Soto Rumput, soto yang termasuk kuliner legendaris di Boyolali kini telah melebarkan sayap usahanya di Salatiga. Keberadaan cabang Soto Rumput di Salatiga sebenarnya sudah agak lama, dan masyarakat setempat lambat laun mulai mengenalnya. Bahkan beberapa tahun belakangan ini popularitasnya melejit hingga mampu membuka kurang lebih 3 cabang di Salatiga saja. Dinamakan Soto Rumput karena di kota asalnya, Boyolali, warungnya berdekatan dengan tempat yang menjual rumput untuk pakan sapi/kuda. Sotonya terdapat beberapa pilihan, ada soto daging sapi, soto ayam, dan soto jeroan (campur). Namun jika tidak menyebut spesifik menu yang diinginkan, pelayan akan menyuguhi pembeli dengan soto daging sapi, menu andalan di warung ini. Soto Rumput adalah jenis soto dengan kuah bening tanpa santan. Meski begitu, kuah kaldunya cukup pekat dan bumbunya pun terasa mantap. Hanya dengan menyesap sedikit kuahnya saja rasa gurih yang memikat akan segera menyergap lidah. Soto Rum...
Disebut nasi tumpang karena dalam penyajiannya dilakukan dengan cara meletakkan sambal Lethok diletakkan dan dicampurkan diatas nasi. Umumnya kuliner ini dibuat dengan cara menumbuk tempe busuk, bawang putih, bawang merah, daun salam, daun jeruk, kencur, dan cabai. Kemudian direbus dan diberi bumbu dengan santan hingga matang. Cita rasa dan aroma tempe busuk inilah yang nantinya menjadi cita rasa tersendiri. Bumbu - bumbu ini biasanya akan dipadukan dengan sayuran segar sehingga kandungan gizi dari kuliner yang satu ini cukup baik dan sudah pasti menyehatkan. Terlebih jika disajikan menggunakan alas daun pisang maka akan menambah kenikmatan tersendiri bagi siapa saja yang memakannya. Soal harga dijamin tidak akan membuat kantong anda mengempis, karena hanya dengan menyiapkan kurang lebih antara Rp. 5000 - Rp. 10.000 per porsinya, kita sudah bisa membuat lidah anda merasakan gurih dan lezatnya kuliner yang satu ini. RM/Toko yang Menyedi...
Di salah satu kampung di kecamatan Sawit, Boyolali terdapat sentra pengolahan ikan lele. Dan abon lele menjadi salah satu hasil olahan dari tempat tersebut. Rasa abon yang gurih terlebih berbahan dasar ikan lele yang jarang kita jumpai di tempat lain akan menjadi cita rasa tersendiri dalam menemani sajian makan utama Anda. Selain Abon lele, buah tangan kuliner seperti kripik berbahan dasar ikan lelepun bisa anda dapatkan di tempat tersebut. Sumber : http://www.palingmales.com/2015/11/7-kuliner-makanan-khas-boyolali-jawa-tengah.html
Nasi Ndoreng adalah masakan khas dari Demak. Yang biasanya di sajikan Pada event Megengan di Alun-Alun Demak, Nasi Ndoreng mudah dijumpai. Nasi Ndoreng terbuat dari campuran Nasi, Urap yaitu berbagai macam sayur-sayuran, Pelas (Botok). Sumber: https://makananindonesia-top.blogspot.co.id/2014/07/5-makanan-khas-demak-jawa-tengah.html
Nasi Brongkos merupakan masakan khas dari Kabupaten Demak. Nasi Brongkos adalah masakan yang menjadi santapan pagi alias untuk sarapan. Sedangkan jika anda ingin membuatnya sendiri ini bahan2nya untuk membuat nasi brongkos adalah buah kentang, buncis, kacang merah, santan, serai, jahe, lengkuas, daun salam, minyak goreng, Garam. Sedangkan bumbunya terbuat dari nangka muda, bawang putih, bawang merah, asam jawa, gula. Sumber: https://makananindonesia-top.blogspot.co.id/2014/07/5-makanan-khas-demak-jawa-tengah.html
Salah satu kuliner khas kabupaten Gunung Kidul adalah walang goreng yang kelezatannya tidak dapat dibantah lagi. Rasanya yang unik, gurih, dan renyah membuat para wisatawan selalu ingin mencicipi makanan yan satu ini. Selain itu, walang goreng ternyata kaya akan protein, lho! Jadi, bukan hanya rasanya yang menggugah selera namun juga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jika kamu ingin mencicipi walang goreng, kamu bisa membelinya di pinggir Jalan Wonosari dengan harga sekitar Rp. 20.000 per toples. Sumber : http://cintaihidup.com/listicle/40875
Sego Abang atau Nasi merah adalah makanan jenis nasi berwarna merah yang diproduksi dari hasil pertaninan ladang tadah hujan. Nasi merah ini memiliki ciri khas warna merahnya yang alami dan memiliki rasa yang sangat khas bila sudah dimasak. Sego Abang ini banyak kita temukan didaerah Gunung Kidul, Yogyakarta . Karena rasanya yang unik, Sego Abang ini sangat diminati oleh masyarakat atau para wisatawan yang datang kesana, sehingga dijadikan salah satu makanan khas di sana. Jenis padi merah ini bisa tumbuh subur di daerah pertanian ladang tadah hujan, salah satunya di daerah Gunung Kidul. Daerah Gunung Kidul yang memiliki curah hujan yang rendah dan memiliki jenis tanah berbatu, menyebabkan hanya padi tadah hujan lah yang dapat tumbuh subur di daerah ini. Jenis padi tadah hujan yang dapat menghasilkan padi berwarna merah ini diantaranya jenis padi Gogo, Segren, atau Mendel . Untuk penanaman dan umur tanamnya ha...
Cabu merupakan makanan yang perlu dan wajib coba ketika berkunjung ke Wonogiri. Karena makanan khas Wonogiri yang satu ini memiliki rasa yang berbeda dan belum banyak yang menjajakan apalagi di luar Wonogiri. Cabuk sendiri adalah makanan yang dibuat dengan biji wijen yang dikolaborasikan dengan merang padi yang dibakar, warna hitam yang ada pada cabu berasal dari merang padi yang dibakar. Cabu harus dibakar terlebih dahulu sebelum disantap, lapisan yang menggunakan daun pisang, menambah rasa bakar di cabu. Sumber : https://azzamaviero.com/makanan-khas-wonogiri/
“Jangan” pada bahasa Jawa yang memiliki arti sayur, lombok ijo adalah cabai keriting yang berwarna hijau. Jadi kalau di artikan ke bahasa Indonesia jangan lombok ijo adalah sayur cabai keriting, yahh kurang lebih seperti itu. Jangan Lombok Ijo sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Wonogiri sejak zaman dulu. Sayur Lombok Hijau ini biasanya disajikan pada saat waktu makan siang maupun makan malam. Tidak sedikit juga yang menjadikan sayur ini sebagai salah satu menu favorit dalam berbagai acara. Misalnya acara pernikahan, khitan, Aqiah, dan lain sebagainya. Sumber : https://azzamaviero.com/makanan-khas-wonogiri/