Kasih Sayang
130 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Asal Mula Kolam Sampuraga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Menurut masyarakat setempat, Kolam Sampuraga merupakan penjelmaan dari seorang pemuda bernama Sampuraga, yang dikutuk oleh ibu kandungnya sendiri. Kenapa Sampuraga dikutuk? Ingin tahu sebabnya? Ikuti kisahnya dalam cerita rakyat  Asal Mula Kolam Sampuraga  berikut ini! Alkisah,  pada zaman dahulu kala di daerah Padang Bolak, hiduplah di sebuah gubuk reot seorang janda tua dengan seorang anak laki-lakinya yang bernama Sampuraga. Meskipun hidup miskin, mereka tetap saling menyayangi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka setiap hari bekerja sebagai tenaga upahan di ladang milik orang lain. Keduanya sangat rajin bekerja dan jujur, sehingga banyak orang kaya yang suka kepada mereka. Pada suatu siang, Sampuraga bersama majikannya beristirahat di bawah sebuah pohon yang rindang setelah bekerja sejak pagi. Sambil menikmati makan siang, mereka berbincang-bincang dalam suasana akrab. Seakan tidak ada jarak antara majikan dan buruh. “Wahai, Sampu...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Makna lagu ketabo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

Salah satu lagu daerah terkenal dari Sumatera Utara yaitu berjudul "Ketabo". Ketabo dalam bahasa Indonesia berati "marilah." Lagu Mandailing ini diciptakan oleh Nahum Situmorang. Lagu Ketabo menceritakan tentang Kota Sidempuan. Ajakan untuk datang ke Sidempuan. Dalam liriknya, disebutkan bahwa di Sidempuan sedang musim salak. Kita ketahui bersama bahwa Kota Padang Sidempuan dijuluki sebagai "Kota Salak". Kota ini dikelilingi oleh perkebunan salak terutama di kaki Gunung Lubukraya. Tak hanya daya tariknya dengan buah salak. Lirik Ketabo menceritakan bahwa ketika musim salak tiba, banyak gadis-gadis yang berjualan. Gadis-gadis itu semuanya cantik-cantik. Jika pelancong datang ke Sidempuan, dan terpincut gadis Sidempuan, berkenalanlah lebih lanjut agar benar-benar saling mengenal. Siapa tahu bisa markusip. Dalam istilah Mandailing, markusip berarti memadu kasih. Markusip ini berarti berkunjungnya seorang pria ke rumah seorang perempuan.

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
Makna lagu ketabo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

Salah satu lagu daerah terkenal dari Sumatera Utara yaitu berjudul "Ketabo". Ketabo dalam bahasa Indonesia berati "marilah." Lagu Mandailing ini diciptakan oleh Nahum Situmorang. Lagu Ketabo menceritakan tentang Kota Sidempuan. Ajakan untuk datang ke Sidempuan. Dalam liriknya, disebutkan bahwa di Sidempuan sedang musim salak. Kita ketahui bersama bahwa Kota Padang Sidempuan dijuluki sebagai "Kota Salak". Kota ini dikelilingi oleh perkebunan salak terutama di kaki Gunung Lubukraya. Tak hanya daya tariknya dengan buah salak. Lirik Ketabo menceritakan bahwa ketika musim salak tiba, banyak gadis-gadis yang berjualan. Gadis-gadis itu semuanya cantik-cantik. Jika pelancong datang ke Sidempuan, dan terpincut gadis Sidempuan, berkenalanlah lebih lanjut agar benar-benar saling mengenal. Siapa tahu bisa markusip. Dalam istilah Mandailing, markusip berarti memadu kasih. Markusip ini berarti berkunjungnya seorang pria ke rumah seorang perempuan. Narasumber : https://merahputih.com/post/read/da...

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
5_Cerita Putri Berdarah Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Dahulukala, Bakkara didiami oleh enam kelompok marga yakni; Sihite, Manullang, Sinambela, Bakkara, Marbun dan Simamora. Keenam marga ini merasa dirinya satu. Setiap awal tahun mereka mengadakan pesta meukul gendang yang disebut pesta gendang mula tahun.Setiap warga nan enam berganti-gantian jadi penanggung jawab pesta itu. Jika marga tertentu mendapat giliran pesta maka segala persediaan seperti, kerbau (kurban yang akan ditambatkan), beras, dan peralatan lainnya, harus ditanggung oleh marga yang bersangkutan. Jadi, setiap anggota marga itu terikat oleh kerjasama, dan iuran dana yang harus ditanggung setiap keluarga mereka. Acara pesta gendang mula tahun ini bertujuan agar Dewa memberi mereka kesuburan dan kemakmuran. Tersebutlah bahwa marga nan lima lainnya telah mendapat  giliran pelaksanaan pesta gendang, hanya marga Simamoralah yang masih belum. Menjelang hari baik dan bulan baik awal tahun berikutnya, para pengetua marga-marga di Bakkara memberitahu marga Simamora....

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Cerita Balige Raja
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Home » Cerita Rakyat Sumatera Utara » Cerita Balige Raja Saturday, 19 August 2017 Cerita Rakyat Sumatera Utara Cerita Balige Raja   Alkisah Rakyat ~ Menurut cerita orang tua-tua kisah Balige Raja Purba adalah kira-kira sebagai berikut :   Pantombohobol mempunyai tiga orang anak, yaitu Tuan Didolok, Raja Pargodung dan Balige Raja. Waktu lahirnya Balige Raja kembar dengan Si Boru Tinandangan, sehingga rupa keduanya mirip dan sama cantiknya. Itulah sebabnya maka anak yang dua ini selalu sama-sama mulai dari kecil hinga besar. Menanjak ke masa muda-mudi, keduanya berniat untuk membentuk rumah tangga. Melihat keadaan itu, maka berkumpullah keluarga marga Simamora dan memutuskan agar kedua orang ini dipisahkan,dan tidak dibenarkan bertemu muka lagi. Sehingga bagaimanapun usaha keduanya untuk bertemu, tak dapat lagi terlaksana. Oleh karena itu pergilah Balige Raja merantau ketempat lain. L...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pantai Muara Indah - Sumatera Utara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pantai Muara Indah yang terletak di kawasan Desa Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang telah disulap menjadi "Romance By Island' atau Pulau Kasih Sayang, Minggu (12/06/2016). Pantai Muara Indah ini diyakini akan membangkitkan gairah wisata di Kecamatan Pantai Labu khususnya dan Kabupaten Deli Serdang pada umumnya. Romance By Island atau Pulau kasih sayang dengan luas lebih kurang 1 Hektar ini yang hanya berjarak 30 Km dari Kota Medan sangat cocok dikunjungi untuk membawa keluarga yang haus akan wisata pantai, bahari maupun Kuliner, beberapa fasilitas seperti tracking dilengkapi dengan gawang-gawang bergambar Love, kamar kelambu, serta hamparan pasir putih bisa dinikmati sesuka hati. Narasumber : http://beritasumut.com/wisata/Pantai-Muara-Indah-Disulap-Jadi-Romance-By-Island

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
5_Si Luncai
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Si Luncal hidup sengsara karena ia seorang yatim piatu. Beberapa kali ia mohon kepada penjaga istana untuk menghadap Maharaja Isin yang bertahta di negeri Indra Pati, tetapi permintaannya selalu ditolak, Suatu hari dikenakannya pakaian yang bagus menurut dia, dengan memakai topi berjambul. Sebenarnya pakaian itu sudah robek dan kotor, tetapi menurut Luncai pakaian itulah yang terbagus. Kebetulan ia diizinkan raja untuk menemuinya, dan diterimalah ia oleh raja sambil berpangkas rambut. Ketika ditanya raja apa keperluannya, ia menjawab bahwa ia sekadar ingin bertemu dan melihat raja saja, tidak untuk apa-apa. Tiba-tiba Luncai menangis tersedu-sedu, sehingga raja heran karenanya. Ketika ditanya mengapa ia menangis, ia menjawab bahwa ia merasa sedih melihat dogol (tengkuk= kuduk) raja. Melihat dogol raja ia teringat kepada dogol almarhum ayahnya. Mendengar itu raja sangat murka karena ia disamakan dengan almarhum ayah Luncai. Luncai ditangkap dan disuruh benamkan di sungai. Ia d...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Awal Terjadinya Pulau Malau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Nantinjo adalah putri bungsu dari Guru Tatea Bulan/Sibaso Bolon dari sepuluh bersaudara, anak yang pertama adalah Raja Uti, ke dua Saribu Raja, ke tiga Limbong Mulana, ke empat Sagala Raja, ke lima Lau Raja sedangkan perempuan yang pertama adalah Biding Laut, ke dua Boru Pareme, ke tiga Anting Haumasan, ke empat Sinta Haumasan dan ke lima Nantinjo. Kita dapat berbicara langsung dengan Nantinjo melalui Nai Hotni Boru Sagala yang tinggal di Cianjur Jawa Barat yang menjadi tempat masuknya Roh Nantinjo (Hasorangan). Tujuan Nantinjo kembali kedunia adalah untuk mengobati, membantu orang yang meminta pertolongan terlebih keturunan dari Bapak dan Ibunya serta meluruskan sejarah asal mula keturunan dari keluarganya dan mempersatukan kembali keturunan Bapaknya Guru Tatea Bulan/Sibaso Bolon. Semasa hidupnya, Nantinjo mengalami penderitaan yang cukup berat, sebab ketika lahir kedunia ini saja dia tidak sempuma, dikatakan wanita bukan, pria juga bukan. Pada saat umurnya sepuluh tahun kedua...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_GURU PENAWAR KANDIBATA (Guru Petawar Reme) Di Tanah Karo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Di Tanah Karo Sumatera Utara terdapat satu kampung yang bernama Kandibata. Dahulu kampung tersebut dikenal oleh semua orang dari segala penjuru karena di kampung tersebut hidup seorang Guru Mbelin (Dukun Sakti) bernama Guru Kandibata. Ia beristrikan seorang Guru Mbelin juga yang menghasilkan dua keturunan yaitu Beru Tandang Karo dan Beru Tandang Meriah.  Kesaktian Guru Kandibata tersebut tersiar hingga ke negeri – negeri di luar Tanah Karo Simalem. Beliau bisa meramal hari (Niktik Wari), mengobati segala sakit penyakit, bahkan menghidupkan kembali orang mati, asal jenazah orang tersebut masih utuh dan belum mencapai 4 hari kematian. Pada suatu hari, timbullah penyakit cacar yang menjangkiti Tanah Alas di daerah Aceh. Penyakit yang mewabah tersebut mengakibatkan korban jiwa yang tidak sedikit, sehingga timbullah kepanikan yang luar biasa. Keresahan rakyat Tanah Alas menyebabkan Raja Alas menjadi was – was. Raja Alas adalah seorang Raja yang kekayaan beli...

avatar
Sobat Budaya