengambil buah tersebut dan memakannya. Tak berapa lama, ia melahirkan anak laki-laki. Ia memberi nama anak itu Kweiya. Sepuluh tahun berlalu, Kweiya tumbuh menjadi anak yang rajin. Suatu hari, Kweiya bertemu laki-laki tua yang sedang mengail di sungai. Ia mengajak laki-laki itu pulang dan mengenalkannya kepada ibunya. Ia juga meminta ibunya menikah dengan laki-laki itu. Tidak lama kemudian, sang Ibu menikah dengan laki-laki tersebut. Selang beberapa tahun, sang Ibu melahirkan dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Suatu hari, terjadi perselisihan antara Kweiya dengan kedua adik laki-lakinya. Kweiya memilih bersembunyi di gudang sambil memintal tali dari kulit binatang. Pintalan itu akan dibuat sayap. Saat kedua orang tuanya pulang dari kebun, anak perempuannya menceritakan kejadian yang terjadi kepada ibunya. B...

avatar
Roro
Gambar Entri
Upacara Tanam Sasi #DaftarSB19
Ritual Ritual
Papua Barat

Upacara Tanam Sasi merupakan salah satu upacara adat yang berasal dari Papua. Upacara ini adalah bagian dari rangkaian upacara kematian masyarakat di Papua. Upacara yang dilaksanakan di Merauke, Papua Barat ini dilakukan oleh suku Marind atau Marind-Anim, suku yang tinggal di wilayah dataran luas Papua Barat sebelah Selatan. Anim berarti laki-laki. Dua istilah yang berhubungan dengannya adalah anem untuk kaum pria dan anum untuk kaum wanita.Setelah kematian seseorang, sasi ditanam pada waktu 40 hari. Hal tersebut akan dicabut kembali setelah melewati hari ke 1000. Dalam upacara Tanam Sasi, ada sebuah tarian tradisional yang dipertunjukkan, yaitu tarian Gatsi. Tarian ini merupakan tarian umum yang berasal dan dibawakan oleh Suku Marind Anim. Tarian Gatsi tidak lengkap tanpa diiringi oleh alat musik tifa yang terbuat dari kayu. Kayu yang dipakai dilubangi atau isinya dikosongkan dan terdapat penutup pada salah satu sisinya. Penutup itu terbuat dari kulit rusa atau kulit biawak yang s...

avatar
Septia_hermawati
Gambar Entri
Yokal, pakaian tradisional Papua Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Papua Barat

Pakaian Yokal, umumnya pakaian Yokal ini hanya terdapat di daerah Papua Barat. Pakaian yang satu ini adalah pakaian yang digunakan oleh kaum wanita yang sudah menikah. Selain itu, pakaian ini tidak diperjual belikan karena merupakan sebuah sombolis masyarakat Papua yang menggambarkan kedekatannya dengan alam.

avatar
Widra
Gambar Entri
Tari Titir Tumor, Fakfak
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Titir Tumor merupakan tarian yang berasal dari Fakfak, Papua Barat. Tarian ini berupa ungkapan kerinduan akan “damai”. Biasanya tarian ini dibawakan oleh para wanita dalam acara-acara adat atau penyambutan tamu dengan kegembiraan dan keterbukaan. Tari titir tumor juga diiringi dengan lagu titir tumor yang berirama gembira dan semangat.

avatar
Widra
Gambar Entri
Tari Magasa
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Magasa merupakan salah satu tarian tradisional masyarkat suku Arfak, Provinsi Papua Barat. Tarian ini bernunsa kebersamaan secara masal oleh penari pria dan wanita, dengan saling bergandengan tangan membentuk memanjang. Tarian ini disebut tari ular karena bentuk barisan seperti ular. Biasanya tari magasa ditampilkan diberbagai acara yang bersifat adat, hiburan, ataupun budaya. Dahulu fungsi tari ini dilakukan untuk merayakan kemenangan ataupun keberhasilan dalam melakukan sesuatu dan menyambut para tamu kehormatan yang berdatangan. Selain itu, tarian ini juga dimaknai sebagai simbol dari persatuan dan rasa kebersamaan dari masyarakat Suku Arfak, tanpa memandang umur, gender, dan juga status sosial. Para penari akan menari dengan saling bergandengan dan membentuk formasi memanjang. Gerakan ini didominasi oleh gerakan yang melompat ke samping secara bersama-sama dan juga satu arah dengan formasi melingkar, melengkung dan juga lurus. Tari ini diiringi dengan syair atau lagu...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kawin Mamade
Ritual Ritual
Papua Barat

Mamade sendiri artinya adik dari ibu kita, cara panggilnya seperti itu. Suku Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Papua Barat selalu mempertahankan budaya Kawin Mamade. Bukan artinya, adik dari ibu kita yang di kawini, melainkan marga yang dimiliki oleh sang mempelai wanita sama seperti ibunya. Akan tetapi, mereka tidak memiliki hubungan darah atau satu turunan keluarga yang sama. Di Ayamaru sendiri, terdapat beberapa marga yang sama tetapi berbeda kampung halamannya. Misalnya marga "Kareth", marga ini ada di beberapa kampung sekaligus. Misalnya kampung Karta, Kampung Yokhwer, dan Kampung Yukase. Meski sang mempelai wanita dengan marga sama tidak ada hubungan darah sama sekali, tetap dianggap mamade. Alasannya seperti tadi, marganya sama. Peraturan adat jika Kawin Mamade, maka harta yang dikeluarkan sendiri tidak terlalu besar atau mahal. Nah, Ayamaru sendiri dalam proses pembayaran menggunakan Kain Timur. Kain Timur inilah yang menjadi bahan untuk mempertahankan proses bayar har...

avatar
Widra