Sebuah pelestarian tarian ludruk yang digagas oleh cak robert bayonedz, dengan mengajak anak anak muda mencintai seni ludruk. Memiliki basecamp di gedung pringgondani THR surabaya
Reog adalah kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog sebenarnya. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang sangat kental dengan hal-hal berbau mistis dan ilmu kebatinan yang sangat kuat. Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal usul Reog dan Warok. Salah satu cerita yang paling terkenal di masyarakat. Cerita Reog itu tentang Pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Dalam Pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Siga Barong", raja hutan, menjadi simbol untuk Kertabumi, dan diatas kepalanya ditancpkan bulu-bulu merak yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Pementasan Seni Reog Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa peristiwa seperti pernikahan, khitanan dan hari-har...
Megengan berasal dari kata megeng yang artinya ‘menahan’. Tak hanya makan dan minum, tetapi juga menahan dari segala nafsu dan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Tradisi Megengan dimaknai sebagai perwujudan rasa syukur atas umur panjang sehingga bisa bertemu lagi dengan bulan suci Ramadhan. Megengan diisi dengan kegiatan bersih-bersih makam bagi laki-laki dan bersih-bersih masjid atau mushola. Kegiatan ini dilakukan seminggu sebelum memasuki Bulan Ramadhan. Sedangkan para perempuan mempersiapkan tumpeng untuk disedekahkan dalam rituan megengan. Mereka juga memasak makanan untuk kemudian dikirimkan sebagai bentuk sedekah ke tetangga atau saudara. Kue yang tak pernah ketinggalan dalam tradisi ini adalah kue apem . Apem berasal dari kata afwum yang artinya adalah meminta dan memberi maaf. Konon karena masyarakat Jawa tidak mengenal huruf “f”, kata afwun berubah menjadi apwun , lalu menjadi apwum , kemudian apwem , dan...
Kesenian jaranan/kuda lumping asal muasalnya diangkat dari dongeng masyarakat Kediri, tepatnya pada masa Kerajaan Ngurawan. Konon Sang Raja, Prabu Amiseto memiliki anak yang sangat cantik rupawan bernama Dyah Ayu Songgolangit (songgolangit, bhs jw=memikul langit) yang sangat terkenal seantero jagat , hingga banyak sekali raja-raja dari luar yang ingin mempersuntingnya. Jaranan, merupakan salah satu tarian tradisional khas Kediri. Selain sebagai hiburan, seni jaranan juga dikenal sebagai alat pemersatu masyarakat di Kediri. Meski berupa tarian, Jaranan memiliki ciri tersendiri, baik dari tarian, pakaian yang dikenakan, serta irama yang mengiringinya. Kesenian Jaranan asli Kediri, biasa diiringi dengan berbagai alat musik, seperti gamelan, gong, kendang, kenong. Sedangkan, dilihat dari tariannya, ada 2 macam tarian yang digunakan, yaitu tarian pegon atau jawa, dan tarian senterewe yakni gabungan antara tarian jawa dengan tarian kreasi baru. Menurut beberapa seniman di Kediri,...
A. Mengenal Tari Turonggo Yakso Tari Turonggo Yakso merupakan kesenian asli kabupaten Trenggalek. Awalnya kesenian ini berasal dari “baritan” yaitu sebuah ritual yang dilakukan oleh masyarakat kecamatan Dongko sejak lama. Berkat jasa Bapak Puguh yang juga merupakan warga Dongko, dengan memperkenalkan kesenian Turonggo Yakso akhirnya kesenian ini mulai dikenal sebagai kesenian asli Trenggalek yaitu pada tahun 80 -an.Tari Jaranan Turonggo Yakso ini menceritakan tentang kemenangan warga desa dalam mengusir marabahaya atau keangkaramurkaan yang menyerang desanya. Saat ini tari Turonggo Yakso banyak diminati oleh para pelajar diwilayah Trenggalek, mulai dari anak SD sampai pada ibu-ibu dan orang tua. Bahkan setiap perayaan 17 Agustus hampir taka da sekolah yang tidak menampilkan Kesenian Tradisional tersebut. Mungkin bagi mereka ini semua adalah ungkapan rasa hormat yang dituangkan dalam sebuah gerakan yang tak lain adalah menari. Tari Turonggo Yakso ini ber...
kurungan bayi ini berasal dari Surabaya diperoleh pada tahun 2001. Penyembuhan anak sakit yang dimasukan ke dalam kurungan. kurungn bayi ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Boneka jailangkung ini diperoleh dari Surabaya pada tahun 1999. Permainan untuk mendatangkan roh yang dapat dipakai untuk mencari informasi tentang diagnosa penyakit dan jenis pengobatannya. Boneka ini dipegang oleh 2 anak yang masih suci dan dipandu oleh seorang pawang. Jawaban dari semua pertanyaan dituliskan pada sehelai kertas dengan batu tulis. boneka jailangkung ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Boneka ninik towok ini diperoleh dari Surabaya pada tahun 1999. Permainan ini bersifat magis. Dilakukan dengan maksud sebagai usaha menjaga keselamatan desa, menolak balak dan hal-hal lain semacam itu melalui jalan spiritual. Oleh karena itu pelakunya bukan anak muda melainkan orang yang sudah tua. Tapi bisa juga dipakai sebagai mainan tradisional anak-anak. boneka ninik towok ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Pentol Corah, salah satu jajanan populer yang banyak digandrungi kalangan anak muda Kota Madiun. Dinamakan pentol corah karena dahulunya berasal dari daerah Corah, yaitu daerah di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kartoharjo Madiun. Sekarang, pentol corah sudah menjamur di warung-warung pinggir jalan bahkan luar Madiun. Dari segi penampilan, pentol corah memang terlihat biasa saja dan hampir seperti pentol cilok pada umumnya. Dengan bahan dasar tepung pati yang dibungkus dengan kulit tahu, kuliner ini disajikan dengan racikan sambal pedas seperti tomat, cabai, bawang, dan merica. Inilah yang paling membedakan dengan cilok yang menggunakan sambal kacang dan kecap. RM/Toko yang Menyediakan : Pentol Corah Madiun Restaurant Address: Purba Jaya II, Rejomulyo, Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63111 Phone: 0822-3482-5467 Sumber : http://beritajatim.com/gaya_hidup/231002/pentol_corah,_jajan_su...