Adat Nusantara
138 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pernikahan Adat Riau
Ritual Ritual
Riau

Setelah melalui proses yang cukup panjang , dimulai dari Merisik hingga ke Pertunangan, maka kemudian dilanjutkan dengan acara perkawinan. Dalam adat melayu Riau Prosesi Perkawinan sangat banyak kita jumpai dan bahkan berbeda-beda, Melayu Indragiri (Rengat), Kampar, Kuantan Singingi, ataupun melayu Siak, Bengkalis, upacara perkawinan ini dianggap amat sakral bahkan tidak boleh ada satupun rangkaian prosesi adat yang terlewatkan. Berikut Prosesi Adat Melayu Riau dalam perkawinan pada umumnya : Menggantung-gantung Pengantin ibarat raja dan ratu sehari, maka untuk keduanya disiapkan pelaminan yang megah bak singgasana. Acara mengantung-gantung diadakan beberapa hari sebelum perkawinan atau persandingan dilakukan. Bentuk kegiatan dalam upacara ini biasanya disesuaikan dengan adat di masing-masing daerah yang berkisar pada kegiatan menghiasi rumah atau tempat akan dilangsungkannya upacara pernikahan, memasang alat kelengkapan upacara, dan sebagainya. Yang termasuk dalam kegiata...

avatar
Oase
Gambar Entri
Sijobang Buwong Gasiong, Seni Pertunjukan dari Riau
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Riau

Kesenian Sijobang Kampar merupakan suatu bentuk teater monolog tradisional yang dimainkan oleh seorang seniman dengan berdendang, pantun dan syair serta gerak tubuh yang sesuai dengan isi cerita. Kesenian Sijobang umumnya dipentaskan pada malam hari setelah acara kenduri khitanan, kenduri akikah dan terkadang setelah upacara perkawinan. Kesenian Sijobang pada prinsipnya boleh saja ditampilkan pada siang hari, namun seniman Sijobang lebih menyukai penampilan pada malam hari karena suhu udara yang dingin menyebabkan suara mereka tidak cepat hilang dan tidak cepat lelah. Sijobang lebih banyak ditampilkan pada acara khitan dan kenduri akikah karena memang ditujukan sebagai cerita untuk menghibur dan sekaligus sebagai media transmisi nilai-nilai budaya serta adat kepada anak-anak. Pertunjukan dimulai setelah sholat Isya sekitar pukul 20.00 wib dan istirahat pada pukul 24.00 wib setiap malamnya. Pagi harinya sang seniman pergi menunaikan berbagai keperluannya, dan pada malam harinya k...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
CERITA BURUNG BAYAN DAN SI PENGGETAH
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

Burung bayan (eclectus roratus) adalah salah satu jenis burung paruh-bengkok berukuran sedang, dengan panjang sekitar 43 cm. Keistimewaan yang dimiliki burung ini adalah bulunya sangat indah, suaranya sangat merdu, dan pandai berbicara. Selain itu, burung ini juga memiliki keistimewaan yang jauh lebih bernilai dibandingkan dengan keistimewaan lainnya seperti yang disebutkan di atas. Konon, di daerah Riau, Indonesia, ada seekor burung bayan yang sangat cerdik dan sakti, kotorannya bisa berubah menjadi emas. Burung bayan itu adalah milik seorang laki-laki miskin, yang akrab di panggil si Penggetah . Karena kesaktiannya, maka Raja Helat yang sedang memerintah saat itu berkinginan untuk memiliki burung bayan yang sakti itu. ***   Alkisah, di pinggir hutan belantara, terdapatlah sebuah rumah yang dihuni oleh keluarga miskin. Karena kerja si Miskin setiap hari adalah menggetah burung, menggetah burung adalah membuat  perangkap...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH PUTRI TUJUH
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

  Dahulu Kota Dumai hanyalah sebuah dusun nelayan yang sepi, berada di pesisir Timur Propinsi Riau, Indonesia. Kini, Dumai yang kaya dengan minyak bumi itu, menjelma menjadi kota pelabuhan minyak yang sangat ramai sejak tahun 1999.  Kapal-kapal tangki minyak raksasa setiap hari singgah dan merapat di pelabuhan ini. Kilang-kilang minyak yang tumbuh menjamur di sekitar pelabuhan menjadikan Kota Dumai pada malam hari gemerlapan bak permata berkilauan.  Kekayaan Kota Dumai yang lain adalah keanekaragaman tradisi. Ada dua tradisi yang sejak lama berkembang di kalangan masyarakat kota Dumai yaitu tradisi tulisan dan lisan. Salah satu tradisi lisan yang sangat populer di  daerah ini adalah cerita-cerita rakyat yang dituturkan secara turun-temurun.    Sampai saat ini, Kota Dumai masih menyimpan sejumlah cerita rakyat yang digemari dan memiliki fungsi moral yang amat penting bagi kehidupan masyarakat, misalnya sebagai alat pen...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
ASAL USUL SELAT NASIK DI PULAU SUBI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

  Selat Nasik adalah sebuah selat yang memanjang lurus dari timur ke barat membelah (di sebelah utara) dan Pulau Subi Besar (di sebelah selatan), yang terletak di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Menurut cerita, keberadaan Selat Nasik ini disebabkan oleh ulah Datuk Kaya yang menghamburkan Nasik basi di Pulau Subi. Mengapa Datuk Kaya menghamburkan Nasik basi sehingga menyebabkan hamburan Nasik itu menjelma menjadi selat? Ikuti kisahnya dalam cerita Asal Mula Selat Nasik Di Pulau Subi berikut ini!  * * * Alkisah , di daerah Natuna, Kepulauan Riau, terdapat sebuah pulau bernama Pulau Subi yang dikuasai oleh seorang Datuk Kaya . Sang Datuk Kaya mempunyai seorang istri bernama Cik Wan dan seorang putri yang cantik nan rupawan bernama Nilam Sari . Ia seorang gadis yang rajin, berbudi pekerti luhur, dan tidak angkuh.    Setiap hari ia duduk menekat (membordir), menyulam, dan merenda benang sutra. Ia juga pan...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tari Persembahan Melayu Riau
Tarian Tarian
Riau

Tari Persembahan merupakan tari daerah yang berasal dari daerah Riau dan salah satu ikon seni masyarakat Riau. Sesuai namanya, tari persembahan adalah tarian yang wajib dipersembahkan kepada tamu agung yang memasuki daerah Riau sebagai tanda penghormatan dari masyarakat Riau dan ucapan terima kasih karena telah bersilaturahmmi di daerah melayu. Tari ini juga merupakan lambang keterbukaan masyarakat melayu kepada orang asing dari luar daerahnya. Ada satu hal unik masyarakat Riau yang masih dipertahankan di tari persembahan yakni suguhan daun sirih kepada tamu agung. Mau tidak mau, tamu agung harus memakan daun sirih yang disuguhkan oleh para penari. Karena ciri khas dari tari persembahan ini adalah daun sirih yang disuguhkan kepada tamu agung. Pada zaman dahulu, tari persembahan hanya dilakukan saat ada tamu agung yang memasuki daerah Riau. Namun di zaman sekarang, tari persembahan bukan hanya sebagai simbol penghormatan kepada tamu agung, tapi juga merupakan tarian wajib dalam m...

avatar
OSKM18_16618010_Adli Luthfi
Gambar Entri
Kaluk Pakis (Kaluk Paku)
Ornamen Ornamen
Riau

Corak Motif Kaluk Pakis (kaluk paku) untuk Ukir Tekat Tenun Songket merupakan gambaran pohon/tetumbuhan pakis/paku yang berkeluk-keluk atau meliuk-liuk, tak hanya diperuntukkan bagi kerajinan tekat maupun tenunan dan sejenisnya.  Motif Kaluk Pakis/Paku  lazim pula dipakai untuk ukiran bangunan dan ukiran benda-benda lainnya. Semua corak motif melayu disepadukan dengan cermat sehingga kelihatan serasi dan saling mengisi ruang. Motif ini sering di pakai pada aksesoris pelengkap pakaian adat melayu riau,biasanya terdapat pada songket.Motif ini seperti disebutkan tadi bisa di jumpai pada rumah adat melayu (selaso jatuh kembar).Belakangan ini motif ini tetap banyak di temui pada songket dll.Hanya saja nama motif yg terdapat tidak banyak yang mengetahuinya.Motif ini juga berpotensi besar untuk di alkulturasikan ke budaya lain (sumber: www.tamadunmelayu.info)

avatar
OSKM_16618009_M Avicenna A S #OSKMITB2018
Gambar Entri
Tugu Zapin
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Riau

Tugu setinggi 7 meter ini terletak di titik nol Kota Pekanbaru, tepatnya di bundaran Jalan Gadjah Mada. Tugu ini adalah peninggalan Gubernur Propinsi Riau Ke-11, Rusli Zainal, yang menggantikan Tugu Pesawat Tempur peninggalan Gubernur Propinsi Riau Ke-5, Imam Munandar. Tugu ini berbentuk sepasang Bujang dan Dara yang sedan menarikan tari yang sebagai  icon  Propinsi Riau, yaitu Tari Zapin. Tugu ini menggunakan APBD lebih dari Rp 4 Miliar, sedangkan menurut kajian seorang Design Engineer, tugu ini seharusnya hanya memakan biaya sekitar Rp 500 Juta untuk fisiknya, dan jika ditambahkan untuk biaya prosesnya akan menjadi kurang dari Rp 2 Miliar. Selain karena masalah pendanaannya, Tugu Zapin ini sempat fenomenal dengan sebutan "Tugu Bahenol", dikarenakan bentuk arsitekturnya yang dapat dikatakan tidak sesuai dengan kaidah - kaidah adat Riau. Tugu ini menampakkan lekukan tubuh si patung wanita yang sedan menari, lekukan tubuh ini bisa dilihat dari arah kanan Kantor Gubernur...

avatar
OSKM18_16418168_Fariz Ramadhan
Gambar Entri
Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
Ornamen Ornamen
Riau

              Di adat melayu terdapat motif-motif unik yang sering dipakai masyarakat melayu dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk motif dari banyaknya motif di budaya melayu itu ialah motif "Lebah Bergantung". Jika kalian pernah jalan-jalan ke Riau, pasti pernah melihat motif "Lebah Bergantung" ini baik dari hiasan atap bangunan sampai hiasan dekoratif di kain songket yang juga merupakan salah satu aspek kebudayaan melayu Riau. Contohnya seperti ini.                   Motif ini bukan hanya sekedar motif yang sembarangan dibuat begitu saja melainkan motif ini memiliki artinya sendiri.  Motif Lebah Bergantung ini mencerminkan tentang rumah lebah madu yang biasanya menggantung di dahan pohon. Hal ini mengingat bumi Melayu Riau dahulunya sangat kaya akan pepohonan besar yang kebanyakan dari mereka dijadikan tempat menggantungkan r...

avatar
OSKM_16718145_Prama #OSKMITB2018