Bahana-bahan 1.5 Liter Santan kelapa dari 2 butir kelapa 500 gram tepung beras 100 gram tepung sagu 4 butir telur, kocok lepas 4 lembar daun salam 4 sdt garam Bumbu halus 5 butir bawang merah 1 butir bawang putih 2 buah cabe merah Taburan Bawang goreng ebi sangrai yang telah dihaluskan irisan cabe merah Cabe merah Rebus santan, daun salam dan garam hingga mendidih, biarkan hangat lalu buang daun salamnya Campur tepung beras, tepung sagu dan bumbu halus, tambahkan telur dan santan hangat, aduk rata lalu saring Ambil cetakan kue talam, oles dengan minyak goreng lalu tuang adonan, lakukan hingga semua adonan habis Kukus semua adonan yang sudah ada dicetakan selama 20 menit, angkat lalu biarkan dingin Taburkan dengan bawang goreng, ebi dan irisan cabe merah Sajikan SUmber: http://ayokitamasak.blogspot.co.id/2015/03/resep-kue...
Bahan-bahan 25 butir telur bebek 100 gram gula pasir 250 gram mentega 400 ml susu kental manis 50 gram tepung terigu 1/2 bungkus vanili Cara membuat Kocok gula dan mentega hingga gula larut masukan telur bebek, aduk rata kemudian masukan susu kental manis, vanili dan tepung terigu kocok kembali hingga tercampur rata siapkan loyang bundar, oleskan sedikit mentega lalu tuang adonan yang telah kita buat tadi kukus dalam kukusan selama delapan jam, gunakan api kecil dan pantau agar air kukusanya tidak habis, jika habis segera tambahkan air kembali, Angkat Panggang dalam oven selama 25 menit, keluaekan dari cetakan sajikan Sumber: http://ayokitamasak.blogspot.co.id/2015/03/resep-kue-delapan-jam-khas-jambi.html
Bahan-bahan 1kg beras kualitas bagus 1000ml santan kental dari 2 butir kelapa 1 batang serai, ambil abgain putihnya lalu geprek 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 lembar daun pandan, ikat 2 sdt garam 1 sendok minyak goreng Bumbu halus 5 siung bawang merah 4 siung bawang putih 1 sdt ketumbar bubuk 1/2 sdt jinten Pelengkap Bawang goreng Irisan mentimun Emping Telur dadar Teri balado Kari Kacang goreng Cara membuat Cuci beras hingga bersih, sisihkan Tumis bumbu halus hingga harum kemudian masukan daun salam, daun jeruk, daun pandan, sereh, dan garam setelah mendidih matikan api masukan tumisan bumbu dan santan kedalam panci beras, kemudian masak sambil sesekali diaduk hingga air meresap semua ke dalam setiap bulir beras Setelah beras selesai di...
Tari selampit delapan merupakan tari tradisional yang berasal dari Provinsi Jambi. Tari ini pertama kali diperkenalkan oleh M. Ceylon ketika bertugas pada Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi pada tahun 1970-an. Pria kelahiran Padang Sidempuan 7 Juli 1941 ini memiliki bakat yang luar biasa dalam bidang kesenian, terutama seni tari. Sebagai pribadi yang baik, ramah, dan enerjik membuat dia mudah beradaptasi dengan budaya dan lingkungan setempat. Aktivitasnya yang lebih banyak bergulat dalam bidang kebudayaan menjadikan dirinya berhasil menangkap pesan terdalam dari pergaulan masyarakat yang kemudian diolah menjadi sebuah karya seni bernama Tari Selampit Delapan. Dalam perkembangannya, tari tersebut kemudian ditetapkan menjadi salah satu tarian khas Provinsi Jambi. Oleh M. Ceylon, Tari Selampit pertama kali diperkenalkan untuk merekatkan hubungan pergaulan antarpemuda. Melalui media tari, suasana keakraban antarpemuda dapat terbangun dengan baik. Setiap gerak dalam tari ini menggambarkan...
Membentang dari barat ke timur di tepian Sungai Batang Hari, situs ini belasan kali lebih luas dari Candi Borobudur, dan dianggap sebagai yang terluas di Indonesia. Kompleks percandian ini diperkirakan didirikan antara abad 4 hingga 11, dan diyakini sebagai salah satu pusat pengembangan Agama Buddha di masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Diperkirakan terdapat minimal 80 reruntuhan bangunan kuno di mana sembilan di antaranya telah dibuka dan dilakukan pelestarian secara intensif, antara lain Candi Vando Astano, Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candi Kembar Batu, Candi Gedong 1, Candi Gedong 2, dan kolam Talaga Rajo. Selain itu juga terdapat kanal-kanal yua yang mengelilingi kompleks ini. Legenda Kompleks Candi Muaro Jambi. Dahulu kala, Raja Datuk Paduka Berhala diminta oleh Putri Pinang Masak untuk membuat kompleks candi setinggi langit dalam semalam. Kesal karena gagal, raja menendang candi hingga berserakan dan membentuk candi-candi kecil. Festival Muaro Jambi Dengan makin ra...
Kawasan Candi Muaro Jambi merupakan kompleks warisan peninggalan yang terletak di tepi aliran Sungai Batanghari, Jambi, yang merupakan sungai terpanjang di Sumatera, berhulu di Pegunungan Bukit Barisan dan bermuara di pantai timur Jambi. Luas kawasan percandian Muaro Jambi adalah sekitar 3.981 Hektar, tertetak 01° 26' 25" LS,- 01° 30' 22,4" LS dan 103° 37' 23,7" BT, 103° 42' 45,4" BT. Di dalam kawasan itu terdapat banyak sekali candi-candi, sehinga sering disebut gugus candi Muaro Jambi. Hasil penelitian arkeologi yang dipadukan dengan bidang ilmu geografi dan geologi memberi informasi, bahwa Kawasan Cagar Budaya Muarajambi merupakan dataran tanggul alam kuno yang dikelilingi sungai-sungai kuno yang melingkari daratan tempat berdirinya bangunan-bangunan candi. Hasil penelitian ini juga menjadi dasar tentang perlunya pelestarian di Kawasan cagar budaya Muarajambi. Dimulai dari pekerjaan clearing yang sudah dilakukan sejak tahun 197...
Kajang Lako Rumah Orang Batin (Jambi) Identitas Rumah Adat Orang Batin adalah salah satu suku bangsa yang ada di Provinsi Jambi. Sampai sekarang orang Batin masih mempertahankan adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang mereka, bahkan peninggalan bangunan tua pun masih bisa dinikmati keindahannya dan masih dipergunakan hingga kini. Konon kabarnya orang Batin berasal dari 60 tumbi (keluarga) yang pindah dari Koto Rayo. Ke 60 keluarga inilah yang merupakan asal mula Marga Batin V (baca: lima), dengan 5 dusun asal. Jadi daerah Marga Batin V itu berarti kumpulan 5 dusun yang asalnya dari satu dusun yang sama. Kelima dusun tersebut adalah Tanjung Muara Semayo, Dusun Seling, Dusun Kapuk, Dusun Pulau Aro, dan Dusun Muara Jernih. Daerah Margo Batin V (baca: lima) kini masuk wilayah Kecamatan Tabir, dengan ibukotanya di Rantau Panjang, Kabupaten Sorolangun Bangko. Pada awalnya orang Batin tinggal berkelompok, terdiri dari 5 kelompok asal yang membentuk 5 dusun. Sala...
Kue Gandus adalah camilan tradisional dari Jambi. Kue ini terbuat dari campuran tepung beras dan tepung sagu yang menyebabkan warna putih. Rasa dari kue ini gurih karena diatasnya terdapat taburan bawang goreng, ebi sangrai yang telah dihaluskan dan sedikit cabe merah sebagai pelengkap. Bahan-bahan: 1.5 L santan kelapa dari 2 butir kelapa 500 gr tepung beras 100 gr tepung sagu 4 butir telur, kocok lepas 4 lembar daun salam 4 sdt garam Bumbu yang Dihaluskan: 5 butir bawang merah 1 butir bawang putih 2 buah cabe merah Taburan: Bawang goreng Ebi sangrai yang telah dihaluskan Irisan cabe merah Cara Membuat: 1. Rebus santan, daun salam dan garam hingga mendidih, biarkan hangat lalu buang daun salamnya. 2. Campur tepung beras, tepung sagu dan bumbu halus. Tambahkan telur dan santan hangat, aduk rata lalu saring. 3. Ambil cetakan kue talam, oles dengan minyak goreng lalu tuang adonan. Lakukan hingga semua adonan habis. 4. Kukus semua adonan yang sudah ada dicetakan selama 20 meni...
Kue Delapan Jam adalah kue yang sangat melekat dengan adat dan budaya Jambi. Kue ini selalu tersedia pada saat upacara adat dan hari-hari besar keagamaan. Masyarakat Jambi yang umumnya memeluk agama Islam, di saat hari raya selalu menyajikan Kue Delapan Jam untuk menjamu kerabat/tamu yang datang bersilaturahmi maupun hanya untuk konsumsi sendiri. Kue Delapan Jam ini terbuat dari telur dan terigu serta ditambahkan gula dan susu kental manis dalam jumlah yang banyak sehingga memiliki citarasa yang manis. Bahan-bahan: 25 butir telur bebek 100 gram gula pasir 250 gram mentega 400 ml susu kental manis 50 gram tepung terigu 1/2 bungkus vanili Cara Membuat: 1. Kocok gula dan mentega hingga gula larut. 2. Masukkan telur bebek, aduk rata kemudian masukan susu kental manis, vanili dan tepung terigu kocok kembali hingga tercampur rata. 3. Siapkan loyang bundar, oleskan sedikit mentega lalu tuang adonan yang telah kita buat tadi. 4. Kukus dalam kukusan selama delapan jam, gunakan api kecil...