Adat Nusantara
304 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Lona Kaka dan Lona Rara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Lona Kaka dan Lona Rara adalah dua orang kakak­beradik yang tinggal di Desa Bukambero, Kodi, SumbaBarat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Di mana pun pergi, kedua kakak­beradik tersebut senantiasa selalu bersama dan saling membantu. Pada suatu hari, sang Adik, Lona Rara, sangat marah kepada kakaknya, sehingga berniat untuk menghilangkan nyawanya. Mengapa Lona Rara sangat marah kepada kakaknya? Berhasilkah ia menghabisi nyawa kakaknya? Ikuti kisahnya dalam cerita Lona Kaka dan Lona Rara berikut ini! Alkisah, di Desa Bukambero, Kodi, Sumba Barat, hiduplah sepasang suami­istri bersama dua orang anak gadisnya. Yang sulung bernama Lona Kaka, sedangkan si bungsu bernama Lona Rara. Kedua kakakberadik tersebut senantiasa mendapat perlakuan yang sama dari orang tua mereka. Namun, Lona Kaka selalu iri hati jika Lona Rara meraih sebuah keberhasilan. Ia pun selalu berusaha untuk mencelakai adiknya itu jika memperoleh keberhasilan. Pada suatu hari, ketika Lona Rara mendapat hadiah...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Kua Siga Wunga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Kua Siga Wunga adalah seorang pemuda tampan dan sakti mandraguna penjelmaan seekor burung rajawali merah. Suatu malam, ia masuk ke dalam mimpi seorang putri cantik bernama Bue Gae. Ajaibnya, hanya putri cantik yang memimpikannya itu menjadi hamil. Peristiwa itu kemudian menyebabkan sang putri harus diusir dari kampungnya karena dianggap telah melakukan perbuatan laa sala (melanggar hukum). Bagaimana nasib Bue Gae dan bayi dalam kandungannya selanjutnya? Ikuti kisahnya dalam cerita Kua Siga Wunga berikut ini! Alkisah, di Kampung Ngada Kepulauan Flores, ada seorang gadis cantik keturunan bangsawan bernama Bue Gae. Ia seorang putri yang cantik nan rupawan, sederhana, dan baik hati. Suatu malam, sang putri terjaga dari tidurnya dan sulit untuk memejamkan matanya kembali. Ia baru saja bermimpi bertemu dengan seorang pemuda perkasa dan tampan saat ia hendak mengambil air di pancuran bambu di dekat rumahnya. Pemuda yang murah senyum itu kemudian mengambilkannya air di pancuran bambu te...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Legenda Ile Mauraja
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Ile Mauraja adalah nama sebuah gunung yang terletak di daerah Nusa Tenggara Timur. Ile dalam bahasa setempat berarti “gunung”. Keberadaan gunung ini disebabkan oleh sebuah peristiwa yang pernah terjadi di daerah tersebut. Peristiwa apakah itu? Berikut kisahnya dalam cerita Legenda Ile Mauraja. Dahulu, di sebuah kampung di Nusa Tenggara Timur, ada seorang bocah laki­laki yang tampan bernama Raja. Namun, ia memiliki sifat yang amat keras kepala. Semua kiinginannya harus dipenuhi. Sifat Raja itu terkadang membuat kedua orang tuanya pusing kepala. Suatu ketika, ibunya sedang memintal benang. Karena penasaran terhadap apa yang dikerjakan ibunya, Raja pun bertanya. “Ibu sedang membuat apa?” tanya Raja. “Ibu sedang membuat sehelai kain untukmu, Nak,” jawab ibunya. Betapa senangnya hati Raja. Dikiranya sarung itu akan selesai dibuat dalam waktu sehari. Maka, ia pun selalu bertanya kepada ibunya. “Bu, kapan sarung itu selesai?”...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Tenun Ikat Ende Lio
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Kebiasaan mengerjakan tenun di Kabupaten Ende tidak merata karena sebagian besar orang Lio dilarang adat untuk menenun. Hanya dua suku yang diperbolehkan bertenun yaitu suku Mbuli dan suku Nggela yang kemudiam bertugas untuk menghasilkan tenunan untuk semua suku di Lio. Semua suku di Ende di perbolehkan menenun namun sebagian penduduknya tidak dibiasakan menenun sehingga tenunan suku Ende lebih terpusat pada tenunan Ende Ndona. Sehingga sebutan tenunan Ende dan tenunan Lio itu sebenarnya hanyalah sebuah generalisasi karena tenunannya dapat dipersempit menjadi tenunan Mbuli Nggela dan Ende Ndona. Setiap sarung Ende dan Lio biasanya berwarna dasar merah tua kecoklatan, ditenun dua kali dan dijahit dengan memisahkan bagian tengah (one) dan bagian kaki (ai). Bagian tengah mempunyai ikatan sebagai pola khusus, sedangkan bagian kaki senantiasa diperkecil sehingga setiap jalur itu mempunyai nama masing-masing sampe jalur yang paling kecil.  Tenunan pria Ende dan Li...

avatar
Sherly Harefa
Gambar Entri
Ti'i Langga
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Seni tenun di Nusa Tenggara Timur konon sudah ada pada masa sebelum ditemukannya serat kapas, pada masa itu masyarakat Suku Rote menenun dengan menggunakan bahan serat dari sejenis pohon palem seperti lontar dan gewang. Barang-barang yang dihasilkan dari bahan tenunan tersebut antara lain kain yang disebut lafe tei , kemudian dipakai menjadi busana sehari-hari. Setelah serat kapas masuk ke Nusantara, masyarakat Rote beralih menenun kapas. Tetapi, ada yang masih tersisa dari lafe tei hingga sekarang, yaitu topi khas Rote yaitu ti’i langga, yaitu penutup kepala yang berbentuk mirip dengan topi sombrero dari Meksiko . Ti’langga merupakan aksesoris dari pakaian tradisional untuk pria Rote. Tetapi pada saat-saat tertentu, misalnya pada saat menarikan tarian tradisonal foti, perempuan menggunakan penutup kapala ini.  Ti’i langga terbuat dari daun lontar yang dikeringkan. Karena sifat alami daun lontar yang makin lama makin kering, maka ti’i...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
Upacara Elkoil Od
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Pada musim kemarau panjang, masyarakat suku Lawahing di Kelurahan Kalibai Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, akan bersiap untuk memanggil hujan. Alam oleh masyarakat suku Lawahing dipercaya sebagai hasil dari kekuatan Dewa Mau Maha-maha (matahari) dan Ul (bulan). Upaya suku Lawahing untuk bernegosiasi dengan kekuatan alam adalah dengan menyelenggarakan upacara, salah satunya upacara memanggil hujan atau yang biasa disebut dengan  Elkoil Od . Para kepala klen ( Lengleng Buung ), para kepala kampung ( Bang Kapal ), para kepala adat ( Lengleng Bala O Aba Aiy ), ketua dewa adat ( Aba Aiy Mati ) dan kepala kampung besar ( Bang Kapal Mati ) bermusyawarah dengan masyarakat untuk mempersiapkan upacara. Penjemput Gong berpayung daun pandan (ami) beranjak ke rumah bendahara negeri untuk memulai upacara. Hanya pemuda pilihan yang boleh menjadi penjemput Gong. Selama perjalanan Gong harus dijaga dan tidak boleh dipukul sebelum sampai di tempat upacara. Pelanggaran ak...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
Pasola Sumba
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Pasola Sumba  adalah bagian dari serangkaian upacara adat tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Sumba , Nusa Tenggara Timur, yang masih menganut agama asli yang disebut Marapu. Upacara adat ini dilakukan setiap tahun pada bulan Februari atau Maret. Pasola  diadakan pada empat kampung di kabupaten Sumba Barat. Keempat kampung tersebut antara lain Kodi dan Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Serangkaian upacara ini dilakukan dalam rangka memohon restu para dewa agar panen tahun itu berhasil dengan baik. Pasola  berasal dari kata “Sola” atau “Hola”, yang berarti sejenis lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dari atas kuda yang sedang dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan.  Setelah mendapat imbuhan `pa’ (pa-sola, pa-hola), artinya menjadi permainan. Jadi pasola atau pahola berarti permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dari atas punggung kuda yang sedang dipacu kencang antara dua k...

avatar
Pina Wulandari
Gambar Entri
Gong Waning
Alat Musik Alat Musik
Nusa Tenggara Timur

Gong waning adalah satu alat musik yang biasa dimainkan oleh masyarakat Sikka (krowe),  alat music ini dimainkan dengan cara ditabuh (dipukul).  Biasanya gong waning dimainkan dalam  upacara adat, resepsi/ pesta dan acara kematian untuk mengiringi tarian. Penabuh gong waning secara lengkap terdiri dari 9 orang sesuai dengan jumlah perangkat yang ada dalam musik gong waning namun kadang bisa juga dirangkap jika kekurang penabuh gong waning. Adapun perangkat musik gong waning yaitu : Waning yaitu gendang besar, terbuat dari batang kelapa dengan kulit sapi/ kambing yang sudah kering (menghasilkan bunyi bas) Dodor yaitu gendang kecil, yang terbuat dari batang kelapa dengan kulit sapi/ kambing yang sudah kering (menghasilkan bunyi tenor) Gong dengan ukuran paling besar sampai paling kecil dengan nada paling rendah sampai yang paling tinggi yaitu Gong Ina wa'a, Gong Ina depo, Gong lepe, Gong Higo-hagong, Gong Udong.(gong higo-hagong adalah 2 gong yan...

avatar
Sniffer
Gambar Entri
Ritual Tifol Tol
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Ritual Tifol Tol adalah ritual membuka lahan Suku Abui. Ritual ini biasa dilakukan setahun sekali. Di setiap ritual adat, Suku Abui selalu melakukan tarian lego-lego. Lego-lego ditarikan dengan cara setengah lingkaran dan memutar di tumpukan batu disebut Mesbah yang biasa digunakan suku Abui untuk melakukan ritual adat sambil bersenandung meminta berkah dari para leluhur, dewa matahari, bulan, sungai dan laut. Setelah menari lego-lego, ketua adat memetik buah pinang yang merupakan simbol kesuburan dan kemakmuran agar nanti hasil panen berlimpah. Selanjutnya penghormatan pada leluhur dipimpin ketua adat diatas panggung. Setelah itu, nia tertua memetik semua pinang dan dibagikan masing-masing dua buah untuk tiap orang. Dua pinang mempunyai filosofi bahwa di dunia ada dua hal yang terpenting yaitu hidup dan mati, juga lahir dan meninggal dunia. Setelah pinang dibagi baru semuanya dapat membuka lahan. Sumber: Indonesia Bagus NET https://www.youtube.com/watch?v=dtnNQK5SJp4 Di...

avatar
Sintacevia