HARI PAHLAWAN
306 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Phinisi, peninggalan masa lampau yang masih diproduksi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

  Bulukumba Panrita Lopi, slogan itu sangat tepat disematkan pada kota Bulukumba yang nota bene merupakan tempat pembuatan perahu phinisi. Hingga  saat ini, Kabupaten Bulukumba masih dikenal sebagai produsen Perahu Phinisi, dimana para pengrajinnya tetap mempertahankan tradisi dalam pembuatan perahu tersebut,  mereka mampu membuat perahu yang sangat kokoh dan megah hanya berdasarkan pada  pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari nenek moyang mereka, tanpa  menggunakan gambar atau kepustakaan tertulis. Tepatnya pada poros jalan antara kota bulukumba ke pantai Tanjung Bira, sekitar 23 kilometer dari Kota Bulukumba tim ekspeditor sobat budaya makassar menemui panrita lopi (pembuat perahu) phinisi yang ada dikabupaten bulukumba. Menurut penuturan panritayya pada saat ditemui oleh ekspeditor sobat budaya makassar, pembuatan perahu phinisi yang ada yaitu sekitar 3 sampai dengan 6 bulan kadang-kadang lebih lama , tergantung dari kesiapan bahan dan mus...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
Sintagmatik dan Paradigmatik Kebudayaan di Desa Patanyamang/Camba
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

  Tudang Sipulung Pertanian.   a.   Sintagmatik Tudang Sipulung Pertanian dimulai dari:      -     Warga tani berdatangan pada tempat yang telah ditentukan dengan membawa       Kampalo, Apang, Baje dan Onde-onde ” (kue-kue tradisional) sebagai simbol “         Tolak Baja’ agar hasil pertanian berhasil tanpa ganguan hama.       -     Pemilihan “ Pinati ” (pemandu tani).       -     Kesepakatan kapan turun sawah, varietas benih, menabur benih dan waktu tanam.       -     Doa “ TolakBala” yang dipimpin oleh tokoh agama dan tokoh-tokoh adat.             b.   Paradigmatik Tudang sipulung pertanian:...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
La Dana Dan Kerbaunya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

    La Dana dan kerbaunya La Dana adalah seorang anak petani dari Toraja. Ia sangat terkenal akan kecerdikannya. Kadangkala kecerdikan itu ia gunakan untuk memperdaya orang. Sehingga kecerdikan itu menjadi kelicikan. Pada suatu hari ia bersama temannya diundang untuk menghadiri pesta kematian. Sudah menjadi kebiasaan di tanah toraja bahwa setiap tamu akan mendapat daging kerbau. La Dana diberi bagian kaki belakang dari kerbau. Sedangkan kawannya menerima hampir seluruh bagian kerbau itu kecuali bagian kaki belakang. Lalu La Dana mengusulkan pada temannya untuk menggabungkan daging-daging bagian itu dan menukarkannya dengan seekor kerbau hidup. Alasannya adalah mereka dapat memelihara hewan itu sampai gemuk sebelum disembelih. Mereka beruntung karena usulan tersebut diterima oleh tuan rumah. Seminggu setelah itu La Dana mulai tidak sabar menunggu agar kerbaunya gemuk. Pada suatu hari ia mendatangi rumah temannya, dimana kerbau itu berada, dan berkata &ld...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
Asal Mula Nama Ujung Pandang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

  Asal mula kota Ujung Pandang   Dahulu ada seorang pengembara dari arah barat menuju ke arah timur Tepatnya ke Kerajaan Gowa,dia berniat meminta sebidang tanah kepada Raja Gowa pada masa itu. Sesampai disana ,lalu dia berkata kepada sang raja,”ya Tuanku, aku memohon untuk meminta Tanah mu sekiranya seluas Kulit Kerbau saja. Kemudian permohonan orang tersebut ditolak oleh sang raja dengan alasan Tanah itu tidak boleh diberikan kepada siapapun. “Tanahku Tidak Untuk Diberikan kepada siapapun”. Sekali lagi orang tersebut memohon dengan belas kasihan dan berkata, Ya Tuanku Raja,aku memohon untuk meminta tanah sebidang tanah saja, karena jika suatu hari nanti saya lewat ketempat ini saya bisa singgah untuk beristirahat sejenak. Akhirnya Sang Raja pun mengabulkan permintaan orang tersebut dan menyuruhnya mencari kulit kerbau. Setelah permintaannya dikabulkan,pengembara tersebut lalu mencari kulit kerbau lalu di buatnya menjadi benang yang kecil dan...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
Ammateang
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

  Upacara Kematian (Ammateang) dalam Adat Bugis Makassar merupakan upacara yang dilaksanakan masyarakat Bugis Makasar saat ada seseorang dalam suatu kampung meninggal, maka keluarga, kerabat dekat maupun kerabat jauh, juga masyarakat sekitar lingkungan rumah orang yang meninggal itu berbondong - bondong menjenguknya. Pelayat yang hadir biasanya membawa  sidekka  (Sumbangan kepada keluarga yang ditinggalkan) berupa barang atau kebutuhan untuk mengurus mayat. Mayat belum mulai diurus seperti dimandikan sebelum semua anggota terdekatnya hadir. Nanti keluarga terdekatnya hadir semua, barulah mayat dimandikan, yang umumnya dilakukan oleh orang-orang tertentu yang memang biasa memandikan mayat atau oleh anggota kelurganya sendiri. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan ketika memandikan mayat, yaitu pajenekang ( menyiramkan air ke tubuh mayat diiringi pembacaan do’a dan tahlil), pasuina ( menggosok bagian-bagian tubuh mayat), Pabbisina (membersihkan anus dan kemalu...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
Rambu Solo
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Rambu Solo adalah pesta atau upacara kedukaan /kematian. Bagi keluarga yang ditinggal wajib membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi. Setelah melewati serangkaian acara, si mendiang di usung menggunakan Tongkonan (sejenis rumah adat khas Toraja) menuju makam yang berada di tebing-tebing dalam goa. Nama makamnya adalah pekuburan Londa. Yang unik dari upacara rambu solo adalah pembuatan boneka kayu yang dibuat sangat mirip dengan yang meninggal dan diletakkan di tebing.Uniknya lagi konon katanya, wajah boneka itu kian hari kian mirip sama yang meninggal.

avatar
Titahadiyarti
Gambar Entri
Tradisi Ma'nene
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

  Di Tanah Toraja ada sebuah ritual atau kebiasaan dalam prosesi pemakaman. Cukup unik. Dan, mungkin menyeramkan. Mayat yang telah disemayamkan bertahun-tahun di sebuah tebing tinggi dan kuburan batu, tiba-tiba jasadnya bangkit. Mayat itu kemudian berjalan mencari rumahnya. Setiba di rumah, dia akan tidur lagi. Cerita mayat berjalan ini sudah dikenal masyarakat Toraja sejak jaman leluhur. Hingga kini ritual tersebut masih ada dan bisa dilihat dengan mata telanjang.             Kabut tipis menyelimuti pegunungan Balla, Kecamatan Baruppu, Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Pertengahan Agustus silam, merupakan hari yang mendebarkan. Selain kampung Baruppu diterjang kabut hebat ditambah dinginnya angin pagi, hari itu juga menjadi kesibukan warga Baruppu. Di tengah balai-balai rumah, mereka menggelar sebuah ritual. Mereka menyebutnya: Ma’nene. Sebuah ritual untuk mengenang leluhur, saudara dan handai taulan yang sudah...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
RITUAL MA'NENE
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

  Di Tanah Toraja ada sebuah ritual atau kebiasaan dalam prosesi pemakaman. Cukup unik. Dan, mungkin menyeramkan. Mayat yang telah disemayamkan bertahun-tahun di sebuah tebing tinggi dan kuburan batu, tiba-tiba jasadnya bangkit. Mayat itu kemudian berjalan mencari rumahnya. Setiba di rumah, dia akan tidur lagi. Cerita mayat berjalan ini sudah dikenal masyarakat Toraja sejak jaman leluhur. Hingga kini ritual tersebut masih ada dan bisa dilihat dengan mata telanjang. Kabut tipis menyelimuti pegunungan Balla, Kecamatan Baruppu, Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Pertengahan Agustus silam, merupakan hari yang mendebarkan. Selain kampung Baruppu diterjang kabut hebat ditambah dinginnya angin pagi, hari itu juga menjadi kesibukan warga Baruppu. Di tengah balai-balai rumah, mereka menggelar sebuah ritual. Mereka menyebutnya: Ma’nene. Sebuah ritual untuk mengenang leluhur, saudara dan handai taulan yang sudah meninggal. Dari sinilah misteri budaya Tanah Toraja terkuak....

avatar
Nurulhanif
Gambar Entri
Tari Batingna Lebonna
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Lahirnya tari kreasi  batingna lebonna  terinspirasi dari sebuah cerita rakyat asal Tana Toraja tentang dua sejoli yang saling cinta, yaitu Paerengan dan Lebonna. Lebonna merupakan gadis tercantik di desa. Karena kecantikannya, banyak pemuda desa yang terpikat, termasuk Dodeng sahabat Paerengan. Sementara, Paerengan merupakan seorang ksatria yang pandai berperang. Singkat cerita, Paerengan dan Lebonna menjalin asmara dan berjanji akan sehidup semati. Pada suatu ketika, Paerengan harus pergi berperang membela tanah air bersama pemuda lainnya, termasuk Dodeng. Di tengah peperangan, Dodeng kembali ke desa dan memberitakan kabar bohong kepada Lebonna bahwa Paerengan telah mati di medan perang. Mendengar berita tersebut, Ledonna terjebak dalam kesedihan yang mendalam dan memilih untuk mengakhiri hidupnya. Setelah beberapa hari berlalu, diadakan upacara  Rambu Solo  untuk jenazah Lebonna. Pada saat itulah, para pemuda desa kembali dari medan peperanga...

avatar
Oase