HARI PAHLAWAN
166 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Wei Ikake - Supiori - Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Wei Ikake adalah jenis makanan tradisional masyarakat dari kampong waryei kabupaten Supiori provinsi Papua. Bahan: Wei Ikake dengan ikan cekalang asar Bawang merah Bawang putih Cabe Kemiri Daun salam Sereh Cara Pembuatan: Olahan Wei Ikake dengan ikan cekalang asar, Sayur ini biasanya dimasak pada siang hari dan malam hari. Cara memasak yaitu dengan menggoreng bumbu yang sudah ditumbuk (bawang merah, bawang putih, cabe, kemiri, daun salam dan sereh) setelah itu dimasukkan sayur ikake dan ikan asar yang sudah disuir-suir. Kemudian ditambahkan santankelapa. Proses masak mengunakan kompor tradisional yaitu tungku api yang bahan dasarnya adalah kayu. Sumber : https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5205

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Sagu Kasbi - Supiori - Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Sagu kasbi adalah jenis makanan tradisional masyarakat dari kampung waryei kabupaten Supiori provinsi Papua. Bahan: Olahan kasbi jadikan sagu untuk jadikan papeda. Cara Pembuatan: Proses pembuatan sagu, pertama kasbi di parut dan airnya ditapis dan dibarkan sampai airnya tergenan dan jadilah sagu. Masakan papeda ini biasanya disajikan di rumah-rumah sebagai makana sehari-hari. Proses masak mengunakan kompor tradisional yaitu tungku api yang bahan dasarnya adalah kayu. Sumber : https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5206

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Yemen / Keladi - Merauke - Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Yemen atau Keladi yang ditanam pada kebun-kebun pada masyarakat, ini merupakan makanan tradisional hampir semua masyarakat Papua khususnya masyarakat muyu. Yemen atau keladi ini biasanya hanya dikonsumsi sehari-hari didalam keluarga, tetapi tidak menutup kemungkinan pada acara-acara adat dapat dibuat dalam jumlah banyak untuk dapat dikonsumsi oleh orang banyak.   Cara Pembuatan: Cara memasak yemen atau keladi ada tiga yaitu pertama dimasak dengan cara dibakar dengan kulit lalu yang kedua yaitu dengan cara dikuliti kemudian dicincang dan dimasukkan dalam bambu dicampur dengan sayur,ikan kemudian ditutup bagian atas bambu yang berlubang lalu dibakar. Ketiga yaitu kalau ada acara adat biasanya dimasak dengan cara Kawet yaitu keladi dipotong lalu dicampur dengan sayur dibungkus dengan kulit kayu lalu diikat memakai tali lalu dibakar. Fungsi sosialnya yaitu dari makanan tradisional ini dapat menjalin kekeluargaan satu sama lain dan dapat dikonsumsi bersama-sama dalam aca...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Buah Merah Khas Papua - Wamena - Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Cara Pengolahan Buah Merah Khas Papua Pilihlah buah merah yang sudah tua dan besar dari jenis buah merah bargom atau maler yang bisa menghasilkan minyak buah merah yang banyak dan banyak kandunganya Memotong, membuang empulur, mencuci sampai bersih dari debu yang menempel pada buah merah dengan menggunakan sikat dan air bersih Mengkukus atau merebus buah merah hingga masak kurang lebih selama 1 hingga 1,5 jam untuk memudahkan dalam mengeluarkan minyak sari buah merah Memisahkan antara air, biji buah merah , ampas buah merah dan minyak sari buah merah Minyak sari buah merah diendapkan selama 15 sampai 30 hari Minyak sari buah merah disimpan dalam botol kaca atau botol plastik yang steril   Sumber : http://www.iqbalkautsar.com/2015/05/wajah-wamena.html http://www.buahmerahpapua.web.id/p/bagaimana-cara-mengolah-buah-merah.html

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Ikan Bakar Danau Sentani - Jayapura - Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Danau Sentani yang ada di Papua bukan hanya terkenal akan pemandangannya yang indah. Di tepi danau ini juga terdapat aneka kuliner yang dijamin dapat menggoyang lidah. Seperti ikan mujair bakar Danau Sentani, rasanya yang makyusss tak boleh Anda lewatkan jika berkunjung ke Jayapura!   Ikan ini rasanya berbeda. Manis dan terasa lebih segar. Sang empunya rumah makan, Aris pun buka rahasia kelezatan ikan bakar di restorannya. "Ikan ini dari Danau Sentani. Rasanya berbeda karena ikan tidak menyentuh lumpur," tuturnya menjelaskan kelebihan ikan mujair olahannya saat ditemui di restorannya, Rabu (3/12/2008).   Ikan mujair yang dibakar masih berusia muda yakni sekitar 3 bulan. Tak heran saat disantap rasanya manis dan segar hmm... enak. Jika mau kita juga bisa memilih ikan di akuarium besar. Kemudian pelayan restoran akan langsung mengangkat dan membakarnya, kurang lebih sekitar 20 menit.   Dalam 1 hari, rumah makannya yang hanya khusus menjual ikan mujair...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Cumi Asam Manis - Papua - Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Setelah membuat produk olahan hasil laut. Jumat (5/8/2016), 15 perempuan Papua yang datang ke Surabaya diajarkan memasak menu cumi asam manis pedas. Ismudiyanto, coach Pelatihan Pahlawan Ekonomi, mengatakan latar belakang pemilihan menu tersebut tidak lain kondisi geografi Papua yang memiliki perairan yang kaya akan sumber daya lautan. “Banyak hasil alam, terutama hasil laut yang belum diolah secara maksimal oleh para ibu atau mama yang berasal dari Papua itu,” kata dia. Bahan: Untuk membuat menu ini, terang Ismudiyanto, dibutuhkan beberapa bahan dasar. Di antaranya cumi-cumi segar yang telah di iris dadu, serai, saus cabai, saus tomat, jahe, bawang putih, merica, buah nanas yang telah dibersihkan, lalu dipotong dadu. Cara Pembuatan: “Untuk membuat menu ini yang perlu diperhatikan adaalah ketika kita membersihkan cumi-cumi. Pastikan cumi-cumi bersih hingga berwarna putih bersih,” ungkap dia. Setelah itu, ia melanjutkan,...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Upacara Adat Bakar Batu
Ritual Ritual
Papua

Eksistensi Upacara Bakar Batu Suku Dani   3.1 Langkah Langkah Upacara Bakar Batu   Suku Dani adalah suku yang gemar berperang memang selalu melakukan tradisi Upacara Bakar Batu sesudahnya. Tradisi ini digunakan sebagai momen damai antara kedua suku yang berperang. Upacara Bakar Batu terkenal dengan prosesnya yang dilakukan sangat tradisional dan bisa dibilang sangat kuno karena merupakan tradisi turun-temurun dari nenek moyang. Upacara Bakar Batu yang dilakukan setelah terjadi peperangan memiliki langkah-langkah ritual yang tidak jauh berbeda dengan Upacara Bakar Batu yang diadakan pada momen peresmian gereja, penerimaan tamu kehormatan, kelahiran atau kematian. Upacara Bakar Batu dibagi dalam tiga tahap yaitu persiapan, bakar babi, dan puncaknya makan bersama. Pada bagian pertama yaitu pada tahap persiapan para wanita khususnya para ibu atau yang biasa di sapa mama melakukan tarian-tarian pembukaan, sedangkan para bapak mempersiapkan batu dan kayu, sus...

avatar
Megaannisaw
Gambar Entri
Tradisi Balobe
Ritual Ritual
Papua

Balobe adalah tradisi mencari hasil laut pada malam hari pada saat bulan gelap dengan menggunakan alat tombak dari kayu yang biasa disebut kalawai.  Di ujung kalawai terdapat besi bermata tiga yang tajam.  Hanya menggunakan insting nelayan sudah mengetahui waktu yang tepat dengan melihat kondisi alam. Bulan gelap menunjukkan kuruman ikan tidak akan jauh-jauh berekspansi atau memiliki penglihatan yang terbatas sehingga ikan nampak jinak. Dibantu oleh penerang lampu petromaks pelobe sangat mahir menghujamkan tombak mengenai sasarannya.  Dari balobe orang-orang Papua membawa pulang hasil tangkapan berupa ikan, udang lobster, teripang, dan gurita. Menangkap ikan dengan  kalawai tidak merusak biota laut karena sasaran tombak sangat selektif. Berbeda kalau menggunakan bahan racun, bom atau alat strum ikan bisa merusak lingkungan dan berbahaya bagi pelobe itu sendiri. Sumber : https://www.kompasiana.com/mulyadipapua/5a79c0f9dcad5b2c827e29e2/menjaga-laut-pa...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Ukiran Kayu Asmat
Ornamen Ornamen
Papua

Suku Asmat adalah suku besar yang cukup ternama di Bumi Papua. Keberadaannya sebagai suku yang mendiami wilayah pesisir selatan Papua sangat diperhitungkan dalam sejarah penyebaran masyarakat Papua. Asmat menjadi begitu ternama karena memiliki harkat hidup yang luar biasa, selain itu budaya yang dimiliki suku ini pun sangat menarik dan unik. Salah satu yang menonjol ketika membicarakan suku ini adalah hasil seni ukiran mereka yang sudah terkenal luas hingga ke mancanegara. Seperti kehidupan pada umumnya, Suku Asmat juga membutuhkan media untuk menyatakan berbagai hal yang mereka alami dalam kehidupan. Kisah-kisah heroik, mistis, atau peraturan-peraturan adat biasanya mereka ungkapkan dalam bentuk media tertentu. Hal ini mereka lakukan dengan berbagai tujuan, antara lain sebagai sarana menjaga kelangsungan tradisi, sarana belajar bagi generasi selanjutnya, dan penghormatan spiritual bagi para roh leluhur. Oleh karena itulah, ukir-ukiran menjadi tidak terpisahkan dari kehidupan Su...

avatar
adhaagary