8.386 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tipologi Bilah Kujang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Kujang adalah senjata tradisional dari Jawa Barat yang merupakan oleh masyarakat Sunda disakralkan dan dianggap magis. Kujang berdasarkan masyarakat Jawa Barat berasal dari bahasa sunda kuno yaitu kata Kudi dan Hyang. Kudi yang bermakna Senjata dengan kekuatan gaib sedangkan Hyang berarti dewa atau masyarakat sunda mengartikannya berposisi yang di atas Dewa. Berarti Kujang adalah pusaka yang mememiliki kekuatan magis yang kekuatannya berasal dari para dewa. Bentuknya senjata kujang biasanya berkisar antara 20 sampai 25 cm dan digunakan sebagai perlengkapan peralatan pakaian laki-laki. Disimpulkan bahwasanya dari bentuk dan ukuran kujang, kira-kira senjata ini diperkenalkan oleh nenek moyang Sunda yaitu sebelum abad 8 dan 9, namun ada juga pendapat bahwasanya kujang dibuat pada abad 8 dan 9. Tipologi bilah kujang. Berbentuk seperti wayang kulit dengan tokoh wanita sebagai simbol kesuburan.

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal-usul Nama Giri lawungan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Alkisah, Raja Giri Layang dibantu oleh adiknya Putri Giri Larang, memimpin sebuah kerajaan bernama Kerajaan Giri di Majalengka, Jawa Barat dengan adil bijaksana. Mereka berdua masih keturunan kerajaan Pajajaran. Baginda Raja sangat mengutamakan kepentingan kerajaan dan rakyatnya. Perhatian utama Raja dalam mensejahterakan rakyatnya adalah dengan mengembangkan pertanian. Untuk hal itu Raja menunjuk seorang patih sebagai tangan kanan beliau yaitu Patih Endang Capang.    Patih Endang Capang memiliki jadwal rutin berkeliling ke penjuru negeri untuk memberikan penerangan mengenai bagaimana cara bertani yang baik, memeriksa pengolahan pertanian rakyat, mulai dari pemupukan, pengairan maupun membuka hutan untuk ditanami palawija. Jadi tidak heran jika hasil pangan sangat berlimpah.    Dalam bertransaksi perdagangan, masyarakat biasanya menggunakan sistem barter atau saling menukar barang. Takaran yang digunakan untuk mengukur barang yang dipertukarkan ad...

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal Mula Nama Dayeuh Manggun
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Dahulu, di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, tersebutlah seorang raja bernama Prabu Layaran Wangi atau biasa dikenal dengan nama Prabu Siliwangi yang bertahta di Kerajaan Pakuan Raharja. Prabu Siliwangi mempunyai seorang pembantu bernama Aki Panyumpit. Dipanggil demikian karena lelaki paruh baya itu bertugas sebagai pemburu binatang dengan menggunakan alat sumpit dan panah.   Hari itu, Ki Panyumpit terlihat sedang bersiap-siap hendak pergi berburu ke hutan. Semua peralatan yang diperlukan telah diperiksa dengan seksama. Namun, sebelum berangkat, lelaki setengah baya itu terlihat kebingungan untuk menentukan tujuan perburuannya karena hampir semua hutan telah dijelajahinya.   “Hmmm… ke hutan mana lagi yang harus ku tuju untuk berburu? Hutan sebelah barat sudah, hutan sebelah utara juga sudah. Hutan sebelah selatan baru saja kemarin aku jelajahi,“ gumamnya, “Ahaaa… kalau begitu, sebaiknya aku ke hutan sebelah timur saja. Ak...

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Adat Mojang Gadis Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Adat Mojang Pakaian Mojang atau gadis yaitu berupa kebaya polos yang dihiasi sulaman atau manik – manik, kain kebat dilepe, kutang atatu kamisol. beubeur atau ikat pinggang, alas kaki memakai selop yang warnanya sama dengan kebaya, karrembong atau selendang sebagai pemanis. Sebagai pelengkap, rambut disanggul rapi memakai hiasan bunga dan tusuk konde, perhiasan berupa gelang. kalung, cincin dan bros.   https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Bangsawan Wanita Gadis Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

 Pakaian Bangsawan Wanita Sementara pakaian adat yang dikenakan kaum bangsawan wanita yaitu berupa kebaya Bludru yang dihiasi dengan selaman benang emas, kain kebat motif rereng, serta alas kaki berupa sepatu selop beludru yang dihiasi manik – manik atau sulaman emas. Sebagai aksesoris atau pelengkap biasanya menggunakan perhiasan dari emas yang bertahtakan berlian berupa giwang, gelang, cincin, kalung, tusuk konde, dan sebagainya.   https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Kaum Menengah Pria Ujang Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Kaum Menengah Pria Pakaian kaum menengah pria terdiri dari baju bedahan putih, kain kebat batik sabuk, iket atau bendo, beralas kaki berupa sandal tarumpah, serta arloji berantai emas yang digantung disaku baju sebagai hiasan. https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Kaum Menengah Wanita Kain Kebat Batik Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Kaum Menengah Wanita Untuk pakaian kaum menengah wanita biasanya menggunakan kain kebat batik sebatas mata kaki, beubeur atau ikat pinggang, kebaya berwarna, selendang berwarna, dan alas kaki berupa selop atau kelom geulis. Dan sebagai wanita biasanya menggunakan perhiasan sebagai pelengkap berupa kalung, giwang, gelang, dan cincin yang terbuat dari emas.   https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Pakaian Jajaka Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Jajaka Pakaian jajaka atau pria Jawa Barat berupa jas tutup atau jas takwa dengan warna bebas, celana panjang, kain dodot bermotif bebas, iket atau bendo, alas kaki berupa sepatu selop dan rantai kuku macan serta jam rantai sebagai hiasan.   https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Pengantin Sunda Siger Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Pengantin Sunda Siger Busana pengantin Sunda yang dikenal dengan Sunda Siger ini terinspirasi dari busana para putri-putri di Kerajaan Sunda di masa lampau. Tata rias pengantin sunda siger Dalam Kamus Basa Sunda RA Danadibrata, siger diartikan sebagai sejenis mahkota untuk perhiasan kepala pengantin atau wayang wong, yang berarti meletakkan kearifan, kehormatan, dan sikap bijak sebagai hal pokok yang harus dijunjung tinggi. Tak lupa daun sirih berbentuk wajik yang dikenakan di kening pengantin wanita sebagai simbol penolak bala. Busana pengantin pria mengenakan Jas buka Prangwedana berwarna senada dengan pengantin wanita beserta bendohiasan permata, Boro Sarangka dan Kewer. Demikian pula dengan kain batik yang dikenakan pengantin pria, harus sama dengan pengantin wanita, yaitu kain batik corak Lereng-eneng atau Sido Mukti. Pengantin pria juga memakai Bendo hiasan permata, Boro Sarangka (tempat menyimpan keris), dan keris sebagai pelengkap.   https://www....

avatar
Roro