Kopi khas Jawa Tengah ini memang terbukti sangat berkualitas karena memang daerah Temanggung merupakan salah satu daerah dataran tinggi yang sangat cocok untuk ditanami oleh tanaman kopi. Tidak hanya itu saja, disamping tanaman kopi juga ada tanaman tembakau yang mana sari-sari tembakau ini juga berpengaruh terhadap citarasa dari hasil kopi yang didapat. Sisipan rasa tembakau pada biji kopi bisa dirasakan ketika sedang diseduh maupun saat diminum. Hal ini dikarenakan sari-sari tenaman tembakau yang berada di samping tanaman kopi diserap oleh kopi sehingga rasa yang ada pada biji kopi juga menghasilkan rasa tembakau yang sangat alami dan tidak bisa dihilangkan. Jenis kopi temanggung Keunikan dari biji kopi temanggung ini memang sangat jauh berbeda dari biji kopi lainnya. Biji yang dihasilkan juga memiliki kualitas unggul. Tidak hanya itu saja, kopi ini juga memiliki beberapa jenis yang memang dihasilkan oleh petani Kabupaten Temanggung. Kopi tersebut adalah jenis robusta da...
Dugderan merupakan festival untuk menandai dimulainya ibadah puasa di bulan Ramadan yang diadakan di Kota Semarang. Perayaan yang telah dimulai sejak masa kolonial ini dipusatkan di daerah Simpang Lima. Perayaan dibuka oleh wali kota dan dimeriahkan oleh sejumlah mercon dan kembang api (nama "dugderan" merupakan onomatope dari suara letusan). Pada perayaan ini beragam barang dijual (semacam pasar malam) dan pada masa kini sering diikutkan berbagai sponsor dari sejumlah industri besar. Meskipun demikian, ada satu mainan yang selalu terkait dengan festival ini, yang dinamakan "warak ngendok". Dugderan dimaksudkan selain sebagai sarana hiburan juga sebagai sarana dakwah Islam. Dugderan ini sekarang di selenggarakan di Daerah Pasar Johar, Pernah juga di laksanakan di Daerah dekat Masjid Agung Semarang. Namun, ketika di adakan disitu masyarakat kurang berpartisipasi sehingga dugderan begitu sepi. Pernah juga di selenggarakan di dekat Station Tawang namun, ke...
Pindang tetel adalah makanan khas pekalongan yang berasal dari desa Ambokembang, Kedungwuni, Pekalongan. Meskipun bernama pindang tetel , masakan ini lebih mirip rawon dan dibuat dari tetelan daging iga sapi, bukan ikan pindang. Pindang tetel merupakan sayur berkuah berisi tetelan daging sapi dan irisan daun bawang dengan bumbu pindang dicampur kluwek sehingga menyerupai rawon. Masakan ini disajikan dengan kerupuk merah dan kuning yang digoreng dengan pasir. Pindang tetel tidak cocok disajikan dengan kerupuk yang digoreng dengan minyak karena merusak cita rasanya. Pada mulanya, masyarakat Ambokembang hendak memanfaatkan hasil bumi kluwek dari daerah mereka. Saat mereka memadukan kluwek dengan tempe dan tahu, rasa masakan yang dihasilnya kurang enak. Akhirnya mereka menggunakan daging sapi dan ternyata rasanya enak, terutama bila daging sapi dipotong kecil-kecil (bahasa Jawa: ditetel-tetel ). Selanjutnya, masyarakat Ambokembang menyebutnya Pindang Tetel . &nb...
Bakpia khas Tegal yg tampilannya hampir sama dengan bakpia umumnya. Bedanya, pianya lebih padat, lebih renyah, dan lebih gurih. Untuk ukurannya pun lebih besar. Latopia yang terkenal dapat dibeli di Jl. Paweden kota Tegal. RM/Toko yang Menyediakan: Pia Argasari Cake Shop Address: Jalan Veteran No.46, Tegalsari, Tegal Bar., Kota Tegal, Jawa Tengah 52111 Phone: (0283) 325095 Sumber: http://tegalkotane.blogspot.co.id/2014/06/nama-jajanan-dan-tempat-jajanan-enak-di.html
Makna Lagu Cempa rowa ini merupakan salah satu hewan yang ditungganggi atau yang digunakan dalam pedalangan, biasanya cempa rowa ini diiringi dengan gendhing-gendhing jawa.Selain itu biasanya cempa rowa ini berkaitan dengan jaran atau kuda bisa saja di artikan mirip kuda. Lagu ini juga menggambarkan seekor jaran yaitu jaran bopong, jaran bopong ini di dalam pewayangan kesenian jawa biasanya digunakan sewaktu semar dan bagong keluar atau masuk dalam pertunjukan. Dan disertai dengan iringan gamelan, lagu ini merupakan lagu yang menggambarkan cerita lelucon dan mengabarkan semua orang bergembira riya. Cempa rowa ini merupakan seekor binatang yang sangat kecil kurus hingga tak kuat berjalan, apa sih yang di makan binatang itu sampai- sampai berjalan aja montang-manting. Diibaratkan jaran yaitu jaran bopong, jaran yang tidak bisa berjalan ditambah di tunggangi semar dan bagong, tokoh semar dan bagong dalam pewayangan kan besar dan gemuk sekali sehingga...
Latopia merupakan nama lain dari laktopia. Bakpia khas Tegal yg tampilannya hampir sama dengan bakpia umumnya. Bedanya, pianya lebih padat, lebih renyah, dan lebih gurih. Untuk ukurannya pun lebih besar. Latopia yang terkenal dapat dibeli di Jl. Paweden kota Tegal. RM/Toko yang Menyediakan: Toko Oleh-Oleh Khas Tegal Deli Address: Jalan KH. Wahid Hasyim, Mangkukusuman, Tegal Timur, Mangkukusuman, Tegal Tim., Tegal, Jawa Tengah 52131 http://tegalkotane.blogspot.co.id/2014/06/nama-jajanan-dan-tempat-jajanan-enak-di.html
Lir Ilir Provinsi Jawa Tengah Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir Tak ijo royo royo Tak sengguh panganten anyar Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir Dondomana jrumatana kanggo seba mengko sore Mumpung padang rembulane Mumpung jembar kalangane Sun suraka surak hiyo Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
“Teja tirta atmaja nata rahwana. Suteng indra prajane sri bumantara. Sun watara lamun sira darbe tresna. Kawistiwa gones wicarane kawistiwa kawu ana tilik sumarah nyang hyang Suksma.” “Dhuh biyung emban, wayah apa iki? Rembulan wus ngayom, anggegana prang abyor lintangé. Titi sonya, puspita kasilir, maruta wis kingis, sumrik gandanya rum.” “Kados Gusti, sampun tengah ratri, pangintening batos.” “Iya kok durung rawuh mréné, Gusti kakung, ratuné wong sigit. Apa cidrèng janji, dora mring wak ingsun.” [dhuh emban, sekarang sudah pukul berapa?, rembulan sudah bersinar dengan terang benderang mengayomi bumi, Bintang-bintang beterbangan dan menyebar diangkasa, Saat sepi terasa bunga-bunga yang tersapu angin, harum aromanya.] [Sepertinya sudah tengah malam, Gusti Putri] [tet...
Tanaman jarong memiliki nama lokal antara lain jarongan, jarong lalaki (Jawa), siu insui, sangko hidung (Sulawesi), rai-rai dodinga (Maluku). Nama latinnya Achyranthes aspera , dari famili Amaranthaceae. Tanaman setinggi 1 m ini merupakan terna tahunan. Batangnya bercabang banyak warna hijau kemerahan. Daunnya tunggal bentuk bulat telur dan lonjong. Bunganya seperti tandan warna hijau. Tanaman jarong tersedia di balai pembibitan tanaman herbal/ obat. Bagian yang digunakan sebagai obat : Seluruh bagian tanaman, akar. Khasiat jarong :Memiliki efek memperkuat otot, tulang, ginjal, juga antitoksin, antiinflamasi, peluruh air seni, mempermudah persalinan. Banyak digunakan sebagai obat demam, panas, malaria, gondongan, radang paru-paru, rematik, kencing batu , infeksi ginjal, sakit waktu haid, muntah darah, bisul. Resep herbal sederhana : 1. Gondongan : Akar secukupnya direbus, airnya diminum. Akarnya digiling halus lalu ditempelkan pada g...