kue ini bisa kita temukan di muna barat dan pulau muna secara keseleruhan dan pulau-pulau lain sekitar sulawesi tenggara seperti pulau buton. Bahan-bahan Rebusan 100 gr gula jawa 270 ml air 2 sdm gula pasir Direbus, aduk hingga rata, matikan api. Dinginkan Bahan 100 gr terigu 120 gr tepung beras 1/4 sdt garam 1/4 sdt vanili bubuk Langkah Masukkan bahan rebusan yang telah dingin ke dalam bahan tepung. Aduk rata dengan menggunakan spatula. Panaskan minyak di wajan, aku kira-kira 4 sendok sayur. Masukkan 1 sendok sayur adonan ke dalam minyak. Tunggu hingga berserat tapi bagian tengahnya masih basah, baru siram-siram dengan minyak. Tak perlu dibalik. Lakukan hingga adonan habis. Bagian bawahnya pun berenda. Sajikan RM yang menyediakan: Bunga Pepaya Jl. RP Soeroso 16, Gondangdia-Menteng, Jakarta Pusat, Indonesia (6221) 3141616...
Lapa-lapa mempunyai rasa yang gurih dan enak, apalagi dikonsumsi dengan ikan kaholeonarore (ikan asin) semakin menambah selerah makan. Makanan ini dibuat dari beras yang dimasak bersama-sama santan, sampai setengah matang lalu diangkat. Kemudian didinginkan, dan selanjutnya dibungkus dengan bale (janur). Setelah itu direbus kembali sampai matang. Supaya rasanya lebih gurih, lapa-lapanya dikukus agak lama. Kuliner khas dari Buton Sulawesi Tenggara ini biasa di temukan saat lebaran tiba karena lapa-lapa seperti menjadi menu wajib bagi setiap orang di buton saat datangnya lebaran. Makanan ini adalah hasil olahan dari beras yang dimasak dengan campuran santan kelapa dan bumbu sederhana berupa garam. Bila sekilas melihatnya mungkin anda akan mengira kalau lapa-lapa adalah lontong karena memang sama-sama dibungkus dengan daun pisang dan dengan bentuk memanjang. Proses pembuatan lapa-lapa membutuhkan waktu kurang dari 2 jam dengan dua langkah penyajian yai...
Olahan laut yang satu ini harus dicoba, rasanya enak, unik dan tidak biasa. cumi kering ini juga biasa diolah menjadi berbagai masakan menggiurkan. Bisa dibeli di: Tiworo Kepulauan, Muna Barat, Sulawesi Tenggara Sumber: https://fauzihisbullah.wordpress.com/wisata-kuliner/
Bahan Kacang tunggak 1 liter Bumbu-bumbu: 1. Kelapa untuk diparut 1 biji 2. Santan kental 1 gelas 3. Lada 10 biji 4. Sereh 5 batang 5. Bawang putih 1 biji 6. Garam secukupnya Cara membuatnya: 1. Kacang tunggak dikukus sampai masak betul, ditumbuk sampai halus, ditambah kelapa parut. 2. Lada, bawang putih, sereh, garam diulek halus. 3. Ditjampurkan semuanya dan ditambah santan kental.
Bahan: Ikan gabus 2 ekor Bumbu-bumbu: 1. Kelapa parut 1 biji 2. Ketumbar 2 sendok 3. Lada 1 sendok 4. Kunyit 1 sendok 5. Garam secukupnya Cara membuatnya: 1. Ikan gabus dipanggang, lalu dikeluarkan dagingnya. 2. Ketumbar, lada goreng, lalu dihaluskan (ditumbuk bersama daging ikan). 3. Kelapa parut digoreng sampai hampir kering, dimasukkan ikan yang sudah ditumbuk tadi, ditambah goreng. 4. Digoreng sampai kering betul. Bisa dibeli di: BAJABU’ IKAN Pare Pare, Sulawesi Selatan 0813 5511 4114 Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno
Pakaian balahadada merupakan pakaian kebesaran yang dikenakan oleh kaum laki-laki buton baik bagi seorang bangsawan maupun bukan bangsawan. Pakaian dengan warna dasar hitam ini dijadikan sebagai perlambang keterbukaan pejabat atau sultan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan urusan masyarakat demi pencapaian kesejahteraan dan kebenaran hukum yang diputuskan dengan jalan musyawarah untuk mufakat. Kelengkapan pakaian balahada terdiri atas destar, baju, celana, sarung, ikat pinggang, keris, dan bio ogena atau sarung besar yang dihiasi dengan pasamani diseluruh pinggirannya. Bukan hanya balahadada saja yang diketahui sebagai pakaian adat suku buton dan diketahui juga ada beberapa macam pakaian adat suku buton misalnya pakaian ajo bantea, ajo tandaki, pakeana syara, kambowa, kaboroko, dan kombo. Pakaian balahadada merupakan pakaian kebesaran bagi seorang laki-laki suku buton baik bagi seorang bangsawan maupun bukan bangsawan. Hal ini disebabkan karena pada masa lampau pakaian...
Baju Kombo merupakan pakaian kebesaran kaum wanita Buton yang terbuat bahan dasar kain satin dengan warna dasar putih yang dihiasi dengan manik-manik, benang emas atau perak serta berbagai ragam hiasan yang terbuat dari emas, perak maupun kuningan. Pakaian ini terdiri atas baju dengan bawahan sarung yang disebut Bia Ogena (sarung besar). Pemilihan warna putih pada baju kombo diunakan sebagai lambang kesucian, kepolosan wanita Buton, serta harapan-harapan atas kebaikan, kesuburan, dan kesejahteraan. Baju kombo adalah pakaian kebesaran kaum wanita buton. Bahan dasar baju adalah kain satin dengan warna dasar putih, penuh dihiasi dengan manik-manik, benang-benang berwarna yang biasanya terdiri dari benang emas atau benang perak serta berbagai ragam hiasan yang terbuat dari emas, perak maupun kuningan. Pakaian ini terdiri dari satu pasang, bagian atasan adalah baju dengan bawahan sarung yang disebut bia ogena (sarung besar). Bia ogena ada...
Kabuto adalah makanan khas Masyarakat Muna dan Buton Kepulauan di Sulawesi Tenggara yang tergolong unik. Dikatakan unik lantaran bahan dasar menu makanan yang mirip bahasa jepang itu adalah ubi kayu atau singkong yang telah dikeringkan dan dibiarkan berjamur. Semakin lama disimpan dalam keadaan kering maka akan makin enak rasa dan aroma makanan ini kala disantap. Apalagi bila dicampur kelapa parut dan ditambah menu ikan asin goreng sebagai lauknya.. tambah mantap. Cara menyiapkan makanan inipun tergolong sangat praktis dan simpel. Singkong yang telah kering tadi dipotong-potong dan beri air secukupnya lalu dimasak sampai benar-benar matang selama kira-kira satu jam. Sambil menunggu sang Kabuto benar-benar masak, kita bisa menyiapkan kelapa parut sebagai campuran utamanya. Bisa juga dengan menyiapkan ikan asin goreng sebagai pendamping atau lauk untuk makanan khas masyarakat Muna-Buton ini. Dilihat dari kandungan gizinya, Kabuto termasuk makanan yang kan...
Bebetano atau menurut bahasa Indonesia adalah kain perca Buton untuk perempuan. Kain ini berukuran 4 meter dengan lebar 75 cm dengan warna mengkilap dan licin. Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/2428669/sehelai-kain-tenun-buton-diperebutkan-40-orang