masyarakat adat
614 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Naskah kuno adat Minangkabau
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Barat

koleksi gambar diambil dari https://digital.soas.ac.uk/AA00001483/00001?search=indonesian

avatar
Widra
Gambar Entri
Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Randai merupakan pertunjukan kesenian Minangkabau yang dianggap paling lengkap karena menghadirkan empat unsur kesenian sekaligus, yakni seni tari, seni suara, seni musik, dan seni sastra/seni peran/akting atau seni drama. Randai dipertunjukkan oleh sebuah tim dalam formasi lingkaran. Kesenian ini menampilkan seni tari yang berasal dari gerakan-gerakan mancak atau bungo silek (bunga silat) dan diiringi oleh musik vokal (dan juga musik instrumental) dan sastra (pantun atau drama). Randai dimainkan oleh beberapa orang (berkelompok atau beregu). Cerita dalam Randai, selalu mengangkat cerita rakyat Minangkabau, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Konon kabarnya, randai pertama kali dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Padang Panjang, ketika mereka berhasil menangkaprusa yang keluar dari laut. Biasanya randai dimainkan pada perayaan pesta, seperti: pernikahan, pengangkatan penghulu atau pada hari besar tertentu. Bahkan, pemerintah Sumat...

avatar
Widra
Gambar Entri
Main Sauk/Talasaul
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Permainan Talasaul sudah sangat tua usianya. Tidak diiketahui kapan permainan ini mulai ada di tengah masyarakat Pasaman Sumatera barat. Nama permainan tradisional ini berasal dari kata talasaul atau sauk, yang berarti asaok, azaban atau hukuman. Banyak terdapat di daerah Pasaman dan dimainkan pada hari-hari besar agama dan hari-hari besar kenegaraan. Dalam permainan ini, seorang peserta yang dinyatakan bersalah atau kalah berdasarkan ketentuan yang telah disepakati, biasanya melalui adu suit akan dihukum atau diazab. Si pemain kalah tersebut akan berlari sepanjang lapangan sementara pemain yang lain akan melempariinya dengan menggunakan anak gundu. Berlangsungnya permainan ini ditandai dengan gelak tawa serta sorakan dari para pemain, sekaligus oleh penonton. Secara social, permainan ini berfungsi sebagai hiburan, serta penanaman nilai-nilai kemasyarakatan, seperti perjuangan, kesatria, keberanian dan ketangkasan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Main Hantu
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Permainan ini ada beriringan dengan berkembangnya kepercayaan animisme dan dinamisme di tengah masyarakat Minangkabau Sumatera barat. Artinya, permainan ini sudah ada jeuh sebelum masukinya islam ke daerah ini, yang diperkirakan terjadi pada abad ke-14. Menariknya, setelah masuknya Islam ke daerah ini, permainan Hantu Atau Jin masih dapat ditemui pada beberapa derah di Sumatera Barat. permainan ini mulanya ditemui di Kab. Pesisir Selatan, yaitu sekitar tahun 1950.Sesuai dengan namanya, main hantu atau main Jin, maka ada nuansa megic dalam permainan ini. Jin dan Hantu adalah nama yang diberikan oleh masyarakat untuk menyebut sejenis makhluk gaib yang menakutkan serta sering mengganggu manusia. Oleh karena itu, satu fungsi sosial permainan ini adalah ajakan untuk mendekatkan diri pada agama dan Tuhan, sehingga akan terhindar dari gangguan Jin atau hantu. Permainan ini dimainkan oleh anak-anak yang berjumlah berkisar antara 10 sampai 15 orang, serta seorang akan berperan sebagai pem...

avatar
Widra
Gambar Entri
Pesta Tabuik
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Ini merupakan pesta tahunan yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram di Kota Pariaman. Pesta tersebut merupakan upaya peringatan meninggalnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Dulu, budaya ini hanya dilakukan oleh penganut Syi’ah, namun kini penganut Sunni pun ikut melestarikan budaya yang dibawa oleh pasuka Tamil Muslim Syi’ah dari India ini. Tabuik sendiri merupakan istilah untuk mengusung jenazah yang dibawa selama prosesi upacara. Saat acara melepaskan tabuik ke laut, masyarakat menampilkan kembali Pertempuran Karbala, serta memainkan alat musik drum tassa dan dhoi. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pacu Itiak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Selain sapi, masyarakay Minangkabau yang khususnya berada di daerah Payakumbuh dan Limapuluh Kota, juga suka menggelar Pacu Itiak (Balapan Itik). Event Pacu Itiak biasanya dilaksanakan di 11 tempat berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam perlombaan ini, itiak akan dilempar dan kemudian terbang menuju garis finish. Pemenang akan ditentukan dari seberapa cepat itiak mencapai garid finish. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pacu Jawin
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Pacu Jawi merupakan tradisi unik yang masih menjadi tradisi favorit para pelancong. Sekilas tradisi ini mirip dengan kerapan sapi di Madura. Namun, keunikan bisa kamu lihat dari lahan yang digunakan. Berbeda dengan karapan sapi yang dilakukan di lahan persawahan kering, pacu jawi dilakukan di lahan yang basah berlumpur, sehingga saat berlangsung akan terlihat lebih dramatis ketika terpotret di kamera. Dilihat dari cara memacu sapinya juga berbeda, lho. Kalau karapan sapi mengenakan tongkat, sedangkan saat pacu jawi, sapi akan dipacu dengan cara menggigit ekor sapi tersebut. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Kalio Cumi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Makanan ini termasuk jenis makanan yang jarang tersedia dirumah makan padang, makanan ini juga sering di jumpai pada daerah Pariaman, Padang Panjang Tidak ada data tertulis yang mencerita kapan makanan ini mulai diminati oleh masyarakat minangkabau. Setelah ditelusuri dari cerita orang tua-tua kampung bahwa makanan ini dimasak untuk lauk pauk sehari-hari. bahan yang dibutuhkan gelas, sendok makan, sendok teh, cumi-cumi, bawang merah,bawang putih,santan, garam, lengkuas, cabe merah giling, jahe, kunyit, dan asam.

avatar
Widra
Gambar Entri
Bekeu malekbuk
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Bekeu malekbuk merupakan sebuah pengadilan masyarakat terasing di daerah pedalaman pulau Siberut Selatan. Pengadilan ini ada dan hanya digunakan untuk kejahatan kecil yang berlaku di daerah itu saja.

avatar
Widra