Cantir adalah salah satu makanan khas dari daerah Karangkobar. Adapun bahan utama dari pembuatan Cantir yaitu singkong. Bisa dibilang, Cantir adalah salah satu jenis kerupuk. Pada umumnya Cantir berwarna putih, namun ada juga Cantir yang berwarna merah atau hijau. Proses pembuatan Cantir membutuhkan waktu yang lama, dikarenakan salah satu langkah dalam pembuatan Cantir yaitu harus dijemur terlebih dahulu. Berikut adalah bahan, alat dan langkah-langkah yang dilakukan dalam pembuatan Cantir. Bahan : -Singkong -Tepung -Bawang putih -Garam -Air -Pewarna makanan Alat : -Parut -Alat peras -Pisau - Daun pisang -Kompor-Tampah - Baskom Cara membuat : Pertama-tama kupas singkong sampai bersih. Kemudian cuci singkong yg sudah di kupas,cuci sampai besih. Setelah proses pencucian selesai lalu parut sampai halus. Kemudian peras singkong yang sudah di parut hingga air yang terkandung dalam sngkong habis,lalu jemur di bawah terik sinar matahari hingga kering. Lalu buatla...
Masyarakat Tionghoa pertama masuk ke Indonesia disebabkan oleh faktor-faktor antara lain faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal tersebut seperti keadaan di Tionghoa pada saat itu sangat tidak baik. Tionghoa merupakan daerah yang miskin sehingga banyak terjadi tindak kriminal, selain itu sering terjadi bencana kelaparan dan bencana alam. Hal ini didukung oleh pemerintah Tionghoa yang mengizinkan rakyatnya untuk bermigrasi. Keinginan mereka untuk bermigrasi juga didorong oleh transportasi di Tionghoa yang semakin lancar, contoh: kapal uap. Sedangkan faktor eksternalnya seperti ketertarikan masyarakat Tionghoa akan Indonesia karena kekayaan alamnya dan letak strategisnya sehingga memberi peluang cerah sehingga menarik orang-orang Tionghoa untuk datang dan membuka usaha di Nusantara. Saat masyarakat Tionghoa masuk ke Indonesia, secara tidak langsung membawa tradisi-tradisi yang sering mereka lakukan. Antara lain tradisi kelahiran, hari-hari besar, perkawinan serta kem...
Konon, lebaran dirayakan untuk anak yang sudah meninggal juga bagi bayi-bayi yang meninggal sebelum sempat dilahirkan(keguguran).Dirayakan lima hari setelah Idulfitri. Tradisi ini masih dilakukan sampai sekarang, di daerah Surakarta dan sekitarnya. Bagi para orang tua yang anaknya meninggal pada malam bakdo gecil atau disebut juga lebaran ketupat, mereka membuat sesaji yg di gantung menggunakan lidi dari janur sisa membuat ketupat. Adapun makanan yang dijadikan sesaji biasanya ketupat, buah, kue surabi, lepet, tapak belo( lopis), juga makanan yang biasa disukai anak-anak. Mereka membuat tusukan makanan sesuai jumlah anak(keluarga) yg meninggal saat masih kecil. Selain sesaji yg berupa makanan yg di tusuk di lidi janur, para orang tua juga membuat pancen(sesaji) di tampah kecil atau nampan berupa nasi beserta sayur dan lauk pauk, makanan( jajanan) juga buah-buahan, tidak lupa doa dipanjadkan untuk arwah anak mereka yg sudah meninggal du...
Sekaten Solo Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya. Menjelang hari-H Maulid Nabi Muhammad saw, mulai dibunyikannya gamelan yang sebelumnya telah dipindahk...
Opak Singkong adalah makanan jenis keripik khas Jawa Tengah yang berasal dari Wonosobo. Opak Singkong rasanya gurih, asin dan beberapa ada yang pedas. Makanan ini dibuat dari bahan dasar singkong ditambah sedikit daun kucai (bisa diganti daun bawang) lalu garam, dan bisa juga ditambah dengan cabe rawit. sumber foto : http://www.ikiwonosobomas.com/2014/08/siapa-mau-beli-opak-singkong-khas.html Bahan-Bahan yang diperlukan untuk membuat Opak Singkong : 1 buah singkong yang telah diparut daun bawang 2 buah cabe rawit garam 3 siung bawang putih Langkah-Langkah untuk membuat Opak Singkong : Kupas kulit singkong kemudian cuci singkong hingga benar-benar bersih. Kupas singkong yang sudah bersih tersebut sampai matang, jika sudah matang kemudian angkat. Haluskan singkong yang tekah dikukus dan campur dengan garam, irisan bawah putih, dan irisan cabe rawit. Campur semuanya menjadi satu adonan...
Kirab Gunungan Sekaten Solo Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Uniknya acara tersebut diakhiri dengan suatu prosesi kirab yang dinamakan kirab gunungan. Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya....
Indonesia adalah negara yang memiliki beraneka macam budaya pada daerah daerahnya. Di Jawa khususnya Jawa Tengah ada suatu adat yang disebut suronan. Suronan adalah acara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati bulan Sura dalam kalender Jawa. Masyarakat sekitar biasanya memperingatinya pada tanggal 2 Sura menurut kalender Jawa Modern (saat ini). Jika menurut kalender Jawa Lama, seharusnya diperingati setiap tanggal 1 Sura, namun karena tanggalan sudah berganti ke Jawa Modern maka diperingati setiap tanggal 2 Suro ( Kalender Jawa Modern dan Jawa Kuno selisih satu hari) Adat Suronan ini dilakukan dengan memakai pakaian adat jawa yaitu beskap, blangkon, jarik, selop, stagen, sabuk, dan keris. Dalam peringatan ini, masyarakat biasanya melakukan acara nyekar (ziarah) ke makam leluhur dan mendoakan para leluhur leluhurnya agar diterima di sisi-Nya. Setelah melakukan...
Assalaamu'alaykum Generasi Pelestari Budaya! Siapa yang suka ngemil, apalagi yang kriuk-kriuk dan gurih? Kamu? Yuk coba simak apa yang menarik dari kampungku, Pemalang. Pemalang adalah sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang mungkin agak asing ya untuk sebagian orang dan suka ketuker sama Malang lho, padahal mereka terpisah oleh arah mata angin, tengah dan timur. Pemalang yang sudah 443 tahun berdiri ini memiliki beragam keunikan dan kekhasan yang jarang orang tahu, bahkan saya sendiri. Mau tahu salah satu ragamnya? Keyel, bukan kata kerja yang artinya batu atau susah dibilangin lho ya. Apaansih Keyel? Yaps, kerupuk bawang yang biasanya dikemas dalam plastik bening berisi tiga sampai empat kerupuk bawang, dan terdiri dari dua warna kerupuk, merah muda dan putih. Rasanya sangat khas dan membuat para pecinta makanan, khususnya makanan gurih ketagihan melulu. Deskripsi rasa yang membuat liur menetes, gurih bawang dan pedas ditambah menjadi pendamping nasi hangat,...
Sawut adalah makanan khas kebumen, makanan ini ada sejak zaman dahulu, akan tetapi sekarang sudah langka, orang sekarang lebih memilih makan makanan yang modern dari pada makan makanan tradisional. Sawut terbuat dari singkong yang diparut dan dikukus, dan biasanya di atasnya ada parutan kelapa, ada juga yang ditambah gula jawa yang menambah cita rasanya. Berikut cara membuat sawut gula jawa Bahan-bahan: 1 buah singkong 1/2 bulatan gula merah 1 sdm gula pasir 2 lembar daun pandan 1/4 kelapa (parut) Cara memasak: 1. Pilih singkong yang bagus(pulen) yang matang di rebus dan dikukus. Kupas,cuci bersih, parut dengan parutan sawut. 2. Siapkan kukusan, didihkan. 3. Campur kelapa parut dengan sejumput garam sisihkan. 4. Cincang kasar gula merah, potong-potong pandan.campur kesingkong sawut tambahkan sejumput garam dan gula pasir. 5. Kukus si singkong dan kelapa bersebelahan selama 15 menit hingga matang. 6. Sajikan sawut denga taburan kelapa kukus.