monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
76 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Adat Senjata Perang Aliyawo Gorontalo
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Gorontalo

Aliyawo Aliyawo adalah senjata tradisional masyarakat Gorontalo yang digunakan pada waktu perang panipi oleh para prajurit kerajaan dalam merebut kekuasaan. Senjata ini dipakai oleh empat kerajaan yakni kerajaan Limboto, Suwawa, Gorontalo, dan Gowa. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Senjata Perang Keris Badi Gorontalo
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Gorontalo

Badi Senjata tersebut dipegang oleh para penjaga istana kerajaan dan pasukan berkuda setiap kerajaan di Gorontalo. Badi dibuat dari bahan logam/besi putih dansarungnya (ta‟upo) terbuat dari kayu kuning. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Senjata Tombak Kanji Pumbungo Gorontalo
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Gorontalo

Kanji Pumbungo Senjata Kanji pumbungo berukuran ± 275 cm di mana gagang senjata terbuat dari bahan kayu hitam dan mata senjata dari besi yang berjumlah tujuh ujung. Senjata yang sering digunakan para prajurit kerajaan/istana dalam berperang dan juga digunakan untuk menagkap ikan dalam aktivitas sehari-hari. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Senjata Tombak Dodopa Gorontalo
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Gorontalo

Dodopa Senjata Dodopa berbentuk persegi empat memanjang dengan ukuran + 105 cm serta terbuat dari batang nibung (ombulo). Pemegang senjata tersebut adalah para prajurit penjaga batas istana, pasukan belakang, dan para pertapaan. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Marwas / Marawis Gorontalo
Alat Musik Alat Musik
Gorontalo

Marwas / Marawis Marwas adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul / ditepuk pada bagian membran yang terbuat dari kulit hewan. Alat musik tradisional Gorontalo ini juga termasuk kedalam golongan alat musik perkusi karena kurang enak didengar jika hanya dimainkan sendiri / 1 buah / solo. Lirik lagu yang sering diiringi dengan Marwas umumnya berupa puja-puji kepada Sang Pencipta. Marwas sendiri diyakini merupakan alat musik tradisional yang diadopsi dari kebudayaan timur yang datang bersamaan dengan para pedagang di masa lalu. Meskipun begitu, Marwas juga merupakan salah satu alat musik tradisional yang harus kita lestarikan keberadaannya.   https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-gorontalo/#

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Seronde
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Gorontalo

Tari Seronde Tari seronde merupakan tarian adat Gorontalo yang dilakukan pada malam pertunangan dalam rangkaian upacara perkawinan adat masyarakat Gorontalo. Tarian ini biasanya dilakukan para penari pria dan wanita dengan gerakan khas memakai selendang sebagai properti menari. Dari catatan sejarah, tarian Gorontalo ini adalah tarian dari tradisi pernikahan adat yang pada zaman dulu dijadikan sarana Molihe Huali yakni menengok atau mengintip calin istri sebab masyarakat Gorontalo zaman dulu belum mengenal pacaran seperti sekarang ini sehingga sebuah hubungan akan dikendalikan keluarga atau orang tua. Tarian daerah Gorontalo ini umumnya dilakukan mempelai pria dan orang tua atau wali di hadapan mempelai wanita. Mempelai pria akan melirik ke arah mempelai wanita sambil menari untuk mengetahui seperti apa calon pendamping hidup yang sudah dipilihkan orang tuanya. Sedangkan untuk mempelai wanita akan berada di dalam ruangan sambil memperlihatkan sedikit...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Polopalo Gorontalo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Gorontalo

Tari Polopalo Tari Gorontalo berikutnya bernama tari polopalo yang masuk dalam jenis tari pergaulan dan biasanya dilakukan muda mudi Gorontalo. Polopalo sendiri adalah alat musik tradisional Gorontalo sejenis idofon atau alat musik yang sumber bunyinya berasal dari badannya sendiri. Ketika ditampilkan, para penari akan memakai alat musik polopalo sebagai properti. Untuk sekarang ini, tarian Gorontalo polopalo sudah mengalami perkembangan sehingga terbagi menjadi 2 yaitu polopalo tradisional dan juga polopalo modern. Kedua jenis tari ini memiliki perbedaan khususnya dari jumlah penari. Untuk tradisional biasanya dimainkan penari tunggal dan diiringi musik yang dimainkan sendiri. Sementara jenis modern akan ditampilkan berkelompok dengan musik yang sudah diaransemen. https://budayalokal.id/tarian-gorontalo/

avatar
Roro
Gambar Entri
Raja Ilato (Ju Ponggola)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Gorontalo

Kira-kira pada tahun 1525, yang menjadi Raja di Limboto adalah Pilohibuta namanya. Kemudian Raja Pilohibuta memperoleh putra yang bernama Boibudu, putra tersebut pernah menjadi Wedono Limboto dalam riwayat hidupnya. Oleh karena topik cerita ini adalah Raja Ilato, yang bermaksud ingin menceritakan/memperkenalkan bahkan bagaimana sebenarnya sang Raja tersebut, khususnya menyangkut perangai perilaku beliau dalam masyarakat, maka baiklah secara silsilah perlulah kiranya diperkenalkan terlebih dahulu bahwa, Boibudu memperoleh seorang putra yang bernama Ilato, dan dialah yang bergelar Si Ju Panggola atau Si Du Panggola (Ju adalah penggilan penghormatan kepada seseorang, sedangkan Panggola artinya orang tua). sumber gambar : bunggo.ung.ac.id Kira-kira pada tahun 1663, Hato menjadi Raja di Limboto atas persetujuan dan permufakatan masyarakat. Bagaimana perangai dan perilaku beliau dalam masyarakat sejak menjadi Raja sungguh sangat positif untuk menjadi teladan bagi generasi selanj...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Asal Usul Terjadinya Ayam Gorontalo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Gorontalo

Pada jaman dahulu ayam memang belum ada ataupun belum dikenal di Gorontalo. Nanti setelah cerita tentang peristiwa dari ayah dan anak kandungnya, barulah ayam mulai dikenal di sana. Kisah peristiwa dari ayah beranak dimaksud, bukanlah semata-mata terjadi dan timbul karena mereka tinggal dan berdiam dalam kandungan ibunya, sang ayah sudah pamit kepada sang ibu pergi ke Mekkah untuk berguru atau belajar memperdalam ilmu pengetahuan tentang agama Islam melalui pemuka-pemuka Islam yang disebut Syech. Sambil pamit sang ayah sempat juga berpesan kepada sang ibu katanya, "Kau istriku, untuk sementara waktu aku tinggalkan sekalipun kau saat ini dalam keadaan mengandung, yang sekali kelak tiba saatnya kandungan ini engkau akan lahirkan, maka hasilnya baik dia laki-laki maupun perempuan peliharalah ia dengan baik, penuh kasih sayang dan bila sudah mulai dewasa lagi pandai  suruhlah ia mengikuti aku ke Mekkah. Setelah mengadakan persiapan seperlunya sang ayah pun berangkatlah...

avatar
Admin Budaya