Makanan berbahan dasar laut khas Gorontalo selain sate tuna adalah bilenthango. Bilenthango menggunakan bahan dasar laut berupa ikan mujair atau yang lebih akrab disapa masyarakat dengan sebutan ikan Jawa. Kuliner satu ini bisa kamu buat sendiri dengan menyiapkan beberapa bahannya seperti ikan mujair segar yang dibelah dua lalu diberi bumbu berupa cabe merah, bawang merah, tomat, dan kemiri. Ada yang unik dari proses penggorengan makanan ini. Keunikan tersebut terletak pada keberadaan daun pisang yang digunakan sebagai alas minyak dan ikan ketika proses penggorengan. Penggunaan alas daun pisang ini bertujuan untuk meminimalisir risiko ikan yang gosong akibat terlalu lama digoreng atau karena ketidaktahuan pembuat yang menggunakan api besar untuk mematangkan ikannya. Bahan: 5 ekor ikan kembung, belah punggungnya hingga melebar 3 sendok makan air jeruk nipis 3 batang bawang daun, iris tipis Daun pisang Minyak sayur Bahan Bumbu,haluskan: 12 butir bawan...
Sayur Putungo, masakan khas Gorontalo yang terbuat dari bahan dasar menggunakan jantung pisang. Sayur putungo ini juga termasuk masakan tradisional, sama seperti kue sabongi. Di Pulau Jawa masakan dari olahan jantung pisang ini dikenal dengan nama Ontong. Sayur Putungo diolah dengan beragam cara, menyesuaikan menu yang disandingkan dengan Putungo. Pengolahan biasanya dibuat tumis, santan, atau hanya lalapan biasa. Sayur sederhana ini ternyata menjadi makanan utama di sana. Masyarakat setempat menyukai sayur yang pedas. Bahan Sayur Jantung Pisang : 2 buah jantung pisang (1 kg), buang kelopak bagian luar yang berwarna merah 1 liter air hangat ½ sdt cuka 500 gram ikan cakalang fufu (tongkol asap), suwir-suwir dagingnya 3 sdm minyak, untuk menumis daun pisang, untuk membungkus Bumbu yang Ditumbuk Kasar : 10 butir bawang merah 5 buah cabai merah besar 8 buah cabai merah keriting Bumbu Lainnya : 4 batang ba...
Kue milu merupakan penganan khas yang berasal dari Gorontalo. Kue ini tergolong ke dalam salah satu jenis kue basah tradisional yang ada di Indonesia. Kue milu sendiri memiliki ukuran yang mini dan bercita rasa manis. Kue ini biasanya oleh masyarakat Gorontalo di sajikan di setiap acara seperti, pernikahan, acara syukuran, pengajian, dan acara lainnya. Kue ini menggunakan jagung sebagai bahan dasar utama pembuatannya, tak heran banyak orang yang menyebut kue ini dengan nama panggilan puding jagung Gorontalo karenya tampilannya yang menyerupai puding. Tekstur kue ini pun terbilang sangat lembut dan tidak lengket saat di makan. Berikut merupakan resep cara pembuatan kue milu ini, antara lain: Bahan: 400 ml santan 1 kaleng jagung Del Monte Whole Kernel 500 gr susu kental manis 300 gr custard powder 500 gr gula putih 2 bungkus vanili Cara Membuat: 1. Masukkan santan ke dalam panci yang sudah dipanaskan dengan api sedang. 2. Tamb...
Jika dilihat sekilas dari bentuk makanan yang satu ini, pasti sebagian orang akan mengira bahwa makanan ini adalah pepes. Bentuknya yang panjang serta teksturnya yang agak padat memang sekilas menyerupai pepes. Dan satu lagi yang membuat makanan ini sangat serupa dengan pepes, adalah bungkus dari makanan tersebut yang menggunakan daun pisang. Serupa tapi tak sama, walaupun nampak sama dari penampilan luar, namun sangat berbeda jika kita telah mengetahui isinya. Ilabulo jelas sangat berbeda dengan pepes-pepes lainnya yang biasa dijumpai di Jawa Barat. Ilabulo terbuat dari campuran sagu yang telah diberi bumbu-bumbu istimewa serta tambahan jeroan daging dan telur ayam sebagai isi dari makanan yang satu ini. Teksturnya sedikit kenyal, dengan sedikit rasa pedas yang menambah sedap rasa Ilabulo. Beberapa masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur memang menjadikan sagu sebagai salah satu pilihan panganan utama mereka. Ilabulo hadir dengan memberika...
Salah satu makanan khas Gorontalo yang akan meramaikan festival ini adalah jagung pulut. Kusnan mengatakan, jagung pulut atau yang biasa disebut jagung ketan memiliki warna, rasa, dan tekstur yang berbeda dari jagung yang biasa dikonsumsi masyarakat. "Jagungnya itu putih, kecil-kecil. Biasanya banyak dipinggir jalan," kata Kusnan kepada CNN Indonesia di Epicentrum Walk. Sampai-sampai banyak wisatawan yang membawanya pulang karena ketagihan dengan rasanya. "Teksturnya kayak beras ketan. Rasanya gurih dan manis," ujar Kusnan menjelaskan. Jagung pulut ini sering disajikan bersama daun pepaya yang dipotong kecil-kecil dan taburan parutan kelapa. "Ada juga yang pakai udang rebon," kata Kusnan. Bisa di beli di: Cafe Binte, Jalan Datu Pamusu Palu Barat, Sulawesi Tengah Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150507155847-262-51894/jagung-pulut-khas-gorontalo-akan-ramaikan-festival-boalemo/
Waffle merupakan kue khas Belgia dan Amerika Serikat yang cukup digemari masyarakat Indonesia dengan berbagai rasa. Selain di Belgia, di Nusantara pun ternyata memiliki waffle tradisional, wapili namanya. Waffle tradisional satu ini berasal dari Provinsi Gorontalo. Aroma wapili juga tak kalah menggoda karena menggunakan bahan-bahan khas Indonesia. Bentuk wapili juga hampir sama dengan waffle, yaitu terdapat rongga-rongga berbentuk kotak. Bahan-bahannya pun hampir sama dengan waffle, seperti tepung terigu, mentega, susu, telur dan garam. Yang membedakannya, wapili menggunakan gula merah, santan, serta kayu manis. Sehingga rasa dan aromanya sangat khas. Teksturnya pun sedikit berbeda. Bagian luar lebih renyah, namun empuk di tengah, dan lebih lembut. Di Gorontalo, biasanya wapili dihidangkan sebagai camilan pada acara-acara adat dan spesial. Kini, makanan ini sudah mulai langka ditemukan. Sumber: https://food.detik.com/info-kuliner...
Minuman khas gorontalo ini adalah minuman favorit bagi masyarakat Gorontalo pada waktu malam hari. Didaerah lain terkenal dengan minuman STMJ (susu telur madu jahe), tetapi di Gorontalo terdapat minuman saraba yang sekilas hampir mirip tetapi memiliki cita rasa yang berbeda. Minuman saraba menggunakan jahe sebagai bahan utama yang dicampur dengan santan dan menambah gula aren sebagai pemanis. Penjual saraba biasanya menggunakan gerobak dorong atau diwarung-warung pinggir jalan. Penjual biasanya menjajakan minuman saraba pada waktu malam hari. RM yang menyediakan: Restaurant OLAMITA Jalan Kh. Abdullah Syafei No.51B, Tebet, RT.6/RW.9, Bukit Duri, RT.6/RW.9, Bukit Duri, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820 (021) 22983865 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-gorontalo/
Senjata tradisional ini berbentuk seperti golok. Namun, bagian ujung hulunya sedikit melengkung ke bawah. Wamilo adalah senjata yang umum digunakan oleh masyarakat Gorontalo dalam aktivitas keseharian terutama untuk bertani. Senjata Wamilo dibuat dari bahan besi dan memiliki ta’upo (sarung) yang terbuat dari kayu kuning. Sumber: http://www.kebudayaanindonesia.com/2014/09/kebudayaan-provinsi-gorontalo.html https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Aliyawo adalah senjata tradisional masyarakat Gorontalo yang digunakan pada waktu perang panipi oleh para prajurit kerajaan dalam merebut kekuasaan. Senjata ini dipakai oleh empat kerajaan yakni kerajaan Limboto, Suwawa, Gorontalo, dan Gowa. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/