Santet biriang adalah jenis santet Banyuwangi yang dapat menyebabkan kulit rusak dan mengalami gatal-gatal menahun. Sama seperti santet susuk konde, korban tidak pernah akan tenang jika sudah terserang santet yang satu ini. Kulitnya bentol-bentol bernanah, melepuh, dan membusuk. Sumber: https://www.parapsikologi.co.id/11-macam-ilmu-santet-yang-dikenal-di-indonesia/
Selain Soklat Inyong, produk cokelat rumahan berikutnya adalah GuSant. Cokelat satu ini jadi idaman banget kalau liburan ke Blitar, Jawa Timur. Bisa diperoleh di lokasi wisata Kampung Coklat dengan harga mulai dari Rp 75 ribu sampai Rp 150 ribu tergantung kemasannya. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Kalau di Jember, Jawa Timur, kamu dapat menemukan cokelat Fondre. Cokelat satu ini hadir dengan keunikan varian rasa isi kacang edamame dan jadi cokelat edamame pertama di Indonesia. Seperti yang kita tahu, edamame itu sejenis kacang-kacangan yang masuk dalam jenis kedelai, tetapi memiliki rasa lebih kuat. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Mayu Desa adalah persembahan alam yang sederhana untuk memastikan hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungannya. Ini adalah ungkapan iman dan rasa terima kasih yang tak tergoyahkan oleh orang-orang Tengger, yang diadakan setiap lima tahun sekali di desa-desa di dataran tinggi. Gunung Bromo di Jawa Timur dan padang pasirnya sudah menjadi tujuan yang terkenal di dunia. Bekas kaldera dengan berbagai pegunungan di pusatnya menawarkan pemandangan yang megah ke pengunjung. Tapi kali ini saya mengunjungi tempat tidak hanya untuk bernapas dalam panorama. Setiap lima tahun sekali menurut kalender Tengger, masyarakat setempat merayakan Mayu Desa. Orang Tengger, yang diyakini sebagai satu-satunya komunitas Hindu asli di Jawa modern, melakukan beberapa upacara sakral yang mengasyikkan sepanjang tahun. Tapi Mayu Desa mengambil sebuah tempat khusus karena melambangkan prinsip dasar gaya hidup orang Tengger, yang menandakan kelemahan manusia di hadapan Ibu Alam. Mengenakan kostum...
TRADISI ngateraken (mengantar) tidak hanya diperuntukkan bagi warga Pulau Bawean yang hendak menjalankan rukun Islam kelima, yakni haji. Di pulau tersebut, tradisi itu juga dilakukan untuk mengantar warga yang hendak "berlayar" ke Jawa.Sampai saat ini, budaya tersebut masih berlaku, terutama kepada warga Bawean yang kali pertama hendak meninggalkan pulau tersebut. Bedanya dengan tradisi terdahulu adalah sarana pengantarnya. Dulu, kata Mustain, warga Desa Kumalasa, Sangkapura, masyarakat yang hendak pergi ke Pulau Jawa diantar secara berombongan dengan jalan kaki alias long march sampai di perbatasan desa. "Tapi, sekarang kami menggunakan mobil dan motor dan mengantar sampai dermaga," ujarnya. Tradisi turun-temurun yang guyup itu mungkin sangat langka. Namun, di Pulau Putri -sebutan lain Pulau Bawean- tradisi tersebut masih lestari. (yad/c8/ruk) Sumber: http://www.bawean.net/2010/07/tradisi-ngateraken-perantau.html
Orang Bawean mempunyai kebiasaan unik untuk selamatan rumah yang baru dibangun. Salah satu yang termasuk dalam rangkaian selamatannya adalah menabur koin di depan rumah. Anak-anak kecil akan dikumpulkan di depan rumah yang baru saja dibangun, pada siang hari. Setelah itu tuan rumah akan melemparkan ratusan ribu koin dan anak-anak kecil akan rebutan koin tersebut. Alasannya adalah agar rumah yang dibangun membawa barokah. Mungkin terkesan agak tidak biasa, tapi tak membuat anak-anak Bawean terbiasa jadi peminta-minta seperti ketika mereka kecil yang secara rakus rebutan koin saat ada selamatan rumah di kampungnya. Budaya ini biasa disebut arangan pesse oleh orang Bawean. Selain untuk selamatan rumah, arangan pesse juga biasa ditemui untuk syukuran pernikahan atau untuk membayar nadzar. Sumber: http://rusabawean.com/7-kebiasaan-unik-orang-bawean.html
Roti Probolinggo (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sambal Goreng Kates (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sambal Lada Petis (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)