Bahan-bahan 15 buah rimpi (pisang sale) 1/4 kg tepung beras 1/2 sdt garam secukupnya Pewarna kuning 1 butir telur 1 lt minyak untuk menggoreng Langkah Campurkan tepung beras..garam..pewarna kuning..telur..aduk2 smpai tercampur rata...bila terlalu kental tambahkan air..tp jgn terlalu encer... Panaskan minyak... Setelah minyak panas...celupkan rimpi kedalam adonan..masukkan kedalam minyak...*rimpi bs di pipihkan dulu dengan cara dipenyet dgn centong nasi...untuk mdapatkan rimpi goreng dg tekstur agak kering......
Bahan-bahan ( 3 cup beras) 1 lembar daun pandan, simpulkan 1 bungkus kara 65ml 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai, geprek Secukupnya garam Secukupnya air Secukupnya kunyit bubuk Telur masak habang : 5 butir telur, rebus hingga matang 5 cm kayu manis 10 buah cabe keriting merah kering 4 butir bawang merah 2 butir bawang putih 2 cm jahe 1/2 sdt terasi matang 1/2 biji gula merah ukuran kecil. Iris sisir Secukupnya garam & gula Secukupnya air Langkah Nasi kuning banjar : cuci beras hingga bersih. Masukkan beras, santan instan, serai, daun salam, daun jeruk, daun pandan dan air secukupnya seperti ukuran memasak nasi Aron nasi lalu masukkan kunyit bubuk hingga tingkat kuning yg diinginkan. Masukkan garam dan gula. Icip rasa. Jika air sdh habis meresap, masukkan beras kedalam kukusan yang sudah dipanaskan. Kukus kura...
Nasi Astakona merupakan salah satu kuliner khas masyarakat Banjar yang berasal dari tradisi Kesultanan Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam perkembangannya, nasi astakona dapat disajikan dalam prosesi pernikahan adat Banjar. Biasanya disantap pada acara Badadapatan (santap bersama setelah pengantin bersanding di pelaminan). Astakona merupakan sebuah kata yang terdapat dalam istilah sastra Indonesia lama yang berarti segi banyak. Hal ini dapat dilihat dari cara penyajiannya hidangan yang cukup banyak dan disajikan pada tempat khusus berupa talam yang bertumpang 3-5 susun. Hidangan umumnya terdiri dari 3 komponen pokok yaitu nasi, lauk pauk dan buah-buahan. Nasi Astakona disajikan dalam talam kuningan tumpang tiga berkaki tunggal. Diameter talam-talam yang disusun membentuk seperti kerucut ini ukurannya cukup variatif. Dari yang terbesar (45 cm), sedang (38 cm) hingga terkecil (32 cm). Ketiganya disusun bertingkat hingga mencapai tinggi sekitar 50 cm. Talam pertama berisi nasi...
Bahan Udang ¼ kg Air 2 gelas Bumbu Bawang merah 4 buahh Asam 3 mata Bawang putih 2 siung Terasi ½ sendok makan Lombok merah 6 buah Garam 1 sendok makan Laos 2 iris Lombok rawit 3 buah Cara Pembuatan Udang dibersihkan. Lombok , terasi dan garam dihaluskan. Bawang merah, bawang putih diiris halus. Semua bumbu dimasukkan dalam panci dengan 2 gelas air, direbus sampai mendidih. Sesudah mendidih udang dimasukkan. Sumber : Buku Kumpulan Masakan Indonesia (Disadur oleh : Ika Budiawati, Kemal) http://warintek.hol.es/artikel/ttg_masakan_indonesia/menu-2/asem-asem%20pedas%20udang.pdf
Bahan Daging 1 kg Kelapa ½ butir Bumbu Bawang merah 5 buah Kencur ½ rsj Bawang putih 2 siung Sereh 1 batang Kemiri 5 biji Gula pasir ½ sendok makan Ketumbar 1 potong Garam 1 sendok makan Laos 1 potong Terasi 1 sendok teh Cara Pembuatan Daging dibersihkan, dipotong-potong. Bumbu-bumbu dihaluskan, kecuali laos dan sereh. Bumbu-bumbu ditumis, daging dimasukkan. Kelapa diparut diambil santannya 5 gelas, dimasukkan dalam no.3. Dimasak sampai dagingnya empuk. Jika sudah kental diangkat. Sumber : Buku Kumpulan Masakan Indonesia (Disadur oleh : Ika Budiawati, Kemal) http://warintek.hol.es/artikel/ttg_masakan_indonesia/menu-4/masak%20kuning.pdf
Bahan-bahan : Jagung muda 10 bj Kelapa ½ btr Mentega/margarine 1 sdm Bumbu-bumbu : Bawang merah 8 bh Tomat 1 bh Lada putih ½ sdt Gula pasir ½ sdt Bawang daun 2 btg Garam 2 sdt Seledri 2 btg Vetsin 1 bks Cara membuatnya : Jagung dikupas, dipotong-potong. Kelapa diparut, diambil santannya 6 gelas. Bawang merah ½ nya diiris, digoreng. Bawang merah yang lain beserta bumbu-bumbu dihaluskan, ditumis, dimasukkan santan, direbus sampai mendidih. Dimasukkan jagung, kalau sudah empuk diangkat, ditaburkan bawang goreng diatasnya. Sumber : Buku Kumpulan Masakan Indonesia (Disadur oleh : Ika Budiawati, Kemal) http://warintek.hol.es/artikel/ttg_masakan_indonesia/menu-5/setup%20jagung%20muda.pdf
Sensasi mangga muda pada sambal khas Banjar ini bikin nafsu makan terus bergelora. Bahan: 3 buah cabe merah besar 8 buah cabe rawit 1 buah tomat 4 butir bawang merah 3 siung bawang putih 1 ruas ibu jari terasi atau acan 1 buah mangga muda Gula pasir secukupnya Garam secukupnya Cara membuat: Tumis semua bahan hingga agak layu, tiriskan. Uleg semua bahan sampai halus. Tambahkan terasi bakar dan racikan mangga muda dan garam, ulek hingga tercampur rata. Koreksi rasa dengan menambahkan gula pasir secukupnya sesuai selera. Sumber: https://food.idntimes.com/recipe/sophia-marie/5-resep-sambal-khas-indonesia-1/full
Cabai hiyung adalah salah satu varietas cabai di Indonesia. Cabai ini hanya tumbuh di Desa Hiyung , Kecamatan Tapin Tengah , Kabupaten Tapin , Kalimantan Selatan , sehingga cabai tersebut diberi nama Cabai Hiyung. Saat ditanam di tempat lain, rasanya menjadi kurang pedas, bahkan cenderung tidak pedas. Cabai hiyung diakui sebagai cabai rawit terpedas se-Indonesia. Cabai hiyung memiliki tingkat kepedasan hingga 17 kali dibanding cabai rawit biasa. Cabai ini memiliki tingkat kepedasan yang tinggi dengan kadar kapsaisin mencapai 94.500 ppm. Selain rasanya yang sangat pedas, cabai hiyung memiliki keunggulan lainnya yaitu mempunyai daya simpan yang cukup lama, yakni 10-16 hari pada suhu ruangan. Plasma nutfah ini telah resmi terdaftar pada Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia Nomor 09/PLV/2012 tanggal 12 April 2012 sebagai Varietas Lokal dengan nama "Cabai Rawit Hiyung". Cabai...
Sasirangan merupakan kain khas adat suku Banjar yang mayoritas menetap di Kalimantan Selatan. Kain yang dibuat melalui proses pewarnaan rintang menggunakan bahan seperti tali, benang, ataupun sejenisnya dengan corak-corak tertentu. Kain sasirangan dipercaya memiliki kekuatan magis yang bermanfaat untuk pengobatan (batatamba), khususnya untuk mengusir roh jahat dan melindungi diri dari gangguan makhluk halus. Agar bisa digunakan sebagai alat pengusir roh jahat atau pelindung badan, kain sasirangan biasanya dibuat berdasarkan pesanan (pamintaan). Awal kemunculan kain sasirangan mempunyai bentuk dan fungsi yang cukup sederhana, seperti ikat kepala (laung), sabuk dan tapih bumin (kain sarung) untuk lelaki, selendang, kerudung, udat (kemben), dan kekamban (kerudung) untuk perempuan. Seperti kain pada umumnya kain sasirangan memiliki banyak motif salah satunya Motif Batik Sasirangan Tampuk Manggis . Motif Batik Sasirangan Tampuk Manggis Tampuk adalah bag...