Adat Nusantara
375 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gasiang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Gasiang adalah salah satu bentuk permainan rakyat yang bersifat tradisional yang telah dikenal secara luas di seluruh pelosok Nusantara. Semua daerah yang ada di wilayah Kepulauan Indonesia umumnya memiliki permainan ini. Itulah sebabnya, bangsa Indonesia yang masyarakatnya multietnik, terdiri dari berbagai suku bangsa mengenal berbagi jenis permainan gasiang. Permainan gasiang dalam bahasa Minangkabau atau gasing dalam Bahasa Indonesia umumnya dimainkan pada waktu sore hari. Gasiang yaitu alat permainan yang terbuat dari kayu dan dapat diputarkan dengan tali. Jumlah pemain gasiang minimal 2 orang, dimainkan oleh anak laki-laki berusia antara 6 tahun – 14 tahun. Permainan ini dilakukan di pekarangan rumah. Gasiang termasuk permainan yang berlangsung secara musiman dan dilakukan secara periodik atau pada waktu-waktu tertentu. Artinya dalam satu periode bisa bertahan selama satu bulan atau lebih dan sesudah itu tidak dimainkan lagi, sama saja dengan musim layang-lay...

avatar
Oase
Gambar Entri
Pakaian adat minangkabau
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

Pakaian adat minang ini berbeda beda di setiap daerah dan memiliki keunikannya sendiri. ada dua jenis pakaian adat minang, yaitu pakaian adat penghulu dan pakaian adat bundo kandung. Penghulu atau ninik mamak ini memiliki peran yang sangat penting dan juga berhak untuk menatur keluarga dalan kaumnya sendiri. Pakaian ini terdiri dari destar atau saluak batimba, merupakan penutup kepala yang terbuat dari kain batik dan bagian depan dibentuk kerutan. Ini mengandung makna tentang aturan hidup dari masyarakat Minang . Selanjutnya baju hitam longgar, dengan lengan yang longgar dan lebar juga bagian leher tidak berkatuk dan tidak memakai kancing sampai dada, artinya merupakan bentuk keterbukaan dan kelapangan pada seorang pemimpin. Ada juga celana hitam lebar yang melambangkan kesiagaan. Lalu ada sesamping, kain sandang, keris dan tongkat mengandng arti, tanggungjawab, kebesaran, keberanian, keputusan yang bijak. Jenis baju adat dari minangkabau ini digunakan oleh laki-laki yang me...

avatar
Alfiarinseni nuraini
Gambar Entri
Fahombo
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Fahombo ,  Hombo Batu  atau dalam  bahasa Indonesia  " Lompat Batu " adalah  olah raga  tradisional  Suku Nias . Olah raga yang sebelumnya merupakan ritual  pendewasaan  Suku Nias ini banyak dilakukan di  Pulau Nias  dan menjadi objek wisata tradisional unik yang teraneh hingga ke seluruh dunia.Mereka harus melompati susunan  bangunan  batu setinggi 2 meter dengan ketebalan 40 cm. Di masa lampau, pemuda Nias akan mencoba untuk melompati batu setinggi lebih dari 2 meter, dan jika mereka berhasil mereka akaan menjadi lelaki dewasa dan dapat bergabung sebagai prajurit untuk berperang dan menikah. Sejak usia 10 tahun, anak lelaki di Pulau Nias akan bersiap untuk melakukan giliran " fahombo " mereka. Sebagai ritual,  fahombo  dianggap sangat serius dalam  adat Nias . Anak lelaki akan melompati batu tersebut untuk mendapat status kedewasaan mereka, dengan mengenakan busana pejuang Nias, menandakan bah...

avatar
Dhean_mp
Gambar Entri
Rumah Gadang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Barat

Rumah adat Sumatera Barat khususnya dari etnis Minangkabau disebut  Rumah Gadang . Rumah Gadang biasanya dibangun di atas sebidang tanah milik keluarga induk dalam suku/kaum tersebut secara turun temurun. [8]  Tidak jauh dari komplek rumah gadang tersebut biasanya juga dibangun sebuah  surau  kaum yang berfungsi sebagai tempat ibadah dan tempat tinggal lelaki dewasa kaum tersebut namun belum menikah. Rumah Gadang ini dibuat berbentuk empat persegi panjang dan dibagi atas dua bahagian muka dan belakang, [22]  umumnya berbahan  kayu , dan sepintas kelihatan seperti berbentuk rumah panggung dengan atap yang khas, menonjol seperti tanduk  kerbau , masyarakat setempat menyebutnya  Gonjong  dan dahulunya atap ini berbahan ijuk sebelum berganti dengan atap seng.  Rumah Bagonjong [23]  ini menurut masyarakat setempat diilhami dari  tambo , yang mengisahkan kedatangan nenek moyang mereka dengan  kapal  dari ...

avatar
Dhean_mp
Gambar Entri
Randai
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Secara garis besar seni tari dari Sumatera Barat adalah dari adat budaya etnis  Minangkabau  dan etnis  Mentawai . Kekhasan seni tari Minangkabau umumnya dipengaruhi oleh agama  Islam , keunikan adat  matrilineal  dan kebiasan  merantau  masyarakatnya juga memberi pengaruh besar dalam jiwa sebuah tari tradisi yang bersifat klasik, di antaranya  Tari Pasambahan ,  Tari Piring , Tari Payung, dan Tari Indang. Sementara itu terdapat pula suatu pertunjukan khas etnis Minangkabau lainnya berupa perpaduan unik antara seni bela diri yang disebut  silek dengan tarian, nyanyian dan seni peran ( acting ) yang dikenal dengan nama  Randai . Sedangkan untuk tarian khas etnis Mentawai disebut  Turuk Laggai . Tarian Turuk Langai ini umumnya bercerita tentang tingkah laku hewan, sehingga judulnya pun disesuaikan dengan nama-nama hewan tersebut, misalnya tari burung, tari monyet, tari ayam, tari ular dan sebagainya.

avatar
Dhean_mp
Gambar Entri
Pakaian adat Sumatera Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

  Jenis Baju Adat Minangkabau Sumatera Barat   Model: Pengki Ariadi & Chy-ie Cesnie Jenis baju adat dari minangkabau memiliki makna dan arti yang berbeda di setiap daerah sehingga keyakinan daerah setempat akan lebih sakral dalam menggunakannya.   Jenis Baju Adat Dari Minangkabau Baju adat merupakan salah satu warisan yang dimiliki setiap daerah di indonesia. baju ini menjadikan ciri khas dari daerah tersebut dan biasanya mengandung arti tertentu. Begitupun dengan daerah Minangkabau yang mempunyai keunikannya tersendiri.  Daerah yang berada di Sumatera Barat ini memang sangat kaya budayanya dengan adat melayu dan keahlian sastranya. Dan ternyata setiap daerah di Minang memiliki baju adat yang berbeda-beda. sehingga  Jenis baju adat dari minangkabau  memiliki arti dan makna yang sangat sakral dan menjadi kepercayaan bagi masyarakat sekitarnya Jenis baju...

avatar
Siti Sarah Daulah Harakah
Gambar Entri
rumah gadang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Barat

Rumah Gadang atau Rumah Godang adalah nama untuk rumah adat Minangkabau yang merupakan rumah tradisional dan banyak di jumpai di provinsi Sumatera Barat , Indonesia . Rumah ini juga disebut dengan nama lain oleh masyarakat setempat dengan nama Rumah Bagonjong atau ada juga yang menyebut dengan nama Rumah Baanjuang . [1] . Rumah dengan model ini juga banyak dijumpai di Negeri Sembilan , Malaysia . Namun tidak semua kawasan di Minangkabau ( darek ) yang boleh didirikan rumah adat ini, hanya pada kawasan yang sudah memiliki status sebagai nagari saja Rumah Gadang ini boleh didirikan. Begitu juga pada kawasan yang disebut dengan rantau , rumah adat ini juga dahulunya tidak ada yang didirikan oleh para perantau Minangkabau.

avatar
Cheniasatriyulistia
Gambar Entri
Batagak Pangulu
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Batagak Pangulu merupakan upacara adat Minangkabau Untuk mengangkat pimpinan sebuah suku ,yang diadakan besar-besaran Yang dengan memotong kerbau. Pada dasarnya  Minang kabau sukunya berdasarkan garis keturunan  Ibu itu lah sebab nya Minangkabau sering disebut Adanya Istilah Bundo kanduang (Bunda Kanduang).Untuk setiap anak kepada Paman nya yang sama suku biasanya di panggil dengan  Mamak.Mamak  bisa jadi dari Saudara  Ibu /mama. Misalkan Mama kita punya saudara laki ‘Maka anaknya bisa memanggilnya ‘dengan sebutan Mamak. Sedangkan Istilah Pangulu adalah merupakan pinpinan dari satu suku yang sama. dalam  Pengangkatan nya biasa nya diadakan pesta. dengan sebutan BATAGAK PANGULU. Artinya   acara pengangkatan Pangulu (Kepala Adat) yang dihadiri oleh beberapa suku ,serta perangkat pemerintahan seperti wali jorong (Kepala Desa), seterusnya wali nagari,Bahkan pejabat pemerintahan  Bupati. Lama  nya acara perhelatan pangulu...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Minta Izin/Mahanta Siah
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Seorang pemuda minang yang merasa telah menemukan jodohnya, maka kewajiban yang pertamanya menurut adat adalah mendatangi dan memohon do’a restu kepada mamak-mamaknya, kepada saudara-saudara ayahnya, kepada kakak-kakaknya, dan kepada keluraga lainnya. Acara ini di Sumatera Barat disebut minta izin. Biasanya, calon pengantin pria akan ditemani dengan kawan dekatnya. Bagi pihak calon pengantin wanita, juga melakukan hal yang sama kepada calon anak daro, namun dengan perantara wanita dari keluarganya yang sudah menikah. Acara seperti ini disebut Mahanta Siah. Perwakilannya mendatangi beberapa hari sebelum akad nikah. Ketika calon pengantin pria melakukan minta izin, tentunya dia seolah meminta restu dan pihak calon wanita dan untuk meminta kehadiran saat pesta pernikahan. Pakaian yang dipakai calon pengantin pria tentunya ditentukan, begitu juga pihak dari wanita yang akan melakukan mahanta siah juga ditentukan pakaiannya, sesuai adat.

avatar
Narita Fuji Triani