dongeng cerita rakyat
550 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Benjang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Benjang merupakan suatu bentuk permainan tradisional yang tergolong jenis pertunjukan rakyat. Permainan tersebut berkembang (hidup) di sekitar Kecamatan Ujungberung, Cibolerang, dan Cinunuk yang mulanya kesenian ini berasal dari pondok pesantren, yaitu sejenis kesenian tradisional yang bernapaskan keagamaan (Islam), dihubungkan dengan religi, benjang dapat dipakai sebagai media atau alat untuk mendekatkan diri dengan Kholiqnya sebab sebelum pertunjukan, pemain benjang selalu melaksanakan tatacara dengan membaca doa agar dalam pertunjukan benjang tersebut selamat tidak ada gangguan.   Adapun alat yang digunakan dalam benjang terdiri dari Terbang, G...

avatar
Santi Yulianti
Gambar Entri
Nyai Anteh Sang Penunggu Bulan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Nyi Anteh Pada jaman dahulu kala di Jawa Barat ada sebuah kerajaan bernama kerajaan Pakuan. Pakuan adalah kerajaan yang sangat subur dan memiliki panorama alam yang sangat indah. Rakyatnya pun hidup damai di bawah pimpinan raja yang bijaksana . Di dalam istana ada dua gadis remaja yang sama-sama jelita dan selalu kelihatan sangat rukun. Yang satu bernama Endahwarni dan yang satu lagi bernama Anteh. Raja dan Ratu sangat menyayangi keduanya, meski sebenarnya kedua gadis itu memiliki status sosial yang berbeda. Putri Endahwarni adalah calon pewaris kerajaan Pakuan, sedangkan Nyai Anteh adalah hanya anak seorang dayang kesayangan sang ratu. Karena Nyai Dadap, ibu Nyai Anteh sudah meninggal saat melahirkan Anteh, maka sejak saat itu Nyai Anteh dibesarkan bersama putri Endahwarni yang kebetulan juga baru lahir. Kini setelah Nyai Anteh menginjak remaja, dia pun diangkat menjadi dayang pribadi putri Endahwarni.   “Kau jangan memanggilku Gusti putri kalau sedan...

avatar
Icuk Fivatin
Gambar Entri
Asal Mula Kesenian Brai
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Seni tradisional Brai merupakan salah satu kesenian khas Cirebon. Kesenian tersebut merupakan salah satu aset kekayaan budaya daerah Cirebon yang timbul dan berkembang sejak zaman Wali Sanga di pulau Jawa. Kesenian tersebut sampai sekarang masih dipertahankan oleh para pecintanya. Namun, pencinta seni ini terbatas dan salah dan salah satunya bisa ditemui di desa Bayalangu, Kecamatan Gegesik Kab. Cirebon.   Kesenian Brai yang dahulu diciptakan para wali di pulau Jawa bertujuan memberikan pendidikan dan mengajak masyarakat agar mengenal dan mengerjakan syariat-syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad.   Kesenian tradisional Brai ini akan punah dan sirna apabila sudah tidak ada yang peduli dengan keberadaannya. Apalagi jika masih ada orang yang beranggapan bahwa Brai hanya sebuah kesenian Kejawen yang tidak mempunyai maksud dan tujuan suci dan mulia. Untungnya, ada sekelompok organisasi penerus yang mau melestarikan keberadaan seni Brai, salah satunya kelo...

avatar
Mustain
Gambar Entri
Baridin dan Ratminah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Jika di Verona ada cerita percintaan yang terkenal Romeo dan Juliet. Maka Cirebon juga punya cerita percintaan yg hampir sama dengan Cerita Romeo dan Juliet. Yaitu cerita Baridin. Yang bercerita, tentang cinta tulus seorang pemuda terhadap gadis idaman hatinya, namun terhalang oleh orang tua si pujaan hati hanya karena ia tidak memiliki harta dan orang yang tidak berpunya, namun besarnya cinta mereka telah mengalahkan semuanya, rasa cinta yang begitu besar telah membutakan hati dan pikiran, dan akhirnya kematianlah yang menyatukan cinta suci mereka. *** Alkisah, Jagapura nama sebuah kampung pesisir pantai di Cirebon, tinggallah seorang pemuda bernama Baridin, ia tidak tampan tidak juga buruk rupa, penampilannya biasa-biasa saja, ia bukan pengangguran tetapi tidak memiliki pekerjaan kesehariannya hanya dihabisnya melamun, bermain-main dipesisir menghabiskan waktu. namun dia memiliki kharisma yang membuat setiap gadis dikampungnya menyukai dirinya, karena Baridin pemu...

avatar
Sedayuu
Gambar Entri
Sejarah Cirebon Naskah Klayan ( Terjemahan )
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Pupuh pertama Dangdanggula, 13 Bait. Pupuh ini diawali oleh kalimat Bismillahi ya rakhman nirakhim. Pupuh ini menceritakan lolosnya Walangsungsang—putra Prabu Siliwangi—yang berkeinginan mencari agama Nabi Muhammad. Walangsungsang –yang juga putra mahkota Kerajaan Pajajaran—berkeinginan untuk berguru agama Nabi Muhammad. Lalu, ia mengutarakan maksudnya kepada ayahandanya, Prabu Siliwngi. Namun, Prabu Siliwangi melarang bahkan mengusir Walangsungsang dari istana. Pada suatu malam, Walangsungsang melarikan diri meninggalkan istana Pakuan Pajajaran. Ia menuruti panggilan mimpi untuk berguru agama nabi (islam)kepada Syekh Nurjati, seorang pertapa asal Mekah di bukit Amparan Jati cirebon. Dalam perjalanan mencari Syekh Nurjati, Walangsungsang bertemu dengan seorang pendeta Budha bernama Sang Danuwarsi. Pupuh Kedua Kinanti, 24 bait. Pupuh ini menceritakan perjalanan Rarasantang –adik Walangsungsang yang juga berkeinginan untuk mempelajari agam...

avatar
Sedayuu
Gambar Entri
sangkuriang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Sangkuriang adalah legenda yang berasal dari Tatar Sunda. Legenda tersebut berkisah tentang terciptanya danau Bandung, Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul. Dari legenda tersebut, kita dapat menentukan sudah berapa lama orang Sunda hidup di dataran tinggi Bandung. Dari legenda tersebut yang didukung dengan fakta geologi, diperkirakan bahwa orang Sunda telah hidup di dataran ini sejak beribu tahun sebelum Masehi. Cerita rakyat lain yang berasal dari Jawa Barat adalah : Leungli, Lutung Kasarung, Mundinglaya Dikusumah.

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Masres: Sandiwara Cirebon
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sandiwara Cirebon, dikenal oleh masyarakat Jawa Barat dengan sebutan Masres pada tahun 1940-an, ketika Cirebon diduduki oleh kolonialis Jepang. Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh para tokoh sandiwara Cirebon saat ini, bahwa pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, di daerah Cirebon muncul kesenian yang digemari oleh masyarakat yaitu reog Cirebonan yang terkenal dengan nama Reog Sepat. Pertunjukan Reog tersebut terdiri dari dua bagian. Pertama, berupa atraksi bodoran/lawakan; dan kedua, berupa drama yang mengambil cerita dari kebiasaan masyarakat daerah tersebut. Pada saat bersamaan, di daerah Jamblang Klangenan muncul pula sebuah kesenian yang lazim disebut Toneel dengan nama Cahya Widodo. Kesenian ini tiap hari bahkan berbulan-bulan melakukan narayuda (ngamen).  Dari kedua jenis kesenian tersebut, kemudian mengilhami seorang pemuda dari kampung Langgen, desa Wangunarja, Klangenan Cirebon yang bernama Mursid untuk mendirikan kesenian baru di daerah Cirebon. Dikumpu...

avatar
Mustain
Gambar Entri
Kisah Telaga Warna
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kalau kita pergi ke daerah Puncak, Jawa Barat, di sana terdapat sebuah telaga yang bila dilihat pada hari cerah akan terkesan airnya berwarna-warni. Telaga itu namanya Telaga Warna dan konon merupakan air mata tangisan seorang ratu. Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat. Negeri itu dipimpin oleh seorang raja. Prabu, begitulah orang memanggilnya. Ia adalah raja yang baik dan bijaksana. Tak heran, kalau negeri itu makmur dan tenteram. Tak ada penduduk yang lapar di negeri itu. Semua sangat menyenangkan. Sayangnya, Prabu dan istrinya belum memiliki anak. Itu membuat pasangan kerajaan itu sangat sedih. Penasehat Prabu menyarankan, agar mereka mengangkat anak. Namun Prabu dan Ratu tidak setuju. “Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat,” sahut mereka. Ratu sering murung dan menangis. Prabu pun ikut sedih melihat istrinya.. Lalu Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di sana sang Prabu terus berdoa, agar dikaruniai anak. Beberapa bulan...

avatar
Oase
Gambar Entri
Asal Usul Subang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Asal usul nama kota Subang selain daripada nama Subang Larang sendiri, ada cerita dari Kasepuhan kalaulah nama Subang di ambil dari cerita ketika Mbah Rangga Wulung alias Astra Prawira beserta rengrengan mencoba memasukan berbagai jenis pohon tanaman ke dalam pusaran air yg terletak di poncol Gunung Sapotong ( yg kini bernama Bumi Perkemahan Rangga Wulung ) untuk mengetahui di manakah akhir dari pusaran air tersebut berada. Namun setelah beberapa kali mencoba hal itu tidak diketahui dengan menelusuri ke semua sumber air, semua tanaman hasil coba ada . Hingga terbersit suatu cara yaitu dengan memasukan seekor anjing merah ke dalam pusaran air tersebut yg kemudian diselusuri di sumber air manakah anjing tersebut akan muncul. Ternyata anjing tersebut keluar di sumber air yg berada di Park ( Parek org sunda bilang ) tanah kosong sebelah bangunan Hotel Subang Plaza yg hingga kini tanah kosong tersebut tak terurus dan takkan mungkin di dirikannya sebuah bangunan sehubunga...

avatar
muhammad baidowi