Asal-Usul Desa Penganjang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu DaftarSB19 Pada jaman dahulu ada seorang pemuda yang mempunyai keinginan untuk menjadi seorang pengembara. Pemuda itu bernama Jakatarub. Jakatarub adalah seorang pemuda yang bertubuh tegap, gagah dan cerdas. Demikianlah pengembaraan Jakatarub dari waktu ke waktu ditempuhnya denga penuh ketenangan dan ketabahan, meskipun banyak mengalami rintangan. Jakatarub berasal dari Solo. Ia sampai ke Indramayu sebelum Syarif Hidayatullah menyebarkan agama Islam di Cirebon. Karena takdir yang Maha Kuasa, maka Jakatarub akirnya sampai ke suatu tempat yang menjadi kisah tak terlupakan, terutama bagi orang-orang Indramayu. Nama asli Jakatarub adalah Ki Gede Kirom, sedangkan nama julukannya yaitu Ki Gede Penganjang. Ki Gede Kirom mempunyai beberapa nama panggilan, diantaranya yaitu: 1. Ki Jakatarub 2. Ki Gede Penganjang 3. Ki Gede Laha, karena ia sebagai pembuat "laha" (perikanan). Disebut Ki Jakatarub karena dapat melindungi...
Kampung Budaya Sindang Barang adalah suatu kampung adat Sunda yang terletak di Desa Pasir Eurih Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor. Menurut sejarahnya Kampung Sindang Barang sudah ada sejak abad ke XII dan terpapar dalam Babad Pajajaran dan tertulis juga dalam pantun Bogor. Kebudayaan Sunda yang masih kental tercermin dalam perilaku kehidupan masyarakatnya sehari-hari terutama direfleksikan dalam pelaksanaan acara Serentaun yang rutin dilaksanakan di Kampung Sindang Barang. Menurut penjelasan Prasetyo (2011) Kampung Budaya Sindang Barang adalah salah satu kampung adat dari 20 kampung adat yang ada di Jawa Barat. Kampung Budaya Sindang Barang adalah salah satu komunitas yang hingga kini mempertahankan aspek kebudayaan lokal kerajaan Pajajaran, dimana terdapat 78 lokasi situs sejarah Pakuan Sindangbarang, upacara tradisional (upacara adat Serentaun, upacara adat Neteupken, upacara adat Pabeasan, dan berbagai upacara adat lainnya), dan berbagai kesenian tradisional Sunda. Salah satu...
Di Gehol atau Jetak sendiri, salah satu tradisi gotong royong adalah liliuran yang dikhususkan untuk membantu salah satu warga dalam menggarap sawah. Tradisi ini merupakan seni saling membantu sesama warga atas dasar ikhlas. Liliuran sendiri tentu sangat membantu, mengingat sebagian besar warga Gehol adalah petani. Keunikan dari aktivitas budaya tersebut dilihat kontinuitas dalam pelaksanaannya. Jika peserta liliuran adalah sepuluh orang, maka bisa dipastikan dalam waktu tertentu – biasanya dalam masa tanam – kesepuluh orang tersebut akan berkeliling ke ladang atau sawah mereka. Jika hari Senin kesepuluh orang tersebut menggarap sawah si A, maka sembilan hari kemudian mereka akan menggilir sawah masing-masing. Kontinuitas dalam waktu berdekatan memang sangat unik dan menguntungkan. Dengan demikian, masa tanam serta masa panen sawah atau ladang mereka akan terhitung serentak. Senada dengan masa tanam, masa panen...
Cara Membuat Resep BUBUR AYAM MADU Wah.... Menu sarapan pagi hari ini memang benar-benar spesial. Bubur nan gurih ini sangat pas saat dinikmati dengan ayam madu yang nikmat. Pastikan bubur masih panas agar terasa lebih mantap. bahan-bahan/bumbu-bumbu: 5 bungkus bubur ayam instan 1.000 ml air panas 1/2 ekor ayam, dipotong 10 bagian 1 sendok teh air jeruk nipis 1 sendok teh garam minyak untuk menggoreng 1/2 buah bawang bombay, diiris panjang 3 siung bawang putih, dicincang halus 2 sendok makan madu 1 sendok makan kecap manis 1 1/2 sendok teh kecap asin 1 sendok makan saus tiram 1/4 sendok teh merica bubuk 300 ml air 2 sendok makan minyak untuk menumis Cara membuat: Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit. Goreng didalam minyak yang telah dipanaskan sampai berkulit. ...
Minuman Es Sekoteng ini memang sangat cocok untuk dinikmati ketika siang hari yang begitu panas dan cerah. Es sekoteng ini biasanya disajikan tidak sendirian, namun terdapat bahan pelengkap lain yang biasa dipadukan untuk membuat minuman ini misalnya seperti agar-agar, buah dan lain sebagainya. Salah satu bahan yang biasanya mendapingi sekoteng ini adalah kacang hijau atau bisa juga dapat disesuaikan dengan keinginan anda. Berikut cara pembuatan Es sekoteng ini : Bahan bahan sekoteng 120 gr 200 ml sirup gula batu kolang kaling 100 gr ( iris tipis-tipis ) 3 lembar roti tawar ( potong kotak-kotak ) 2 buah alpukat yang sudah matang ( potong-potong ) kelapa muda yang dikerok secukupnya susu kental manis secukupnya es batu secukupnya ( diserut halus ) Kacang hijau Secukupnya Cara membuat Masukkan es batu yang sudah diserut halus kedalam mangkuk hingga menumpuk Masukkan juga kol...
TOP INFO 21 Teknik Dasar Menjahit Bagi sobat yangmemiliki banyak pengetahuan mengenai musik yang ada di daerah Jawa Barat, maka pastinya sobat sudah mengetahui ada seni musik yang sangat populer di daerah tersebut. Ya, seni musik tersebut adalah tarling. ads Pasalnya Seni musik ini telah banyak digemari oleh masyarakat di daerah Jawa Barat terutama di daerah pesisir pantai (pantura), Indramayu dan juga Cirebon. Sebagai warga negara yang baik, maka sudah sepantasnya kita menjaga dan melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Indonesia. Yaitu salah satunya adalah seni musik tarling ( seni musik tradisional ) ini. Oleh karena itu, sobat harus mengetahui sec...
Bahan-bahan 1 porsi 2 ikat pandan (sekitar 20 daun) 250 ml air mineral Langkah 3 hari Cuci bersih daun pandan. Potong-potong daun pandan Blender daun pandan beserta air. Saring hasil blender tadi. Simpan hasil saringan juice pandan tadi dalam wadah tertutup dalam kulkas....
Siapkan potongan sayuran di malam hari agar memudahkan kala memasaknya untuk sarapan. Bahan: 3 sdm minyak sayur 50 g bawang bombay, iris tipis 5 butir bawang merah, cincang halus 3 siung bawang putih, cincang halus 300 g daging sapi, cincang 200 g brokoli, potong ukuran kecil 400 g jagung putren, belah 4 150 g paprika merah, iris memanjang tipis 300 ml kaldu sapi 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 3 sdm air 1 sdm wijen sangrai, untuk taburan Bumbu: 1 sdm saus tiram 1 sdt kecap jepang ¼ sdt garam ¼ sdt merica putih bubuk Cara Membuat: 1. Panaskan minyak, tumis semua bawang hingga harum. 2. Masukkan daging, masak hingga daging berubah warna. 3. Masukkan semua sayuran, kaldu, dan bumbu, masak hingga sayuran matang. Tambahkan campuran maizena, masak hingga mengental. Angkat. Taburi wijen. 4. Sajikan hangat. (f) Untuk 6 porsi sum...
Gemblong Cianjur memiliki rasa yang manis, gurih dan renyah. Terbuat dari ketan, kelapa dan gula merah. Cara membuat : Kukus ketan lalu ditumbuk, kemudian campurkan dengan parutan kelapa. Setelah itu bentuk adonan menjadi bulat dan pipih. Goreng adonan yang sudah dibentuk, lalu lapisi dengan gula merah. Gemblong Cianjur ini dapat ditemukan di depan gedung sate. Salah satu pedagangnya, Mang Encep, berjualan setiap hari dari pukul 7.00 hingga dzuhur. Harga satu Gemblong Rp.2.000.