masyarakat adat
405 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Jawada
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Sekilas, camilan kue ini memiliki bentuk yang unik, mirip seperti bihun yang digoreng kering berbentuk agak bergelombang seperti rambut keriting. Kue ini berwarna cokelat keemasan dengan bentuk segitiga. Kue rambut memiliki aroma yang khas, campuran antara aroma tepung yang digoreng dengan wangi gula merah. Jawada atau kue rambut merupakan makanan khas pulau  Flores  dan pulau Alor yang biasa dihidangkan pada saat acara istimewa maupun upacara adat. Selain itu kue rambut ini juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari kedua daerah tersebut. Kue rambut dibuat dengan campuran tepung beras, gula aren, santan, air nira, garam dan minyak. Kue ini digoreng dengan menggunakan minyak goreng yang banyak dan panas. Untuk membuatnya campurkan semua bahan menjadi satu adonan, akan tetapi konsistensinya tidak boleh terlalu kental dan encer. Agar bentuknya menyerupai rambut, masyarakat sekitar biasanya menggunakan batok kelapa yang diberi lubang kecil...

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Se'i
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Se'i adalah makanan olahan daging sapi atau pun babi yang diasap. Daging yang sayat dalam ukuran kecil memanjang diasap hingga matang. Untuk mengasap biasanya digunakan kayu akasia, tempurung kelapa, juga kayu kusmabi. Makanan yang berasal dari Rote ini kemudian digemari masyarakat hingga di Kupang. 

avatar
Fanza Florent
Gambar Entri
Lopo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Timur

Lopo adalah rumah adat yang terdapat di daerah Nusa Tenggara Timur. Rumah ini menjadi salah satu rumah adat dari suku Abui yang berada di Kabupaten Alor . Rumah Lopo juga dianggap sebagai sebagai rumah serbaguna karena rumah ini memiliki banyak kegunaan. Ciri Khas : Rumah Lopo terbuat dari bambu dan alang- alang . Bambu digunakan sebagai lantai dari rumah Lopo, sedangkan alang-alang sebagai atap dari rumah lopo. Rumah Lopo berbentuk seperti piramida. Rumah ini ditopang oleh beberapa tiang penyangga yang terbuat dari kayu . Rumah lopo tidak memiliki dinding. Rumah Lopo memiliki ruangan dengan tiga tingkat. Setiap tingkat memiliki fungsinya masing-masing. Tingkat dasar berfungsi sebagai ruang istirahat sekaligus dapur. Tingkat dua berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan. Tingkat paling atas berfungsi sebagai gudang yang dapat digunakan apabila persediaan makanan terlalu banyak di tingkat dua. Rumah Lopo terbagi atas dua jenis yaitu rumah Kolwat dan rumah Kanuruat . Anak...

avatar
Duniafrans
Gambar Entri
Tradisi berburu Paus di flores
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Ada tradisi Unik yang dilakukan oleh masyarakat lamalera di Flores Nusa tenggara timur, yaitu tradisi yang tidak biasa di lakukan oleh masyarakat Indonesia lain nya, Tradisi itu adalah Tradisi berburu paus. Masyarakat Lamalera yang sudah di anggap dewasa dan memiliki kemampuan di haruskan mengikuti tradisi ini, biasanya satu keluarga harus mempunyai satu perwakilan untuk ikut berburu paus. Sebelum melakukan perburuan , mereka mengadakan acara doa bersama agar di beri kemudahan dalam melakukan perburuan, karena perburuan tidak semudah yang kita bayangkan. Dengan menggunakan alat tradisional yaitu Tombak yang di sebut "tempuling"  para "lamafa (orang yang bertugas menikam paus dengan tempuling akan berdiri diujung perahu untuk melompat dan menghujamkan tombak pada tubuh paus. Daging paus yang diperoleh akan di bagikan kepada masyarakat desa, masyarakat juga menggunakan MInyak paus sebagai obat, dan bahan bakar untuk Pelita, Untuk menjaga populasi paus para pem...

avatar
Nanang_tris
Gambar Entri
Sasando
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Sasando berasal dari kata "sandu" yang artinya bergetar. Alat musik yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur ini sudah muncul bahkan sejak awal terbentuknya Rote. Masyarakat percaya bahwa sasando merupakan warisan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang dahulu dan perlu dilestarikan. Bahan dasar dalam pembuatan alat musik tersebut adalah daun lontar. Lontar juga menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat, karena dapat menghasilkan tuak, gula semut, dan wadah untuk membungkus rokok. Sasando merupakan alat musik petik. Dalam memainkannya hampir menyerupai gitar namun tanpa chord dan senar dipetik dengan dua tangan layaknya memainkan harpa. Bagian utama sasando yaitu pada bagian tengah, terbuat dari bambu. Dari atas hingga bawah tabung, secara melingkar tersusunlah senar/dawai yang nantinya akan menimbulkan bunyi berbeda. Kemudian tabung tersebut diletakkan pada wadah yang terbuat dari daun, dengan bentuk hampir setengah lingkaran (bisa daun lontar). Wadah t...

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Kampung Bena
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Timur

Kampung bena merupakan kampung tradisional peradaban megalitikum yang terdapat di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Keberadaannya di bawah gunung merupakan ciri khas masyarakat lama pemuja gunung sebagai tempat para dewa. Kampung ini terdiri kurang lebih 40 buah rumah yang saling mengelilingi. Badan kampung tumbuh memanjang, dari utara ke selatan. Pintu masuk kampung hanya dari utara. Sementara ujung lainnya di bagian selatan sudah merupakan puncak sekaligus tepi tebing terjal . Bagian tengah dari perkampungan Bena ini terdapat beberapa bangunan yang mereka sebut bhaga dan ngadhu. Bangunan bhaga bentuknya mirip pondok kecil (tanpa penghuni). Sementara ngadhu berupa bangunan bertiang tunggal dan beratap serat ijuk hingga bentuknya mirip pondok peneduh. Lalu tiang ngadhu adalahtiang gantungan hewan kurban yang terbuat dari jenis kayu khusus dan keras ketika diadakannya pesta adat. Sistem kekerabatan di perkampungan bena ini mengikuti garis keturunan pihak ibu. Jadi setiap...

avatar
Adjiepot
Gambar Entri
Tenun Ikat dari Kabupaten Sumba Timur, NTT
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Tenun ikat  dari Waingapu, Sumba Timur memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat setempat, masyarakat membuat tenun ikat sendiri untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari atau juga untuk di jual kepada orang lain. pada awalnya menjadikan tenun ikat sebagai satu perlengkapan penting dalam acara adat istiadat, seperti pernikahan ataupun upacara penobatan raja. Ketika sudah semakin maju, tenun ikat boleh digunakan oleh siapa saja,dan  tenun ikat telah menjadi bahan untuk aneka kerajinan, seperti tas, selendang, serta baju. Kerajinan tenun dari Waingapu ini dinamakan tenun ikat karena sebelum ditenun, benang diikat hingga menjadi beberapa ikatan kemudian diberi warna mengikuti pola yang telah ditentukan. Untuk menghasilkan sehelai kain tenun ikat khas Waingapu tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk proses pewarnaan benangnya saja membutuhkan proses yang bertahap dan butuh kesabaran. Pada musim penghujan, pengrajin tenun biasanya...

avatar
Charlesriano
Gambar Entri
Tarian Likurai
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tarian Likurai Pada setiap hari raya keagamaan, festival budaya dan acara syukuran, tarian Likurai selalu dipertontonkan. Tarian ini dengan mudah dijumpai di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Memang, sejatinya Tarian Likurai ini berasal dari Daerah Belu. Bahkan Kabupaten Belu identik dengan Kabupaten Likurai. Kabupaten yang beribukotakan Atambua ini, terletak di jantung Pulau Timor, penghasil kayu cendana (ai-kamelin) terbesar di dunia. Kabupaten Belu berbatasan darat langsung dengan Negara Timor Leste. Walau berasal dari Kabupaten Belu, namun tari Likurai sudah dikenal luas dan merakyat di seluruh Daratan Timor, dari Timor Barat sampai Timor Leste; gaungnya telah sampai ke pulau-pulau sekitarnya di Nusantara ini dan bahkan telah tiba ke mancanegara. Para wanita Timor, tua-muda, besar-kecil, entah berpendidikan tinggi atau pun buta aksara, baik orang berada maupun kaum sederhana, semua berpadu mengapit tambur di bawah ketiaknya, lalu membentuk barisan atau lingka...

avatar
Charlesriano
Gambar Entri
Musik Gong Waning Kabupaten Sikka
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Musik Gong Waning Kabupaten Sikka   Sebagian besar seni musik yang hidup dan berkembang di Indonesia merupakan seni tradisi rakyat, dimana penggunaannya selalu berhubungan dengan penyelenggaraan upacara adat atau ritual. Musik Gong Waning misalnya, seni musik ini merupakan seni musik rakyat yang berasal dari Kabupaten Sikka, Flores, dimana penggunaannya selalu berhubungan dengan upacara adat atau ritual. Instrument ini terdiri dari; 2 buah waning ( semacam kendang Jawa namun, hanya memiliki satu membran ), 5 buah gong (semacam kempul Jawa ) dan satu buah saur ( sepotong bambu yang berukuran ± 1 meter ). Awalnya instrument ini hanya digunakan oleh masyarakat setempat dalam pelaksanaan upacara adat atau ritual seperti, upacara pernikahan, upacara berkebun, dan pembangunan rumah namun, dalam perkembangannya fungsi atau peran musik Gong Waning pun mulai bergeser. Penggunaannya tidak lagi untuk upacara adat semata tapi, sudah mulai memasuki dunia seni...

avatar
Charlesriano