Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jenderal Kebudayaan telah mengkaji dan menganalisis naskah-naskah lama di antaranya naskah lama Sunda yang berjudul Wawacan Gandasari isinya tentang sebuah naskah dalam bentuk Sastra yang berisi ajaran Tasawuf. Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai luhur bangsa untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat kepribadian berdasarkan pada nomor dan akidah ke lslaman yang dapat menunjang pembangunan, baik fisik maupun spiritual. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/7760/
Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jenderal Kebudayaan telah mengkaji dan menganalisis naskahnaskah lama diantaranya naskah Jawa Barat (Sunda) yang berjudul Wawacan Carios Munada isinya tentang Pembunuhan Residen Nagel di Bandung, oleh orang Cina yang telah memeluk agama Islam yang bernama Munada. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/8134/
Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jenderal Kebudayaan telah mengkaji dan menganalisis naskah-naskah lama di antaranya naskah kuno Sunda (Jawa Barat) yang berjudul Wawacan Perbu Kean Santang, isinya tentang penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Barat. Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai keagamaan, nilai pendidikan dan kepemimpinan yang dapat menunjang pembangunan, baik fisik maupun spiritual. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/8136/
Di Indonesia sangat banyak kerajaan-kerajaan baik yang bercorak Islam, Hindu ataupun Buddha. Khusus untuk di pulau Jawa ada sebuah kerajaan setelah runtuhnya kerajaan Tarumanegara yang terletak di Jawa Barat yaitu kerajaan Sunda Galuh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Hindu terakhir di Tatar Sunda. Yang merupakan sebuah kerajaan kombinasi dari dua kerajaan besar disunda, yaitu kerajaan Sunda dan Galuh Raya. Kerajaan Sunda Galuh didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah. Berdirinya Kerajaan Sunda serta “merdekanya” Kerajaan Galuh, sekaligus pula merupakan pertanda berakhirnya era kekuasaan Kerajaan Tarumanegara. Berbeda dengan Kerajaan Galuh, Kerajaan Sunda pada masa awal berdirinya sama sekali tidak pernah menga...
Menurut naskah “Pustaka Rayja-rayja I Bhumi Nusantara”, kerajaan di pulau Jawa adalah Salakanagara (artinya: negara perak). Salakanagara didirikan pada tahun 52 Saka (130/131 Masehi). Lokasi kerajaan tersebut dipercaya berada di Teluk Lada, kota Pandeglang , kota yang terkenal dengan hasil logamnya (Pandeglang dalam bahasa Sunda merupakan singkatan dari kata-kata panday dan geulang yang artinya pembuat gelang). Dr. Edi S. Ekajati, sejarawan Sunda, memperkirakan bahwa letak ibukota kerajaan tersebut adalah yang menjadi kota Merak sekarang (merak dalam bahasa Sunda artinya "membuat perak"). Sebagain lagi memperkirakan bahwa kerajaan tersebut terletak di sekitar Gunung Salak , berdasarkan pengucapan kata "Salaka" dan kata "Salak" yang hampir sama. Adalah sangat mungkin bahwa Argyre atau Argyros pada ujung barat Iabadiou yang disebutkan Claudius Ptolemaeus Pelusiniensis ( Ptolemy ) dari Mesir (87-150 AD) dalam bukunya “Geographike Hypergesis...
Bakso cilok (bacil) goreng telur kali ini yaitu cara membuat cilor tusuk yang merupakan resep cilok goreng enak dengan lapis telur. Cilok merupakan bagian dari kuliner nusantara yang sederhana dengan variasi cita rasa yang cukup diminati. Salah satu dari aneka jajanan yang sangat populer di Bandung ini memiliki bentuk pentol yang khas seperti bakso, hanya saja bahan dasar dan proses cara membuat lebih mudah dan sederhana. Takaran yang pas antara campuran tepung aci atau tapioka dengan tepung terigu bisa menghasilkan pentol bakso cilok yang kenyal dan empuk, sehingga sangat enak dan lezat untuk dinikmati. Sedangkan variannya atau cara mengolahnya lebih lanjut bisa dengan digoreng atau dibakar untuk menghadirkan hidangan yang lebih spesial, bahkan bisa diandalkan apabila dijadikan sebagai ide untuk usaha jualan jajanan kuliner. Pertama kali menemukan jajanan kuliner ini saat lewat Telkom University di terusan Buah batu Bandung, waktu itu hingga kini ramai sekali gero...
Selain terkenal dengan dodolnya, Garut juga terkenal akan soto khas yang berasal dari kecamatan Limbangan ini, yakni Soto Ahri. Soto Garut adalah hidangan berbahan bihun, sayur serta ayam ataupun sapi yang biasa disajikan dengan nasi ataupun dimakan soto nya saja. Selain itu, masyarakat Garut juga biasa menjadikan Soto sebagai menu sarapan ataupun manu makan malam. Berikut cara pembuatannya untuk 6 porsi Soto Ayam. • Bahan-bahan/ Bumbu-bumbu: 150 gram babat sapi, direbus bersama daun salam dan jahe, dipotong 2×2 cm150 gram kikil, direbus bersama daun salam dan jahe, dipotong 2x2cm300 gram daging sapi2.000 ml air2 lembar daun salam2 batang serai, dimemarkan1 sendok makan garam1 sendok teh gula pasir400 ml santan dari 1 butir kelapa2 sendok makan minyak untuk menumis. • Cara pembuatanya adalah : Rebus air dan daging sapi sampai matang. Angkat. Potong 2x2cm dan ukur kaldunya 1.250 ml. SisihkanTumis bumbu halus, daun salam, dan serai sampai harum.Masukkan babat, kikil, dan dagi...
Bahan-bahan : 1 ikat kacang panjang, cuci bersih dan potong-potong pendek. Terasi secukupnya, goreng atau bakar sebentar. 5 buah cabai rawit2 siung bawang putih2 ruas kencur. Garam dan gula secukupnya Cara membuat: Uleg halus bawang putih, terasi, cabai rawit, kencur, gula dan garam. Masukkan kacang panjang yang sudah dipotong-potong dan gerus kasar bersama sambal. Sampal pecok kacang panjang sudah jadi. Sumber : https://www.fimela.com/lifestyle-relationship/read/3773604/30-resep-cara-membuat-sambal-asli-nusantara-yang-enak-dan-sederhana SBITB-K3-Pierre
Permainan Tradisional Sunda Jawa Barat: Cingciripit Tradisional Oray – Orayan Boy Boyan / Boi-Boian Galah Asin Tradisional Gatrik Bébéntengan Anjang-Anjangan Ucing Sumput Hahayaman Ucing -Ucingan Tradisional Congklak Engklek Ucing Béling Endog – Endogan Ucing Béndrong atau Bancakan Ucang – Ucang Anggé Pérépét Jengkol Sorodot Gaplok Paciwit-Ciwit Lutung Békleh Ningnang Egrang Ucing Kuriling Tokecang Pepeletokan Encrak Sermén Sutén Sasalimpetan Pélak cau Ole-Ole Ogong Ngadu Kaléci Meuncit Reungit Luncat Tali Jajangkungan Ngajajar Tilu / Jarlu Gugunungan Béklén Ayang – Ayang Gung, Maén Bandring dan Maén Panggal, Bolu bogem, Ambil-ambilan Ucing Pengpeun Cingcangkeling Gegelebusan Ucing Pegat Galah Bandung Galah Burulu Sumber: http://permainan-tradisional-nusantara.blogspot.com/2017/08/permainan-tradisional-diseluruh-pulau.html