Kasih Sayang
185 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Reog Ponorogo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dewi Sanggalangit, putri Raja Kediri tampak berduka. Ia bingung memilih siapa yang tepat menjadi suaminya. Sementara, puluhan raja menantikan kepastian dari sang Dewi.   Sore itu datang dua pelamar lagi. Mereka adalah Patih Iderkala dan Patih Bujang Ganong. Patih Iderkala melamarkan Raja Singabarong dari kerajaan Ladoya, Blitar. Patih Bujang Ganong mewakili Raja Kelana Suwandana dari Kerajaan Wengker, Ponorogo.   "Kali ini kau harus bisa menentukan pilihanmu. Kedua raja itu amat sakti. Mereka akan menyerang kita kalau mereka kau buat malu," nasehat ayah Dewi Sanggalangit.    "Beri hamba waktu sepuluh hari Ayahanda, agar hamba bisa menimbang dengan bijaksana," sahut Dewi Sanggalangit.    "Baik. Janjimu itu akan Ayah teruskan kepada raja pelamarmu," ujar ayah Dewi Sanggalangit lega.    Dewi Sanggalangit masuk ke kamarnya. Ia bersemedi dengan khidmat. Ketika genap sepuluh hari, Dewi Sanggalangit memperoleh...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sanggramawijaya Tunggadewi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sanggramawijaya Tunggadewi  adalah putri  Airlangga  yang menjadi pewaris takhta  Kahuripan , namun memilih mengundurkan diri sebagai pertapa bergelar  Dewi Kili Suci . Jabatan Sanggramawijaya Pada masa pemerintahan  Airlangga , sejak kerajaan masih berpusat di Watan Mas sampai pindah ke  Kahuripan , tokoh Sanggramawijaya menjabat sebagai  rakryan mahamantri  alias putri mahkota. Gelar lengkapnya ialah  Rakryan Mahamantri i Hino Sanggramawijaya Dharmaprasada Uttunggadewi . Nama ini terdapat dalam prasasti Cane (1021) sampai prasasti Turun Hyang I (1035). Pada prasasti Pucangan (1041) nama pejabat  rakryan mahamantri  sudah berganti  Sri Samarawijaya . Saat itu pusat kerajaan sudah pindah ke  Daha . Berdasarkan cerita rakyat, Sanggramawijaya mengundurkan diri menjadi pertapa di Gunung Pucangan bergelar Dewi Kili Suci. Keistimewaan Kili Suci Tokoh Dewi Kili Suci dalam  Cerita Panji  diki...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Panji Laras Liris Dan Putri Kediri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman dahulu kala di Jawa Timur pada tahun 1640 masehi, terdapat adipati yang sangat berwibawa dan tangguh bernama Raden Panji Puspa Kusuma. Raden Panji Puspa Kusuma memimpin kadipaten di Lamongan. Daerah yang dipimpinnya sangat subur dan makmur. Padi-padi di sawah menguning dan panen melimpah setiap tahunnya, tak terkecuali dalam hal perdagangan. Rakyatnya pun sangat mencintainya dan memberi gelar Kanjeng Gusti adipati. Selain itu, Raden Panji Puspa Kusuma juga terkenal mempunyai putra kembar yang sangat rupawan dari perkawinannya dengan putri Sunan Pakubuwono 11 raja Surakarta Adiningrat. Kedua putranya itu diberi nama Panji Laras dan Panji Liris yang artinya seorang putra bangsawan yang mempesona. Tidak heran kalau banyak putri-putri dari daerah lain ingin dipersunting dua pangeran yang rupawan itu. Dari kalangan rakyat pun sama, ibu-ibu yang mempunyai anak gadis juga ingin menikahkan anaknya dengan pangeran tapi maksud hati memeluk gunung apalah daya tangan t...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pemberontakan Patih Nambi, Sejarah Kabupaten lumajang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada masa berdirinya Kerajaan Majapahit dengan rajanya Nararyya Sanggramawijaya yang mengam­bil nama abhiseka Kertarajasa Jayawardana atau yang lebih dikenal dengan nama Raden Wijaya, Lumajang merupakan ibu kota Majapahit bagian timur dengan penguasanya bernama Arya Wiraraja.   wilayah barat dan timur dip­icu oleh kekecewaan Arya Wiraraja atas kematian Ranggalawe, anak Arya Wiraraja, yang memberontak terhadap raja. Lagi pula pembagian wilayah tersebut sesuai dengan janji Raden Wijaya ketika Raden Wijaya mengung­si ke Sumenep. Pembagian wilayah Majapahit, menjadi Sejarah berdirinya Kerajaan Majapahit memang tidak bisa dipisah­kan dengan peranan Arya Wiraraja. Arya Wirarajalah yang secara tidak langsung membidani lahirnya Kerajaan Majapahit. Arya Wiraraja, disebut pula   Banyak Wide, adalah Adipati Sumenep,’ Madura. Semula ia termasuk rakyanri pakiran-pakiran makabehan (golongan pejabat tinggi yang berfungsi sebagai Badan Pelaksana Pemer...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Pesugihan Gunung Kawi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Gunung Kawi adalah sebuah gunung berapi di Jawa Timur, Indonesia, dekat dengan Gunung Butak. Tidak ada catatan sejarah mengenai letusan gunung berapi ini. Gunung Kawi, terletak di sebelah barat kota Malang merupakan obyek wisata yang perlu untuk dikunjungi bila kita berada di Jawa Timur karena keunikannya, obyek wisata ini lebih tepat dijuluki sebagai "kota di pegunungan". Di sini kita tidak akan menemukan suasana gunung yang sepi, tapi justru kita akan disuguhi sebuah pemandangan mirip di negeri tiongkok zaman dulu. Di sepanjang jalan kita akan menemui bangunan bangunan dengan arsitektur khas Tiongkok, dimana terdapat sebuah kuil/klenteng tempat untuk bersembahyang atau melakukan ritual khas Kong Hu Cu. "Gunung tidak perlu tinggi asal ada dewanya." Pepatah populer di kalangan warga Tionghoa ini bisa menjelaskan kenapa Gunung Kawi di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sangat populer. Kawi bukan gunung tinggi, hanya sekitar 2.000 met...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Bondhan Kejawan Keturunan Raja Brawijaya dari Kerajaan Majapahit
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Indonesia pada masa lampau merupakan wilayah yang luas dan terdiri dari puluhan kerajaan. Kehidupan keluarga kerajaan mempunyai pesan moral yang baik untuk direnungkan. Bersama blog The Jombang Taste, penulis mengajak Anda mengikuti cerita legenda Bondhan Kejawan dari Provinsi Jawa Timur. Di wilayah Jawa Timur terdapat kerajaan-kerajaan yang berkembang menjadi pusat-pusat kegiatan kemasyarakatan. Salah satu kerajaan terbesar di Jawa Timur adalah Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit waktu itu sangat terkenal. Pengaruh Kerajaan Majapahit cukup luas meliputi seluruh wilayah Nusantara, bahkan juga banyak dikenal oleh mancanegara. Kerajaan Majapahit terletak di daerah kota Mojokerto sekarang ini. Mojokerto merupakan salah satu kota kabupaten dari Karesidenan Surabaya. Anda dapat mengikuti sejarah perkembangan Kerajaan Majapahit dari masa ke masa di Pusat Informasi Majapahit (PIM) atau lebih dikenal sebagai obyek wisata Museum Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Di anta...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Air Terjun Sedudo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Tahukah anda tempat wisata Air Terjun Sedudo yang berada di kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur? tempat wisata itu terdapat dipegunungan gunung wilis, tempatnya begitu asri, sejuk bahkan dingin yang bisa dijadikan jujukan untuk berwisata untuk menghilangkan kepenatan setelah beraktivitas. Jalan menuju tempat wisata itu juga cukup mudah dan mulus, namun harus melalui jalan yang menanjak dan curam, untuk itu harap berhati-hati bila ingin berkunjung kesana.   Air terjun Sedudo  juga diangap sebagai tempat yang sakral (wingit), dan setiap tempat yang sakral biasanya selalu ada kisah atau legendanya, bagaimana kisah air terjun sedudo, inilah  Layar Baru  yang telah mendapatkan kisah tersebut dari sumber yang dapat dipercaya di taman wisata air terjun Sedudo.   Air terjun Sedudo yang berada di ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut (dpl) di sisi timur kawasan Gunung Wilis dengan ketinggian air terjun sekitar 105 meter...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Raden Mangundikaran (Asal Mula Kelurahan Mangundikaran)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dahulu, sekitar awal abad ke-15, di mana Kerajaan Majapahit berpusat di Kediri di bawah kepemimpinan Raja Bhre Wijaya atau dikenal dengan sebutan Brawijaya. Bersamaan dengan kejayaan Raja Brawijaya itu, di sebuah desa kecil di lereng Gunung Kelud hiduplah seorang perempuan bernama Nyai Anjarini. Perempuan yang memiliki paras cantik itu hidup bersama seorang putranya yang terlahir dengan segala kesempurnaan, baik fisik dan jiwanya. Konon, anak itu tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan ganteng, bernama Jaka Papak. Hanya saja, Papak terlahir tanpa kehadiran seorang ayah, pasalnya Nyai Anjarini saat menggandung Jaka Papak sudah ditinggalkan oleh ayahnya. Tidak mengherankan karena ketampanan Jaka Papak membuat hati Nyai Anjarini serba kuatir atas keselamatan putranya. "Anakku, jangan pergi jauh-jauh, di luar sana udaranya dingin, nanti bisa jatuh sakit," tutur ibunya setiap kali Papak hendak bermain bersama teman-teman sepermainannya. "Iya ibu, Papak hanya bermain di bawah pohon mang...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Dongeng Puncak Lawu Dari Cerita Bahasa Jawa Daerah Magetan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Jika sampai sekarang puncak Gunung Lawu dianggap keramat oleh rakyat Magetan dan sekitarnya, memang beralasan. Karena menurut kepercayaan, yang menguasai puncak Lawu adalah keturunan Raja Brawijaya VII. Ketika masih muda Raja Brawijaya sebenarnya bernama Raden Damarwulan. Damarwulan ini raja terakhir kerajaan Majapahit yang bergelar Raja Brawijaya ke 7. Adapun puteranya yang nomor lima bernama Raden Bondan Gugur. Raden Bondan Gugur inilah sebenarnya yang sampai sekarang ini membayangi puncak Gunung Lawu. Saudara Raden Bondan Gugur yang bernama Raden Patah berada di Bintara atau Demak. Jadi Raden Patah adalah yang memerintah di Demak Bintara. Raden Patah kemudian mengambil gelar Raden Jimbuningrat. Lazim juga disebut sebagai Babah Patah. Raden Patah inilah yang menyebar luaskan ajaran agama Islam. Apakah sebabnya Raden Bondan Gugur bertempat di puncak gunung Lawu? Sebab musababnya ialah karena pada waktu itu terjadi perang antara Majapahit dengan Adipati Bojonegara atau Cepu....

avatar
Deni Andrian