we buy fc coins Visit Buyfc26coins.com Ismert és megbízható cég a piacon..aVuy
1.615 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pakaian adat Sumatera Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

  Jenis Baju Adat Minangkabau Sumatera Barat   Model: Pengki Ariadi & Chy-ie Cesnie Jenis baju adat dari minangkabau memiliki makna dan arti yang berbeda di setiap daerah sehingga keyakinan daerah setempat akan lebih sakral dalam menggunakannya.   Jenis Baju Adat Dari Minangkabau Baju adat merupakan salah satu warisan yang dimiliki setiap daerah di indonesia. baju ini menjadikan ciri khas dari daerah tersebut dan biasanya mengandung arti tertentu. Begitupun dengan daerah Minangkabau yang mempunyai keunikannya tersendiri.  Daerah yang berada di Sumatera Barat ini memang sangat kaya budayanya dengan adat melayu dan keahlian sastranya. Dan ternyata setiap daerah di Minang memiliki baju adat yang berbeda-beda. sehingga  Jenis baju adat dari minangkabau  memiliki arti dan makna yang sangat sakral dan menjadi kepercayaan bagi masyarakat sekitarnya Jenis baju...

avatar
Siti Sarah Daulah Harakah
Gambar Entri
rumah gadang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Barat

Rumah Gadang atau Rumah Godang adalah nama untuk rumah adat Minangkabau yang merupakan rumah tradisional dan banyak di jumpai di provinsi Sumatera Barat , Indonesia . Rumah ini juga disebut dengan nama lain oleh masyarakat setempat dengan nama Rumah Bagonjong atau ada juga yang menyebut dengan nama Rumah Baanjuang . [1] . Rumah dengan model ini juga banyak dijumpai di Negeri Sembilan , Malaysia . Namun tidak semua kawasan di Minangkabau ( darek ) yang boleh didirikan rumah adat ini, hanya pada kawasan yang sudah memiliki status sebagai nagari saja Rumah Gadang ini boleh didirikan. Begitu juga pada kawasan yang disebut dengan rantau , rumah adat ini juga dahulunya tidak ada yang didirikan oleh para perantau Minangkabau.

avatar
Cheniasatriyulistia
Gambar Entri
Rendang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Rendang (bahasa Minang: Randang) adalah salah satu masakan tradisional Minangkabau yang menggunakan daging dan santan kelapa sebagai bahan utama dengan kandungan bumbu rempah-rempah yang kaya. Masakan dengan citarasa yang pedas ini digemari oleh seluruh kalangan masyarakat, dan dapat ditemukan di seluruh Rumah Makan Padang di Indonesia, Malaysia, ataupun di negara lainnya. Masakan ini kadang lebih dikenal dengan nama Rendang Padang, padahal rendang merupakan masakan khas Minang secara umum.   TEMPAT RUMAH MAKAN: Restoran Sederhana, Jl. Ampera Raya No. 99 Jakarta Selatan, +(021) 78840042 Restoran Sederhana, Pasar Bendungan Hilir Los H Blok A 47/51 Jakarta Pusat, +(021) 5736810 / 5705049 Restoran Sederhana, Jl. Dewi Sartika No. 238 Cawang - Jakarta Timur, +(021) 8004848 Restoran Sederhana, Jl. Radin Intan II Taman Buaran Indah U 225 Jakarta Timur, +(021) 86614678 Restoran Sederhana, Jl. Trans Yogie No. 72 (Alternatif Cibubur), +(021)...

avatar
Annisa Fatchatul Izzah
Gambar Entri
Minta Izin/Mahanta Siah
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Seorang pemuda minang yang merasa telah menemukan jodohnya, maka kewajiban yang pertamanya menurut adat adalah mendatangi dan memohon do’a restu kepada mamak-mamaknya, kepada saudara-saudara ayahnya, kepada kakak-kakaknya, dan kepada keluraga lainnya. Acara ini di Sumatera Barat disebut minta izin. Biasanya, calon pengantin pria akan ditemani dengan kawan dekatnya. Bagi pihak calon pengantin wanita, juga melakukan hal yang sama kepada calon anak daro, namun dengan perantara wanita dari keluarganya yang sudah menikah. Acara seperti ini disebut Mahanta Siah. Perwakilannya mendatangi beberapa hari sebelum akad nikah. Ketika calon pengantin pria melakukan minta izin, tentunya dia seolah meminta restu dan pihak calon wanita dan untuk meminta kehadiran saat pesta pernikahan. Pakaian yang dipakai calon pengantin pria tentunya ditentukan, begitu juga pihak dari wanita yang akan melakukan mahanta siah juga ditentukan pakaiannya, sesuai adat.

avatar
Narita Fuji Triani
Gambar Entri
Pustaha Laklak
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Barat

Naskah Kuno inilah yang disebut PUSTAHA LAKLAK dengan memakai aksara batak dengan tahun penulisannya tidak diketahui.Didalam Pustaha Laklak memuat banyak aturan yang tentunya bernorma pada kepercayaan Sipelebegu dan sebagainya yang merupakan kepercayaan asli Orang Batak. Kepercayaan Orang Batak meyakini adanya Kausa Prima berupa Debata (Naibata menurut Dialek Simalungun, yang mungkin saja sama dengan Dewata) dengan meyakini adanya 3 Dimensi Alam yaitu Banua Ginjang yaitu Dimensi Ilahiah , Banua Tongah yaitu Dimensi Korelasi Insani & Makhluk Hidup lainnya serta Banua Toru(h)yaitu Dimensi Spiritual. Ketiganya tersimbol dalam Tondi (tonduy menurut dialek simalungun; merupakan spirit of the spirits), Sahala (merupakan power of the powers) dan Begu ( merupakan simbol kegaiban)Pustaha Laklak banyak memuat aturan-aturan mengenai mobilitas orang batak masa itu; kita ambil contoh saja mengenai Keparanormalan dan Pengobatan Tradisi.Dalam kajian saya mengenai Pustaha Laklak Simalungun, s...

avatar
Rizkianazahra
Gambar Entri
Bansi
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Bansi adalah alat musik tiuo seperti seruling tetapi berukuran lebih pendek. Biasanya dimainkan ketika upacara adat di Minangkabau. Baca juga entry tentang ini sebelumnya.

avatar
Revaavina
Gambar Entri
Bansi
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

  Bansi Bentuknya Pendek dan memiliki 7 lubang dan dapat memainkan lagu-lagu tradisional maupun modern karena memiliki nada standar. Dibandingkan dengan alat musik tiup lainnya, yang ditemukan di daerah Sumatera Barat, Bansi memiliki nada yang lebih lengkap. Hal ini dapat terjadi karena Bansi mempunyai jumlah lobang nada yang lebih banyak, yaitu 7 buah. Dengan demikian, Bansi dapat menyanyikan lagu-lagu baik yang bersifat tradisional maupun modern. Dilihat dari segi bentuknya, Bansi berukuran lebih pendek daripada Saluang. Panjangnya lebih kurang 33,5 – 36 cm dengan garis tengah antara 2,5—3 cm. Bansi juga terbuat dari talang (bambu tipis) atau sariak (sejenis bambu kecil yang tipis). a. Keunikan Bansi 1 Bansi dapat dibunyikan dengan indah karena kearifan pemainnya dalam mengatur nada. 2. Bansi terkadang dibunyikan berlawanan denan nada suara penyanyinya, terkadang sesuai dengan nada suara penyanyinya. 3. Bansi dapat mengiringi berbagai jenis lag...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
Ulos
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

Ulos atau sering juga disebut kain ulos adalah salah satu busana khas Indonesia. Ulos secara turun temurun dikembangkan oleh masyarakat Batak , Sumatera utara. Dari bahasa asalnya, ulos berarti kain . Cara membuat ulos serupa dengan cara membuat songket khas Palembang , yaitu menggunakan alat tenun bukan mesin . Warna dominan pada ulos adalah merah , hitam , dan putih yang dihiasi oleh ragam tenunan dari benang emas atau perak. Mulanya ulos dikenakan di dalam bentuk selendang atau sarung saja, kerap digunakan pada perhelatan resmi atau upacara adat Batak, namun kini banyak dijumpai di dalam bentuk produk sovenir, sarung bantal, ikat pinggang , tas , pakaian , alas meja, dasi , dompet , dan gorden . Ulos juga kadang-kadang diberikan kepada sang ibu yang sedang mengandung supaya mempermudah lahirnya sang bayi ke dunia dan untuk melindungi ibu dari segala mara bahaya yang mengancam saat proses persalinan. Sebagian besar ulos telah punah karen...

avatar
Rizkianazahra
Gambar Entri
Bundo Kanduang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

Secara harfiah Bundo Kanduang berarti ibu sejati atau ibu kanduang tapi secara makna Bundo Kanduang adalah pemimpin wanita di Minangkabau, yang menggambarkan sosok seorang perempuan bijaksana yang membuat adat Minangkabau lestari semenjak zaman sejarah Minanga Tamwan hingga zaman adat Minangkabau . Gelar ini diwariskan secara turun-menurun di Minangkabau dan dipilih pada lembaga Bundo Kanduang Sumatera Barat . Istri seorang Datuk kadang-kadang juga disebut sebagai Bundo Kanduang untuk level klan / suku. Sebagian pendapat menyatakan bahwa gelar ini pertama kali diberikan kepada Dara Jingga , seorang putri dari raja Tribuanaraja Mauliawarmadewa yang dinikahi oleh seorang bangsawan Kerajaan Singasari pada waktu ekspedisi Pamalayu tapi pendapat ini tidak mempunyai bukti yang kuat. Di Lunang , Pesisir Selatan Sumatera Barat sekarang, keturunan Bundo Kanduang dipanggil sebagai Mande Rubiah yang sudah merupakan turunan ke-7. Sementara itu di kab.Lebong,(Re...

avatar
Rizkianazahra